Emilia Contessa Siap Pimpin Banyuwangi
Emilia Contessa
Kapanlagi.com - Sejak sebelas tahun yang lalu, penyanyi dan bintang film Emilia Contessa sudah tidak lagi banyak berkecimpung di dalam dunia tarik suara. Ibunda Denada itu lebih banyak berkecimpung di panggung politik dan keorganisasian yang diikutinya.
Ilmu yang didapatkan Emilia dari partai politik dan keorganisasian tersebut, membuat wanita Banyuwangi, Jawa Timur, 23 September 1957 ini, memberanikan diri ikut meramaikan pencalonan Bupati Banyuwangi periode 2010-2015. Menurut Emilia, dengan latar belakang yang dimiliki selama sepuluh tahun belakang ini, sudah cukup untuknya mencalonkan diri sebagai Bupati banyuwangi.
"Sejak 11 tahun lalu saya tidak pernah nyanyi lagi, 10 tahun belakangan ini saya lebih banyak terjun ke dunia organisasi dan partai politik. Jadi bukan tiba-tiba saya datang masuk ke parpol untuk jadi bupati. Saya terus terang saya pernah jadi caleg tahun 2004 dan 2009. Waktu itu saya hanya mendulang suara untuk partai saya saja. InsyaAllah latar belakang saya ini sudah mendukung untuk menjadi bupati," ujar Emilia saat dihubungi Kapanlagi.com, Senin (19/4).
Sebagai wanita kelahiran Banyuwangi, penyanyi Indonesia yang pernah dijuluki sebagai Singa Panggung Asia oleh majalah Asia Week (1975) ini, melihat tanah kelahirannya tersebut, memiliki potensi alam yang sangat kaya. Emilia menuturkan dirinya optimis bisa menyejahterakan rakyat Banyuwangi dengan menggali sumber alamnya yang kaya.
"Potensi alam Banyuwangi sangat kaya. Lebih dari 600 hektar persegi. Dengan lahan alam yang subur, air yang berlimpah. Ada tambang minyak,emas. Almost segalanya di Banyuwangi ada. Tapi emang berapa tahun ini saya melihatnya merasa stagnan. Ada kasus korupsi dan banyak harus dibenahi. 360 km jalan rusak berat, pendidikan yang kurang merata, kesehatan yang cukup memprihatinkan. Dengan potensi alam Banyuwangi yang subur, seharusnya bisa menyejahterakan rakyatnya. Jadi banyak unjuk rasa penduduk jadi demo besar-besaran. Hal seperti itu membuat saya jadi tidak nyaman di Banyuwangi. Saya yakin jika kita memberikan hak-hak mereka tidak ada lagi demo di Banyuwangi," terang Emilia.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
(kpl/buj/bun)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
-
Dangdut Academy Hasil Top 26 Dangdut Academy 8: Kadhafy Bangkalan Tersenggol
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
