SELEBRITI

Gempa Tsunami Yang Terjadi di Palu, Buat Ray Sahetapy Sedih Teringat Masa Kecil

Senin, 01 Oktober 2018 16:10 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Ray Rahetapy © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Gempa yang kemudian disusul tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala masih menyisakan luka mendalam. Apalagi untuk korban yang terdampak. Ratusan orang meninggal dan banyak yang luka.

Tak hanya itu saja, rumah-rumah pun rusak bahkan hancur. Melihat kondisi yang terjadi ini, membuat Ray Sahetapy bersedih hati. Pasalnya di sanalah ia lahir dan menghabiskan masa-masa kecil hingga beranjak dewasa.

"Enggak kuat saya. Apa yah? Tiba-tiba kenangan saya sejak kecil, teringat. Semua peristiwa di Donggala, Palu sampai kebayang semuanya jelas dari saya sampai SMP," ungkap Ray Sahetapy saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

"Semuanya kan bahasanya kehendaknya (Allah). Jadi harus kuat menghadapinya, karena kita gak cuman di sini. Kita harus bangkit dari kejadian itu. Ini sudah terjadi, kita harus menjadi lebih baik. Perih, tapi yah gimana sudah terjadi," lanjutnya.

1. Jadi Pelajaran Berharga

Dengan semua yang sudah terjadi ini, Ray pun meminta agar semua tidak dalam kesedihan lagi. Semua harus bisa bangkit dan memulai semuanya kembali. Ini merupakan sebuah pembelajaran hidup.

"Sudah aman. Saya sd, smp, sma di Palu. Ibu saya di sana, saya lahir di sana. Palu yah seperti diri saya. Kejadian ini sudah selesai, kita harus bangkit dari kejadian kemaren, yang begitu banyak yang meninggal. Ini pelajaran yang sangat baik untuk semua masyarakat. Harus ada kegiatan," ujar Ray.

2. Ingin Berangkat ke Palu

Untungnya pihak keluarga dan para teman Ray Sahetapy yang berada di sana diberikan keselamatan. Sayangnya, ia pun tak dapat pergi menemui. Hal ini dikarenakan kesibukannya yang padat.

Padahal tak dipungkiri ia ingin terbang ke Palu. "Saya pengin banget, cuman nggak bisa, nggak ada waktu karena ada kerjaan. Tapi, kalau ada waktu, dalam waktu dekat ini saya mau ke sana. Karena saya ingin masyarakatnya diberikan motivasi dan berpikir untuk bangkit. Karena mereka semua di sana itu sakit, saya saja dari sini sakit. Mereka merasakan ratusan guncangan di sana," ujar pemain film BULAN DI ATAS KUBURAN ini.

3. Berharap Palu Bisa Bangkit

Ray pun ingin sekali memberikan motivasi pada korban yang terkena bencana. Ray ingin semuanya bangkit. Meski tak dipungkiri rasa sakit akan selalu ada.

Bahkan akan selalu terngiang dalam ingatan bagaimana gempa dan tsunami ini bisa memporak-porandakan. Ray pun yakin jika Palu dan Donggala bisa kembali bangkit.

"Donggala punya karakter. Mudah-mudahan, suku besar di Palu kembali bangkit," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING