Idris Sardi Sang MaestroIdris Sardi Antara B 10 LA, B 100 LA dan B 1000 LA

Sabtu, 10 Mei 2014 14:41 Penulis: Darmadi Sasongko
Idris Sardi Antara B 10 LA, B 100 LA dan B 1000 LA Idris Sardi © KapanLagi.com
Kapanlagi.com -  Oleh: Darmadi Sasongko

Musisi (alm) Idris Sardi pernah memasangkan plat nomor polisi istimewa pada mobilnya, B 100 LA yang bisa dibaca BIOOLA. Plat itu merupakan hadiah dari pemilik dealer yang mengaku penggemarnya. Dia mendapatkan secara gratis saat membeli mobil jenis sedan di dealer tersebut.

Awalnya plat itu dirasa sebagai kebanggaan, ada unsur identitas sebagai seorang musisi pemain biola handal. Kebanggaan dirasakan saat melaju di jalanan, orang pasti tahu kalau sang pemilik mobil adalah Idris Sardi.

"Kalau saya naik mobil itu, pasti orang-orang tahu kalau di dalam ada Idris Sardi," kata Idris Sardi sebagaimana dikutip dalam buku Idris Sardi, Perjalanan Seorang Maestro Biola Indonesia karya Fadli Zon.

Namun lama-kelamaan Idris justru merasa terganggu. Nomor cantik itu mengganggu privasinya. Ke mana pun pergi, banyak orang mengenalinya, bahkan memunculkan kesombongan dan kecemburuan orang lain.

Idris Sardi © KapanLagi.comIdris Sardi © KapanLagi.com

"Malah pernah ketika mobil saya sedang melaju di jalan orang di mobil sebelah masih sempat-sempatnya mengajak ngobrol. Sering ada yang ngajak ngebut. Lama-lama pusing saya," katanya.

Akhirnya tanpa pikir panjang plat berikut mobilnya dijual. Dia pun merasa lega karena merasa kembali menjadi orang biasa yang bebas.

Sebenarnya, jauh sebelum Idris memiliki mobil, sudah ada plat nomor serupa bahkan lebih cantik, yakni B 10 LA atau BIOLA. Namun dia tidak pernah tahu pemilik mobil tersebut. Sering orang salah sangka, mengira dirinya sebagai pemilik plat nomor dan mobil tersebut.

Setiap ditanya, Idris Sardi tidak pernah membenarkan atau menolak sebagai pemiliknya. Pertimbangannya, kekhawatiran kalau pemilik mobil akan ketakutan disangka tidak berhak atau tidak pantas sebagai pemiliknya. Akan tetapi, dia juga tidak pernah mendengar siapa pemilik plat tersebut.

Seiring waktu, sepertinya plat nomor biola memang berjodoh dengan Idris. Dia kembali mendapatkan plat nomor cantik yang tidak jauh dari alat musik kesukaannya itu. Kali inipun diperoleh gratis dari Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen HM Ritonga.

Idris Sardi menjadi solist consertmaster dalam pertunjukan di Gedung Negara Yogyakarta, 15 Agustud 1951, Sumber Foto: @fadlizonIdris Sardi menjadi solist consertmaster dalam pertunjukan di Gedung Negara Yogyakarta, 15 Agustud 1951, Sumber Foto: @fadlizon

Awalnya, Idris menjadi korban amuk massa saat konser Metalicca digelar di Jakarta pada 10 April 1993. Kaca mobilnya Mercy 300 E warna putih dihancurkan massa. Mobil bernopol tahun kelahirannya, B 1938 MA dilempar batu dari berbagai sisi, meski dia bersama istrinya saat itu, Zerlita selamat.

Banyak mobil hancur oleh ulah penonton konser band rock heavy metal itu, rumah-rumah di Kawasan elit Pondok Indah juga mengalami nasib yang sama.

Setelah kejadian itu, HM Ritongga yang mengetahui Sardi pernah memiliki plat nomor B 100 LA agak marah. Marahnya sebagai perhatian, karena plat nomor istimewanya sudah dijual, sehingga orang tidak tahu kalau yang ada di dalam mobil itu adalah Idris Sardi.

Akhirnya Polda Metro Jaya memberikan plat nomor baru bernomor B 1000 LA yang tetap bisa dibaca BIOOOLA.

(kpl/dar)


REKOMENDASI
TRENDING