Imam S Arifin: Saya Hanya Dimintai Tolong Polisi

Kamis, 12 Agustus 2010 09:55 Penulis: Darmadi Sasongko
Imam S Arifin: Saya Hanya Dimintai Tolong Polisi Imam S Arifin
Kapanlagi.com - Kasus narkoba dengan terdakwa pedangdut Imam S Arifin menghadirkan keterangan saksi Budianto Siagian, seorang anggota Polsek Cempaka Putih yang juga terlibat dalam operasi penangkapan seorang bandar yang melibatkan mantan suami Nana Mardiana itu.

Dalam keterangannya saksi Budianto Siagian, membenarkan bahwa Imam hanya dimintai tolong untuk operasi tersebut, melalui seniornya, Rosyid yang lebih dulu mengenalnya.

"Bersama saudara Rosyid yang sudah kenal terdakwa untuk pemancingan, untuk bandar bernama Doni. Saya lihat itu garam yang dikasih Doni tahunya dari bentuk dan rasa, dikasih garam," urai Budianto, di dalam sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/08/2010).

Langkah ini diambil setelah polisi beberapa kali gagal menjebak bandar tersebut, dan pada operasi ketiga akhirnya melibatkan terdakwa. "Terakhir pakai Pak Imam, biar nggak dicurigai itu yang ketiga, dengan bantuan cepu (mata-mata polisi) Astrid juga," tegasnya.

Budianto sendiri mengaku tidak mengenal Imam, hanya saja seniornya Rasyid yang bicara dan bertemu langsung pada terdakwa. "Senior saya yang ketemu sama Pak Imam," tegasnya.

Budianto juga mengaku kaget saat mengetahui Imam ditangap oleh Tim Narkoba Polsek Sawah Besar. Kabar penangkapan itu diperoleh dari Rasyid setelah dua hari tertangkap.

"Saya kaget waktu tahu dia tertangkap. Saya berbicara dengan Rosyid soal pemancingan dan lain-lain. Itu barang yang kita colok kemarin," terang Budianto.

Di akhir sidang, hakim memberi kesempatan pada Imam untuk menyampaikan keberatannya terkait keterangan saksi.

Imam yang saat itu mengenakan baju putih dan celana hitam, menegaskan bahwa dirinya hanya dimintai tolong membantu, bukan dirinya yang membeli barang tersebut.

"Ada keterangan yang tidak benar, saya hanya dimintai tolong untuk membantu, bukan saya langsung yang membeli," ungkap Imam membantah.

Sidang yang diakhiri pukul 15.30 WIB akan dilanjutkan kembali pada 25 Agustus mendatang, dengan agenda menghadirkan keterangan saksi lain, yaitu mantan istri Imam S Arifin

(kpl/dis/dar)


REKOMENDASI
TRENDING