CLOSE

Imelda Budiman Kenalkan Makanan Indonesia Lewat Sebuah Bazaar di Amerika

Imelda Budiman / Credit: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Aktris cantik Imelda Budiman belum lama ini terlibat produksi film bertajuk BUEN yang diproduseri oleh Rio Dewanto. Proses syutingnya sendiri dilakukan di Mahakam, Kalimantan Timur. Setelahnya, Imelda langsung bertolak ke Amerika Serikat mengingat dirinya sudah ditunggu kesibukan lain.

Ya, Imelda rupanya menggelar kegiatan fundraising lewat konsep bazar makanan di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Hebatnya, Imelda juga mengenalkan makanan-makanan Indonesia pada kesempatan itu. Untuk sekedar informasi, Bazaar makanan Indonesia ini merupakan program tahunan, di mana tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13.

"Persiapan atau penghitungan box makanan dan lain-lainnya sudah sejak 20 Juni 2018 dan pengiriman makanan sejak 24 Juni 2018," ujar Imelda saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Imelda ikutan masak secara langsung / Credit: Dokumentasi PribadiImelda ikutan masak secara langsung / Credit: Dokumentasi Pribadi

Beberapa makanan Indonesia yang coba dipasarkan Imelda pada event tersebut cukup beragam. Beberapa di antaranya makanan pembuka seperti lemper hingga sosis solo, lalu ada pula sajian utama seperti nasi padang, mi ayam bakso, sate ayam dan masih banyak lainnya.

Hebatnya lagi, pemain film MATADEWA ini juga ikut terjun langsung untuk memasak 100 porsi pesanan mi ayam hingga 100 porsi martabak telur loh! Nah, nantinya hasil penjualan dari Bazaar yang merupakan hasil kerjasama antara Global Refuge International dengan Riverside Indonesian Fellowship di Denver, Colorado ini bakal disumbangkan.

"Seluruh keuntungan dari kegiatan ini kami gunakan untuk pengiriman pengobatan dan bantuan lain ke Suriah, Congo, Uganda, pengungsi Rohingya di Bangladesh, hingga panti asuhan anak Tuna Netra di Jakarta, bernama Yayasan Elsafan," sambungnya penuh semangat.

Menurut ibu 3 anak ini, 80% konsumen pada bazaar tersebut adalah warga asli Amerika. Dari data penjualan, makanan yang paling laris dan menarik perhatian pengunjung adalah sate ayam, nasi padang, lemper dan juga martabak manis.

"Revenue yang kita dapatkan sekitar US$ 20 ribu setiap tahun (setara 287 juta rupiah," lanjut Mrs Indonesia World 2014 ini.

Bazaar Imelda hasilkan 287 juta rupiah! / Credit: Dokumentasi PribadiBazaar Imelda hasilkan 287 juta rupiah! / Credit: Dokumentasi Pribadi

Sebelumnya, di awal gelaran tahun 2005, bazaar dilakukan dengan membuka tenda-tenda makan di area parkir. Namun sayangnya, hasil penjualan kurang memuaskan. Karenanya, sejak 10 tahun terakhir ini bazaar mulai dikonsep dengan cara penjualan online. Makanan yang sudah dipesan nantinya bisa diambil sendiri di hari H pelaksanaan bazaar atau bisa juga dikirimkan.

"Cara ini (penjualan online) sangat efektif karena siapapun, di Denver, sekitarnya bisa order. Kita bisa masak sesuai jumlah orderan yang masuk dan tidak banyak makanan tersisa," ujar perempuan yang sudah menetap di negeri Paman Sam selama hampir 20 tahun ini.

Imelda dan keluarga sejatinya sudah menetap di Houston, Texas. Namun demi pelaksaan fundraising ini, Ia rela terbang ke Denver. Baginya, berbagi dengan mereka yang kekurangan atau membutuhkan adalah sebuah kewajiban,

"Capek seminggu dalam setahun adalah nothing ketimbang kesulitan mereka yang membutuhkan pengobatan dan keperluan urgent lain. Dalam hidup yang saya alami, semakin kita memberi maka kita semakin diberkati," pungkasnya tersenyum.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/far/gtr)

Rekomendasi

Trending