Indra Bekti: Semoga Ada Sosok Penerus Pak Raden

Minggu, 01 November 2015 17:15 Penulis: Girindra Permana Cahya
Indra Bekti: Semoga Ada Sosok Penerus Pak Raden Indra Bekti © KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Dunia seni tanah air kita kembali kehilangan seorang maestro Indonesia, yakni Drs. Suyadi atau yang lebih dikenal dengan Pak Raden. Legenda dongeng Indonesia itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Jum'at malam (30/10) pada pukul 22.20 WIB karena penyakit infeksi paru-paru. Seluruh masyarakat Indonesia tentu sangat kehilangan dengan sosok pencipta karakter Unyil tersebut, tak terkecuali Indra Bekti.

"Pasti (kehilangan). Aku secara dulu masih kecil besar dengan beliau, dengan Unyilnya yang mengajarkan budi pekerti, moral yang baik, kita tumbuh dengan hal-hal seperti itu. Kita yang besar di tahun 80-an merasakan itu," kata Indra saat dihubungi KapanLagi.com® pada (1/11).

"Ceritanya dekat sama kita karena kita sama-sama SD waktu itu. Ada Meilan, Usro, kadang-kadang suka akting jadi Unyil, Pak Ogah. Menegangkan kalau Pak Raden datang, Unyil lagi ngambil jambunya. Kita dikasih tau kalau ngelakuin hal jahat pasti ada ganjarannya. Aku nonton kalau dia dongeng bagus banget pakai wayang, boneka. Aku merasa kehilangan banget," lanjutnya.

Indra Bekti punya kenangan manis dihibur oleh Pak Raden ® KapanLagi.com©/Agus ApriyantoIndra Bekti punya kenangan manis dihibur oleh Pak Raden ® KapanLagi.com©/Agus Apriyanto

Indra pun menceritakan kenangan dengan beliau saat syuting beberapa tahun yang lalu. Baginya, Pak Raden adalah sosok yang sangat supel dan tidak sombong. "Sempat beberapa kali ketemu. 2 atau 3 tahun lalu, sempat syuting bareng. Aku wawancara beliau. Orangnya supel banget. Seorang seniman sejati. Beliau nggak sombong sama junior-juniornya. Mau ngobrol, cerita. Aku bangga banget sih bisa ketemu beliau," kata host kocak itu.

Indra pun berharap di masa yang akan datang ada penerus seperti Pak Raden yang lebih kreatif lagi. Apalagi jaman sekarang anak-anak jarang sekali punya tontonan dongeng yang mendidik seperti yang dilakukan Pak Raden dengan karakter Unyilnya.

"Semoga kita memiliki penerus seperti beliau. Anak-anak memiliki cerita yang baik, budi pekerti yang baik. Dari dongeng kan cepat masuk ke hati sanubari anak-anak agar mereka tumbuh dengan baik juga. Semoga nanti makin ada pendongeng-pendongeng berikutnya yang bisa nyamain lah, lebih kreatif lagi daripada Pak Raden," pungkasnya.

(kpl/rhm/otx)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah

REKOMENDASI
TRENDING