SELEBRITI

Jadi Korban Santet, Dinar Candy Menduga Dilakukan Orang Yang Pernah Dekat

Rabu, 15 Mei 2019 14:02 Penulis: Gogor Subyakto

Dinar Candy. © KapanLagi.com®/Adi Abbas Nugroho

Kapanlagi.com - Dinar Candy menjadi korban santet sebanyak dua kali. Pertama terjadi pada awal tahun 2019 berupa rasa sakit seperti sengatan lebah. Yang kedua tiga minggu jelang bulan suci Ramadan berupa pusing namun tiada obatnya.

Saat coba dibicarakan dengan pihak yang mengerti, santet tersebut datang dari orang yang pernah dekat dengan Dinar. Namun DJ sekaligus penyanyi dangdut ini enggan mengungkap siapa lantaran takut menjadi fitnah.

"Kalau kata paranormal orang dari kalangan selebriti yang pernah dekat sama Dinar. Dia cewek. Keselnya aku tuh kalau emang nggak suka bilang aja, nggak usah kirim gituan," kata Dinar ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

1. Dugaan Permasalahan

Dinar Candy tak mau menyebut sosok yang diduga lakukan santet padanya. Namun jika benar, ia memiliki alasan kuat mengapa orang tersebut sampai menyantetnya.

"Dinar sempat ngehindarin dia gara-gara sesuatu yang nggak make sense. Dia minjem uang tapi nggak aku kasih, sebelumnya udah minjem tapi bayarnya nyicil," jelasnya.

2. Ingin Santet Balik?

Meski sudah dijahati, Dinar Candy enggan membalas dengan mengirimkan santet balik. Ia merasa uang yang dipakai untuk menyantet lebih baik disumbangkan pada pihak yang membutuhkan.

"Nggak lah (santet balik), kurang kerjaan. Itu kan kalau ngebales harus ke dukun terus bayar. Ngapain, mendingan duitnya kasih ke orangtua atau fakir miskin. Ngapain pakai kayak gitu dan nggak kepikir juga," tutup wanita kelahiran 1993 ini.

3. Dapat Bantuan Sara Wijayanto

Saat pertama kali disantet, Dinar Candy mendapat bantuan dari Sara Wijayanto. Sementara yang kedua dibersihkan oleh seorang paranormal.

"Yang pertama disembuhin Sara Wijayanto, sampai Dinar muntah-muntah. Yang kedua nggak sengaja ketemu paranormal, dia bilang ada aura hitam di sisi kepala. Akhirnya sama dia dibersihin. Malamnya, yang sakit kepala tiga minggu itu udah hilang," jelasnya.


REKOMENDASI
TRENDING