Kuasa Hukum El Rumi Bantah Isu Vape THC, Minta Laporan Resmi

Kuasa Hukum El Rumi Bantah Isu Vape THC, Minta Laporan Resmi
Kuasa Hukum El Rumi Bantah Isu Vape THC, Minta Laporan Resmi © instagram.com/elelrumi

Kapanlagi.com - Nama El Rumi kembali jadi perbincangan setelah muncul tudingan terkait vape yang mengandung tetrahidrokanabinol atau THC, di tengah ramainya isu dugaan pelecehan seksual. Menanggapi hal itu, kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, menegaskan tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan keseharian kliennya.

"Oh itu tuduhan serius, enggak pernah yang begitu-begitu kan sejauh ini. Kita tahu bersama, Mas El, Al, Dul dan sebagainya jauh dari hal-hal seperti itu, ya kan. Apalagi tadi apa, THC segala macam, ya kan," ujar Aldwin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (21/8/2026).

Aldwin menyampaikan bantahan tersebut bersamaan dengan klarifikasi lain yang mengiringi nama El Rumi belakangan ini. Ia menekankan bahwa isu yang beredar perlu disikapi secara proporsional dan berdasarkan fakta.

1. Bantahan Kuasa Hukum Soal Vape THC

El Rumi © instagram.com/elelrumi

Aldwin Rahadian menilai tudingan penggunaan vape THC yang dialamatkan kepada El Rumi sama sekali tidak memiliki dasar. Ia menyebut hal itu jauh dari keseharian kliennya.

Bantahan ini disampaikan langsung usai dirinya mendatangi Polda Metro Jaya. Menurut Aldwin, spekulasi yang berkembang perlu diluruskan agar tidak menambah kebingungan di publik.

Dalam penjelasannya, Aldwin juga menyinggung nama Al dan Dul, menegaskan bahwa mereka bersama El Rumi disebutnya jauh dari hal-hal seperti yang dituduhkan.

2. Imbauan Lapor Resmi, Bukan Anonim

Selain membantah, Aldwin meminta pihak yang mengaku memiliki bukti untuk tidak bersembunyi di balik identitas anonim. Ia mendorong agar laporan disampaikan melalui jalur resmi.

"Kalau pun makanya nanti ada seseorang yang mengklaim, jangan anonim, gitu. Jangan anonim, coba perlihatkan, sampaikan resmi, gitu. Sampaikan resmi, ya, gitu," tegasnya.

Ia menambahkan, mekanisme pelaporan yang jelas penting untuk memastikan setiap klaim dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

3. Pilih Tak Gegabah Merespons Isu

Pihak kuasa hukum menyatakan tidak ingin terburu-buru menanggapi berbagai isu yang beredar. Aldwin menyebut, bisa saja isu yang berkembang sebenarnya tidak merujuk ke El Rumi.

"Jadi kalau perlu kan ada proses hukum dan sebagainya, silakan. Jadi jangan sampai menduga-duga, orang menduga-duga buat drama, ya, mengarahnya ke sini. Tapi juga kita enggak geer, itu kan bisa jadi juga orang lain," jelas Aldwin.

Ia menekankan perlunya proses yang terukur, agar respons yang diberikan tetap berada dalam koridor hukum dan tidak menambah kesimpangsiuran.

4. Antisipasi Modus dan Alasan Tunjuk Kuasa Hukum

Aldwin menyebut pihaknya sudah menyiapkan langkah jika muncul klaim tanpa dasar. Ia menegaskan akan menghadapi dan membantah setiap tudingan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

"Cuma kita dalam hal ini sudah mengantisipasi kalau ada hal-hal begitu tentu kita akan hadapi dan bantah karena memang tidak pernah sesuai dengan kenyataan. Orang sekarang ini lagi susah semua nih, ada aja modus-modus niat-niat jahat," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Aldwin menjelaskan alasan El Rumi menunjuk kuasa hukum. Ia mengatakan, El Rumi menerima banyak telepon untuk konfirmasi, terlebih karena EJR berdomisili di Pondok Indah, dan sebagai figur publik ia merasa terganggu.

"Iya, bukan ngerasa, tapi karena dia dikonfirmasi, banyak yang telepon karena EJR tinggal di Pondok Indah gitu ya kan. Nah itu kan tentu karena public figure dia merasa terganggu, gitu loh," pungkasnya.

Rekomendasi

Trending