SELEBRITI

Menangis Pilu, Marshanda Bacakan Surat untuk Almarhum Cecep Reza

Jum'at, 22 November 2019 15:22 Penulis: Guntur Merdekawan

Marshanda © Youtube/Marshed

Kapanlagi.com - Dunia hiburan Tanah Air berduka. Hari Selasa (19/11) kemarin, aktor Cecep Reza meninggal dunia karena serangan jantung. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 31 tahun. Kepergian pemeran Bombom dalam sinetron Bidadari itupun ditangisi oleh rekan-rekan artis, seperti salah satunya Marshanda.

Chacha merupakan rekan akting almarhum Cecep di sinetron Bidadari. Namun, keduanya tetap bersahabat baik setelah sientron-nya tamat, bahkan hingga saat terakhir sang almarhum.

Merasa begitu kehilangan, Chacha lantas memberikan sebuah persembahan spesial untuk Cecep lewat sebuah postingan di channel Youtube-nya. Ya, rupanya janda satu anak ini telah menyiapkan sebuah surat panjang yang menyentuh untuk sahabatnya tersebut.

Surat Caca untuk Cecep Reza di surga. Kenapa mendadak semua lagu jadi tentang lo? Lo ninggalin kita, Cep. Lo ninggalin semua. Ada apa? Gue nggak ngerti, gue nggak bisa percaya, gue nggak tahu harus apa," kata Caca membacakan suratnya.

 

1. Sudah Anggap Cecep Reza Seperti Kakak Sendiri

Videonya sendiri dibuat dalam format monochrome atau hitam putih. Marshanda disorot dari samping, tampak beberapa kali suaranya sesenggukan menahan tangis kala membacakan suratnya tersebut.

"Lo sayang sama gue, lo anggep gue adek lo, lo peduli sama gue. Dari kita kecil dulu, lo peduli sama gue, Cep. Ini terlalu cepat, Cep. Ini terlalu cepat, Tuhan," sambung Caca.

"Caca hanya anak kecil yang diam-diam dipedulikan oleh sahabat yang bernama Cecep Reza. Sampai kita besar, waktu tidak mengurangi kasih dia kepada gue, pada semua orang. Waktu dan pengalaman tidak mengubah kerendahan hati, kekerenan jiwanya yang peduli kepada orang lain. Siapapun itu," imbuh Caca.

2. Tak Akan Pernah Lupakan Kebaikan Cecep

Selain membacakan surat untuk Cecep, pada video itu, mantan istri Ben Kasyafani ini menceritakan kebersamaan dengan Bombom. Caca menegaskan jika dirinya tidak akan pernah lupa akan kebaikan dari ayah satu anak itu.

"Keberadaan lo masih bernapas buat gue. Dan lo nggak akan pernah pergi, Cep. Lo nggak akan pernah pergi dari gue, dari kita semua. Air mata kita bentuk cinta, air mata kita bentuk rasa, kasih, rindu, hormat dan selamanya kita akan mengenang Lo, Cep," ungkap Chaca.

"Semua sakitmu akan hilang, semua pertanyaanmu sudah musnah. Setiap sayatan yang sakit di kulit jiwamu sudah tak mampu lagi menembus kulit hidupmu. Kamu sudah selamat, sayang. Dan aku ikhlas, kami ikhlas," sambung wanita yang sempat divonis mengidap bipolar itu.

3. Kalimat Penutup yang Indah

Tak lupa Chacha juga melantunkan doa baik untuk sahabatnya tersebut. Ia berharap agar Cecep bisa mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di surga nantinya.

"Ya Allah ajarkan kami ikhlas. Hujani Cecep dengan maafmu dan penuhi dia dengan cinta dan bahagia darimu ya Tuhan yang memberi, yang maha pemurah. Buat Cecep kaya dengan kekekalan surgamu. Abadikan dia di tempat terindahmu. Dan di sudut hati terlukaku, aku akan sembuh. Aku hanya sedang berduka. Kami semua berduka," ungkapnya lagi.

"Untuk jiwa indah yang pergi tanpa tanda tanya, yang pergi begitu saja, tanpa bilang siapa-siapa. Surga dunia selamanya, di hati kita, untukmu, Cecep Reza," tuntas Chacha sambil menangis.

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING