Menpora Bantah 'Back-Up' Moreno Soeprapto
Kapanlagi.com - Menpora Adhyaksa Dault membantah kabar miring soal keterlibatannya dalam kasus perkelahian antara dua pembalap nasional, Moreno Soeprapto dan Bagus Hermanto. Sebab selama ini, Menpora dinilai lebih 'membela' Moreno.
Anggapan semacam ini muncul saat Menpora memberikan surat Ke Kejaksaan untuk mengijinkan Moreno ikut berlaga di Melbourne, padahal waktu itu putra pembalap veteran Tinton Soeprapto ini masih dalam masa hukuman percobaan.
"Secara personal, saya memang tidak begitu kenal dengan Bagus, karena selama ini hanya Ananda dan Moreno yang masih menjadi terbaik disini, tetapi saya juga mendengar adik Bagus, Satriyo, juga mempunyai prestasi yang baik."
"Memang waktu itu Moreno datang meminta perlindungan sebagai seorang atlet nasional, jadi jangan katakan Menpora melakukan intervensi, tidak ada itu," bantah Adhyaksa, saat ditemui di Kantor Menpora, Rabu (23/5).
Advertisement
Adhyaksa juga menyangkal berita yang menyebutkan bahwa ia melarang Moreno datang dalam pertemuan damai yang digagas oleh Gubenur DKI Jakarta, Sutiyoso.
"Gila bener, orang mau damai kok dihalangi, Moreno tidak datang karena ibunya sedang sakit," tegasnya.
Adhyaksa juga menilai, Bagus dan Moreno merupakan aset nasional, tetapi di sisi lain ia juga memuji kualitas diri Moreno. "Untuk mencari sosok seperti Moreno tidak gampang, kita punya stok sedikit," pujinya.
Sementara, dalam sidang di PN Jakarta Selatan yang menghadirkan Moreno sebagai korban, Hari Dharma dan Doni Noviandi hadir sebagai saksi korban. Di pihak terdakwa, hadir Bagus Hermanto, Mohammad Ichwan dan Zaki.
Dalam sidang kesaksian tersebut diketahui bahwa awal dari peristiwa bentrokan adalah saat Moreno meminta klarifikasi ucapan Bagus yang mengatakan bahwa adik pembalap Ananda Mikola itu takut dengan John Ohara, pembalap asal Finlandia, baik di dalam maupun di luar sirkuit.
Tapi saat itu Bagus membantah dan malah balik bertanya, "Memang lu takut?" Dan pertanyaan itu dijawab tegal oleh Moreno, "Gue gak takut."
Jawaban Moreno dibalas oleh Bagus dengan menyiramkan minuman ke arah Moreno. Kemudian terjadi pengeroyokan terhadap Moreno yang dilakukan oleh lebih dari lima orang. Melihat Moreno terjengkal, Hari Dharma dan Doni mencoba untuk memisahkan, tetapi kedua orang ini ikut dilibas juga.
Kesaksian Moreno tersebut dibantah oleh Bagus sebagai terdakwa. Dalam sidang tersebut, pasal yang disangkutkan kepada terdakwa adalah pasal 351 mengenai penganiayaan dan pasal 170 mengenai pengeroyokan. Dan sidang berikutnya akan digelar seminggu kemudian.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kl/wwn)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
