SELEBRITI

Ngobrol Bareng Seali, Pengacara Cantik Keponakan Ariel NOAH

Rabu, 11 Oktober 2017 09:58 Penulis: Mahardi Eka

KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Oleh: Adhib Mujaddid

Perempuan satu ini menjadi topik pembicaraan setelah foto dirinya bersama Ariel NOAH. Namanya Amanda Seali Syah Alam, dan akrab dipanggil Seali Syah. Perempuan kelahiran Jakarta tahun 1990 ini pertama dikenal publik karena foto lamanya sedang berdua dengan Ariel NOAH masuk di salah satu akun gosip di Instagram.

Publik menerka-nerka tentang dirinya sampai akhirnya Seali dan Ariel sama-sama memberi klarifikasi tentangnya. Bahwa dia adalah keponakan Ariel. Dalam pertemuan kami dengannya beberapa waktu lalu secara eksklusif di KOI Mahakam, kami bertanya tentang kronologi tersebarnya foto tersebut dan seperti apa rasanya menjadi #celebcircle salah satu sosok tenar di dunia hiburan tanah air. Yuk simak wawancara lengkapnya.

1. Profesimu pengacara, bisa ceritakan kamu dulu kuliah di mana dan sekarang kerja di mana.

Aku basic-nya pengacara, kuliah S1 di Atmajaya. Terus masih aktif pengacara juga sekarang. Kemarin sempat vakum karena kan sibuk bisnis tato, online shop batik. Vakum sebentar lalu hampir dua tahun belakangan ini lah aku aktif lagi. Sama sekarang juga jadi asisten dosen, ngajar di S1 Hukum Atmajaya, terus sama ada S1 Trisakti. Jadi memang basicnya di dunia pendidikan. Makanya kemarin pas ada berita kayak gitu (foto bareng Ariel) aku agak syok juga, karena mempengaruhi kredibilitasku juga. Nggak enak dilihat sama orang-orang.

2. Kronologi fotomu bisa tersebar di akun gosip itu bagaimana Seal? Sampai ada berita nggak benar tentangnya.

Sebenernya nggak tahu gimana-gimananya. Itu beritanya naik hari apa ya, Rabu kalau nggak salah, Rabu atau Kamis aku lupa, nah akunya lagi siap-siap dinas ke luar kota. Tapi itu tiba-tiba banyak nih WA (Whatsapp), aku kan kalau pagi jarang perhatiin handphone ya. Tapi ini apa kok segambreng (chat masuk), dan kirimannya gambar semua. Rata-rata tulisannya Lamtur, Lambe Turah. Ini apa lagi..

Setelah itu baru aku buka satu per satu. Kaget juga aku kan, tapi ya sudah lah aku diemin dulu. Aku lihat dulu kayak gimana. Karena aku pun harus ngejar flight, waktu itu aku mau ke Lampung. Tenang, aku mau fokus kerjaan dulu, nggak mau fokus ke gosip-gosip itu. Dan itu aku sudah sempat WA-WA-an sama Om Bor (Ariel). Aku bilang, Om kayak gini gini gini. Dia bilang, 'Iya iya, rame.'. Kita masih ketawa-ketawa aja, nggak expect beritanya dalam beberapa jam melebar kemana-mana.

Begitu aku mendarat di Lampung, aku lihat lagi semuanya. Kok makin ramai. Terus handphone aku yang satu, karena nggak pakai provider lokal, sinyal kan agak susah kalau di daerah. Aku sudah nggak bisa bukan Lambe Turah lagi, nggak bisa buka Instagram. Bisa buka pun istilahnya lama banget, aku cuma bisa lihat dari WA orang-orang aja.

Besoknya aku sempet hubungi Lambe Turah, maksudnya, 'Jangan gitu dong'. Tapi sebelumnya aku sudah mikir ini, aku nggak boleh diemin. Karena kalau aku diemin, takutnya malah makin melebar kemana-mana. Makanya aku bikin tuh di Insta Story, bahwa itu semua nggak bener. Setelah itu, aku pikir sudah kelar lah, its close, harusnya should be closed. Kemudian pihak Lamtur juga udah minta maaf. Terus kok ada lagi.. Ya Tuhan ini apa lagi.

Terus pas hari Jumat aku kaget, pagi-pagi di Trans TV itu acaranya kalau nggak salah itu acaranya. Tuhan, ini apa lagi.. Terus aku kaget ada orang ditelpon itu kan, tapi bukan suara papiku. makanya aku pikir kok aneh juga ada suara itu. Aku juga sudah ngobrol juga sama Om Ariel, Om kok gini gini gini. Jawab Om Ariel, 'Iya suaranya beda ya. Nggak sama.'

Sebenernya keadaan ini agak ngeganggu. Karena kemarin sempet pas aku lagi ngajar, fokus mahasiswa kan agak nggak enak walaupun mereka nggak pernah ngejudge aku dosen yang killer atau gimana, malah jadi bahan lucu-lucuan buat kita. Kayak di kelas pidana, Bu itu hukumnya apa ya, undang-undangnya mana ya.

Sepanjang weekend itu kan aku di Lampung ya. Dan kontak sama Mas Adhib kan juga sekedarnya, mas gini gini gini loh. Jadi apapun yang terjadi di Instagram itu aku nggak tau apa-apa lagi.

3. Bisa dijelaskan lagi seperti apa sebenarnya hubungan kalian berdua? 
Jadi posisinya adalah Ariel itu sepupunya Papi aku, jatuhnya Om. Makanya aku panggilnya Om Bor. Sebenernya aku sama Ariel itu beberapa kali pergi makan, jadi kalau tiba-tiba gosipnya baru naik sekarang itu lucu. Kok ada gosip beginian, perasaan kita dari dulu pergi makan, atau buka puasa bareng, itu nggak pernah ada gosip apapun. jadi kita dulu awalnya gosip ini keluar kita ketawa-ketawa.

4. Tapi memang kalian deket banget ya, sampai apartemen sama cuma beda tower?
iya kita kan namanya kekeluargaan ya deket gitu, ya namanya saudara ya udah ga ada batasnya gitu, dalam artian ya lo mau telepon gue jam berapapun ya udah gitu lo. Kayak yang mas liat bahwa dia kan telepon aku jam segitu pagi karena dia nggak ada kunci/ kartu akses untuk ke tempat dia. Untuk masuk ke lobbynya kan harus ada akses itu.

5. Terus keluarga gimana kamu waktu denger serame itu? Apalagi ada orang yang sampai ngaku-ngaku jadi bapaknya Seali?
Kalau keluarga aku itu keluarga yang cukup easy going, jadi waktu ada berita itu "udah-udah lo berdua selesain deh". Cuma temen-temen kan harusnya bisa lihat lah, dari beberapa berita yang naik soal Om Bor kan tidak pernah di berita-berita sebelumnya yang dia sampai mau mengklarifikasi bahwa hal itu tidak benar. Karena memang dari pihak keluargapun cobalah karena ini kan memang hubungan keluarga, apapun yang bisa diperbaiki tolong keadaannya diperbaiki dulu. Jadi ya dari pihak keluarga tidak mau ikut campur, pokoknya urusan ini urusan kalian berdua, ada berita ini ya kalian berdua uruslah. Jadi dari pihak keluarga yang ingin ikut tampil gitu nggak ada, sama sekali nggak ada.

6. Sampai akhirnya Ariel rela posting di Instagram itu ya?
Ya karena kita memang apa ya, satu kita emang nggak ada apa-apa, kita saudara gitu. Terus dari keluarga kan ini orang-orang harus death clear lho, kalian ini saudara lho bukan apapun. makanya sampai Om Bor pun posting gitu. Dan itu yang posting itu emang berita nggak lengkap kok, kepotong gitu gimana ceritanya.

7. Bisa diceritain beberapa foto yang keluar? Kalau nggak salah ada yang di lift, ada yang pegang laptop, bisa diceritain itu foto pas apa.
Ada foto yang pas aku kayak setengah meluk Om Bor, itu sempet aku klarifikasi juga di insta story bahwa itu udah ada di Path aku waktu 3 tahun yang lalu. itu udah sempet aku posting di Insta Story bahwa itu foto lama. Terus yang kedua pas benerin laptop itu beberapa bulan yang lalu. dan memang di path itu udah ada beberapa kali postingan, dan warga path pun udah pada tau kalau dia itu saudara aku. Terus yang kedua itu waktu di lift, itupun memang masuk ke path karena kan kita lagi sama-sama pakai baju abu-abu tuh, terus kan di path aku harus diakuin ya banyak yang ngefans lah ya sama Om Bor gitu kan, jadi aku memang suka jail ngeposting. Waktu itu lagi heboh banget soal film 50 shades of grey, dan itu kita lagi pakai baju abu-abu kan, terus aku ledekin "Hello Mr. Grey" gitu gitu. Tapi nggak ada maksud dan tujuan apapun. Itu kan terposting karena Om Bornya ga lihat ke kamera, cuma ambil foto bagian belakangnya aja, jadi begitu aku liat "ahh ini berita naik pula, foto yang ini-ini pula". Sebenarnya sih kalau lihat di Path aku ya banyak fotonya gitu. Dan di Pathpun memang ada beberapa temen yang temennya aku itu temennya Om Bor juga. Jadi aku postingpun kan di Path itu private, jadi kayak bener-bener temen deket ataupun keluarga gitu kan. Jadi yaudah, makanya di path pun ada foto itu ya nggak pernah ada masalah.

7. Kan Path itu semi private ya Seal? Nah ini foto kok bisa bocor itu gimana?
Nah itu yang aku nggak tau, jadi aku mau menerka-nerka itu siapa yang membocorkan kan takutnya jadi fitnah apa gimana-gimana kan aku nggak enak. Mungkin ada orang yang cuma mau jahil apa gimana tapi nggak berfikir efeknya bisa seluas itu apa gimana, jadi aku pikir yaudah lah. Makanya aku kemarin itu udah sinyal susah, nggak bisa ngelihat apa-apa pula kan, jadi aku yang cuma "yaudahlah, kalau bener akan menjadi bener kok" yaudah cuma gitu aja.

8. Maaf sebelumnya, di sisi lain banyak yang menganggap Seal ini numpang tenar, atau ini emang sengaja dibikin kayak gitu supaya Seali tenar gitu?
Padahal kalau aku pribadi, aku sengaja instagram itu aku open dengan tujuan siapapun yang mau kepo silakan, tak perlu follow. Istilahnya kalau aku butuh tenar, aku nggak akan cari di cara seperti ini. Maksudnya ada beberapa case besar yang aku tanganin, ya kalau aku ingin tenar ya tenar aja. Aku tinggal jadi pengacara artis aja, kan tenar tuh bisa masuk media. cuma itu kan nggak pernah aku lakukan, karena jadi orang terkenal kan nggak enak. Maksudnya jadi public attention itu sebenarnya nggak enak, kita jadi nggak leluasa, nggak bebas gitu kan.

9. Ada efek yang ditimbulkan setelah gosip itu keluar?
Kalau follower agak increase ya, terus yang DM juga banyak. Beberapa foto akhirnya aku comment off kan, cuman yaudahlah berlalu berlalu aja. cuma kalau di jalan nggak terlalu yang sampai orang langsung notice itu aku gitu.

10. Kenapa kok ga dituntut atau apa gitu Seal?
Gini, permasalahannya adalah.. aku kan profesinya pengacara, jadi ga lucu kan kalau tiba-tiba aku lagi ke kantor polisi, lagi ngedampingin klien untuk perkaranya klien terus tiba-tiba disamperin wartawan untuk perkara aku gitu. Ngedampingin klien BAP aja itu lelahnya luar biasa, apalagi kalau harus diri sendiri yang di BAP. Mending ditanya pas sendiri, toh memang apapun keadaannya kita berdua memang tidak ada apa-apa. Memang kami saudara, nggak ada yang lebih spesial atau apa. Makanya ada berita itupun aku nanggepinnya ya cuek aja karena memang nggak ada apa-apa.

11. Seperti apa respon Ariel mengenai hal ini?
Nggak ada sih, paling dia cuma ngeledekin "Nah kan, makanya jangan posting-posting", udah gitu doang. Tapi ya memang waktu itu kita berdua sempet ngobrol apa mau dilaporin atau gimana, cuma setelah dipikir-pikir ini kan makin jadi konsumsi publik gitu, jadi ya buat apa lah, toh memang nggak ada apa-apa juga dan Ariel ini kan orang yang jauh dari gosip, kalau tiba-tibapun kita naikkan ini kan jadi konsumsi semua umat, semua orang gitu kan, takutnya nanti niat kita mau mencari kebenaran tapi para penerka itu makin beraksi kan ya udahlah lebih baik diam toh kita bener, gitu.

Seperti apa Seal memandang sosok Ariel sebagai pamannya? Baca di halaman selanjutnya ya. 


REKOMENDASI
TRENDING