SELEBRITI

Nunung & Jefri Nichol Ditangkap, Atta Halilintar: Tidak Keren Dengan Narkoba!

Rabu, 24 Juli 2019 13:30 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Atta Halilintar © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Di bulan Juli saja setidaknya ada beberapa artis Tanah Air yang ditangkap karena kasus narkoba. Mulai dari Nunung, Jamal 'Preman Pensiun', hingga Jefri Nichol. Banyak yang tak menyangka dengan penangkapan mereka itu. Bahkan diketahui jika komedian Nunung ini mengonsumsi sabu telah 20 tahun lamanya, sedangkan Jefri Nichol ditemukan ganja di rumahnya saat ditangkap.

Banyak alasan mengapa banyak selebriti terjerumus mengonsumsi narkoba. Salah satunya adalah sebagai doping. Ya, di tengah padatnya jadwal kerja. Syuting yang tak mengenal waktu, bisa dari pagi sampai ketemu pagi lagi.

Namun tentu saja, hal tersebut begitu disesalkan. Hal itu juga dirasakan oleh YouTube Atta Halilintar. Hingga akhirnya ia pun menanggapi kasus yang tengah menyita perhatian publik ini.

Ia pun menegaskan jika narkoba harus dijauhi. "Percayalah teman-teman, tidak keren dengan narkoba," tulisnya dalam insta story.

"Pelajaran buat kita semua. Jauhi narkoba!," lanjutnya.

 

1. Nikmati Hasil Kerja Keras

Sebagai anak muda, tentu Atta Halilintar merasakan bagaimana kehidupan kaum millenials sekarang. Namun yang pasti, sesuatu akan lebih berasa nikmat jika hasil dari jerih payah sendiri.

"Kita anak muda suka senang suka enak-enak. Tapi percayalah kenikmatan adalah kita bisa buktiin kita bisa ngelakuin orang yang bilang kita tidak bisa," ucap anak pertama dari Gen Halilintar itu.

Ia juga mengungkap lebih baik kecanduan bekerja daripada ke hal-hal yang negatif, seperti konsumsi narkoba misalnya. "Addicted dengan kerja, dengan apa yang mau kita gapai, apa cita-cita kira. Jadikan candu sampai tercapai," sambungnya.

2. Jauhi Nikmat yang Sementara

Mengonsumsi narkoba memang menjadikan seseorang kecanduan. Namun hal itu hanyalah kenikmatan yang sementara. Lebih baik, bekerja dan hasilnya pun menjadi nikmat tang tiada tara.

Atta mengajak untuk semuanya berusaha untuk meraih mimpi. Tentu saja dengan jalan yang positif.

"Ketika kamu berhasil, jauh lebih nikmat daripada nikmat sementara yang menghancurkan segalanya. Mimpimu hancur, keluarga pun sedih. Semangat kejar mimpi," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING