SELEBRITI

Penembakan New Zealand Bikin Prilly Latuconsina Nangis Ingat Ayah

Senin, 18 Maret 2019 23:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Prilly Latuconsina ungkap bela sungkawa atas penembakan Selandia Baru © KapanLagi/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Aksi penembakan di dua masjid Selandia Baru (New Zealand) pada hari Jumat (15/3) kemarin menyisakan duka yang begitu mendalam. Sang pelaku pembantaian ini adalah seorang pria asal Australia bernama Brenton Tarrant. Seorang diri Ia menghabisi puluhan nyawa tanpa ampun menggunakan senjata api yang dimilikinya.

Di balik cerita mengerikan itu, ada sebuah cerita yang bikin menyayat hati. Diketahui jika seorang kakek bernama Daod Nabi mempersilakan masuk sang teroris ke dalam masjid dengan sangat santun dan tanpa ada rasa curiga apapun. Nahas, pria berusia 71 tahun itu langsung ditembak mati di tempat.

Aksi ini tentu menyisakan duka yang begitu besar bagi seluruh publik di dunia. Hal serupa juga diungkapkan oleh Prilly Latuconsina melalui sebuah postingan di akun Instagram-nya.

1. Ingin Meninggal di Masjid

Lebih spesifik, Prilly memuji almarhum Daod yang jadi salah satu korban dari pembantaian tersebut. Saking kagumnya dengan sosok tersebut, bintang film DANUR ini mengaku nantinya ingin meninggal dengan keadaan baik juga.

"He's so beautiful. Senyuman yang ada di wajahnya mencerminkan Islam yang sebenarnya. Damai dan penuh cinta. Semoga saya bisa meninggal dengan keadaan yang baik seperti beliau, dalam keadaan suci karena masih terbasuh air whudu, harum dan yang pasti ingat kepada Allah WT. Aamiin," tulis Prilly pada postingannya.

2. Nangis Ingat Papa

Penembakan di Selandia Baru meninggalkan sebuah trauma tersendiri pada sosok Prilly. Ia sempat tak bisa berhenti menangis dan khawatir ketika teringat sang ayah yang juga selalu salat di masjid.

"Semoga Allah selalu melindungi kita semua. Dari kemarin nangis dan takut jadi satu karena selalu ingat Papaku adalah orang yang selalu salat di Masjid. Dalam keadaan mendesak aja tetap harus cari Masjid. Lalu dengan adanya kejadian seperti ini rasanya takut melihat dia pergi ke Masjid. Tapi balik lagi mengingat 'Hasbunallah, 'Wa Ni'mal Wakiil', cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baiknya Sandaran. Semoga kita semua, apapun Agamanya, Apapun Rasnya, Dimanapun tempat tinggalnya, semoga kita selalu di Lindungi oleh Allah SWT. Aamiin. (TERRORISM HAS NO RELIGION!, We are MUSLIMS and our religion ISLAM is all about PEACE, CHARITY & BROTHERHOOD)," tulis Prilly di sebuah postingan lain.


REKOMENDASI
TRENDING