SELEBRITI

Pengacara Ratna Sarumpaet Tanggapi Dugaan Percobaan Melarikan Diri

Jum'at, 05 Oktober 2018 20:22 Penulis: Guntur Merdekawan

Ratna Sarumpaet / Credit: KapanLagi - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Setelah membuat pengakuan mengenai kebohongan besar yang dilakukannya, Ratna Sarumpaet tak lantas lepas begitu saja dari rantai permasalahan. Beragam dugaan aksi kriminal baru bermunculan, seperti salah satunya penggunaan dana bantuan Toba untuk biaya operasi plastiknya hingga dugaan akan melarikan diri ke luar negeri.

Seperti diketahui, saat ini status ibu dari Atiqah Hasiholan itu sudah jadi tersangka atas kasus kebohongan yang dibuatnya. Dan hari Kamis (4/10) kemarin, Ratna ditangkap pihak kepolisian ketika sedang berada di Bandara Soekarno-Hatta. Banyak yang menduga jika Ratna mencoba kabur.

"Itu nggak ada melarikan diri, udah jauh-jauh hari. Sudah ada visanya, gimana mau melarikan diri? Ini bukan antar daerah loh, untuk berangkat itu kan sudah ready visa, semua sudah siap. Gimana mungkin hari ini keluar SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan), hari ini berangkat? Artinya keberangkatan RS karena undangan," jelas Insank Nasrudin, Tim kuasa hukum Ratna saat dijumpai di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/10).

1. Tanggapi Penyalahgunaan Sumbangan Toba

Setelah mengelak masalah percobaan kabur, Insank juga menanggapi dugaan korupsi uang sumbangan Toba untuk biaya operasi plastik Ratna. Setelah semuanya selesai diperiksa oleh pihak kepolisian, tim kuasa hukum berjanji akan membeberkannya secara transparan.

"Kalau itu saya belum bisa jawab hari ini. Nanti aja setelah BAP, apakah itu akan dicuatkan. Kami akan buka kok, selaku kuasa hukum kami akan terbuka dalam persoalan ini," sambungnya.

2. Akan Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan

Atas tindak kriminal yang dilakukannya, Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara. Jika vonis sudah resmi turun, pihak kuasa hukum pasti akan memperjuangkan Ratna.

"Kalau dilakukan penahanan, kami akan meminta permohonan penangguhan, karena kami menilai ibu RS ini sangat kooperatif. Apalagi usia beliau sudah tua, mau ke mana sih?" pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING