Penipuan di Indonesian Top Model 2015 Libatkan Miliaran Rupiah
Pieter Ell © KapanLagi.com®/Hendra Gunawan
Kapanlagi.com - Sebuah kasus penipuan baru saja terjadi di ajang yang sudah melahirkan puluhan model top seperti Arzeti Bilbina, Rico Tampati dan masih banyak lainnya, yakni Indonesian Top Model. Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) selaku penyelenggara diduga ditipu oleh PT Pranada Indonesia saat menyelenggarakan ajang Indonesian Top Model 2015. Setelah Indonesian Top Model 2015 digelar dan merilis 10 nama sebagai pemenang, PT Pranada Indonesia selaku investor tidak memenuhi janjinya yang (katanya) akan memberi hadiah. Tak main-main, jumlah hadiah yang dibicarakan adalah miliaran rupiah, sebuah angka yang tidak kecil tentunya. Walhasil, hadiah pun ditalangi oleh YAPMI. "Terkait kerjasama antara YAPMI dengan PT Pranada Indonesia yang ditandatangani pada 28 Maret 2015 bernilai kontrak Rp 13 miliar. Kerjasama dengan Rizky Firmansyah selaku Direktur PT Pranada Indonesia. Semua biaya yang dijanjikan Pranada tidak pernah dicairkan ke YAPMI," terang Pieter Ell kuasa hukum YAPMI di kawasan Rawamangun, Jakarta, Kamis (12/11).
Pieter Ell ikut perjuangkan hak para peserta Indonesian Top Model © KapanLagi.com®/Hendra GunawanJangan Lewatkan!
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/gtr/gtr)
Advertisement
