SELEBRITI

Penuhi Panggilan Terkait Dugaan Kasus KDRT Dengan Istri, Jonathan Frizzy: Saya Sih Maunya Baik-Baik Saja

Selasa, 07 September 2021 15:57

Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Pesinetron Jonathan Frizzy baru saja memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). Pemain sinetron "Bunga di Tepi Jalan" ini diperiksa sebagai terlapor atas laporan istrinya, Dhena Devanka, terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ijonk sapaan akrab Jonathan Frizzy datang ke Polres Metro Jakarta Selatan didampingi oleh tim kuasa hukum dan juga pamannya, Benny Simanjuntak. Selesai menjalani pemeriksaan, Ijonk membantah lakukan KDRT seperti yang dituduhkan istrinya beberapa waktu lalu.

"Saya cuma mau bilang ini kan urusan rumah tangga ya, saya sih maunya baik-baik aja. Saya cuma dateng ke sini cuma bela diri dari tuduhan ke saya yaitu KDRT," kata Ijonk di Polres Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). "Baik gimana pun juga Dhena kan ibu dari anak-anak saya, tapi kan saya juga di sini membela diri atas tuduhan itu biar clear masalahnya," sambung Jonathan Frizzy.

1. Diperiksa Penyidik

Kurang lebih empat jam artis 39 tahun itu diperiksa penyidik. Ayah tiga anak ini mengaku tidak banyak mendapatkan pertanyaan dari polisi terkait kasus laporan Dhena Devanka. "Ya, nggak banyak kok (pertanyaannya), hanya belasan," katanya.

Lebih lanjut Jonathan Frizzy mengatakan, tujuan kedatangannya ke Polres Jakarta Selatan hari ini, tidak lain hanya untuk memberikan klarifikasi kalau dirinya tidak pernah melakukan KDRT. "Ya sudah sekali lagi saya di sini mengklarifikasi tidak ada berita yang simpang siur itu benar, saya tidak lakukan KDRT," kata Ijonk.

2. Tak Membawa Bukti Apa-Apa

Pada kesempatan yang sama Yohan Kristianto, selaku kuasa hukum Ijonk mengatakan bahwa pihaknya tidak membawa bukti apa-apa untuk diserahkan kepada penyidik hari ini. Sebagai warganegara yang baik, kliennya akan terus mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Kalau untuk masalah bukti saya sangat menghormati jalannya proses hukum ini, di dalamnya proses hukum ini kita tidak bisa membeberkan hingga penyidikan selesai," tutup Yohan Kristianto.


REKOMENDASI
TRENDING