Pilih Grup Qasida Nurul Syifa Untuk Iklan, Dimas Djay: Mereka Bocor-Bocor

Kamis, 17 Mei 2018 15:50 Penulis: Wulan Noviarina
Pilih Grup Qasida Nurul Syifa Untuk Iklan, Dimas Djay: Mereka Bocor-Bocor Nurul Syifa ©instagram/dimas.djay

Kapanlagi.com - Mengusug tema qasidah di iklan buatannya, Dimas Djayadiningrat pun mencari grup asli sebagai talent. Ada dua grup yang dicasting oleh Dimas, namun yang akhirnya lolos adalah grup Nurul Syifa asal Duren Sawit.

Menurut Dimas, ia sengaja mencari grup asli, karena jika tidak begitu justru jadi lebih susah. Dan karena grup qasidah sangat sibuk, ia hanya mendapatkan dua pilihan, dan Nurul Syifa menjadi opsi sempurna.

"Saya pilih yang satu ini karena yang satu lagi agak serius-serius. Kalau ini lebih bocor-bocor, makan mulu. Badannya besar-besar, udah gitu makan mulu. Statusnya juga macam-macam. Ada yang baru kawin dua kali, ada yang janda. Makanya kacau-kacau, bocor-bocor orangnya, jadi lucu. Kitanya juga senang. Mereka juga baik-baik banget. Saya casting karena orangnya bocor, jadi saya berani untuk naruh di mana-mana. Kalau orangnya galak, ditaruh di atas angkot malas juga. Dan baiknya lagi, mereka meninggalkan perlombaan loh. Karena sejuurnya mereka lagi lomba, terus mereka cancel semi casting ini," ungkap Dimas ketika dihubungi KapanLagi.com via telepon, Kamis, (17/5).

Grup Nurul Syifa terpilih karena kocak ©instagram/dimas.djayGrup Nurul Syifa terpilih karena kocak ©instagram/dimas.djay

"Dan itu suara mereka asli. Cuma lagunya dari kita yang bikin, liriknya aku yang bikin. Semua liriknya aku yang bikin, itu semua ngarang bebas saya juga tuh. Liriknya bikin dua harian. Saya juga nggak ahli-ahli banget. Memang saya pergunakan ketidakahlian saya itu, cemen aja sih bikin liriknya. Tapi saya juga nggak mau melenceng terlalu jauh. Qasidah kan nggak jauh dari nasihat, pengalaman hidup. Isinya juga paling ada Alhamdulillah atau Astagfirullah. Itu pun saya tidak menyalahi penggunaannya, semua baik-baik aja sih," lanjut ayah satu anak ini.

Di sisi lain Dimas ingin memberikan pesan bahwa kerja jangan terlalu banyak. Jangan melupakan orangtua. Namun di iklan Ramayana ini semuanya dibalut dengan komedi.

(kpl/rhm/phi)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING