Poppy Dharsono: Anak Pak Moerdiono Harus Minta Maaf

Sabtu, 21 Juli 2012 11:01 Penulis: Darmadi Sasongko
Poppy Dharsono: Anak Pak Moerdiono Harus Minta Maaf Poppy Dharsono
Kapanlagi.com - Setelah tuduhan tinggal serumah tanpa ikatan pernikahan dengan almarhum Mantan Menteri Sekretaris Negara, Moerdiono tidak terbukti, desainer yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Poppy Dharsono menuntut anak-anak tirinya untuk meminta maaf.

Anggota DPD asal Jawa Tengah itu dinyatakan tidak bersalah oleh Badan Kehormatan atas pengaduan anak-anak Moerdiono.

"Kepada anak-anak almarhum Pak Moer, saya berharap mereka segera meminta maaf dan mengklarifikasi tuduhannya atas diri saya kepada masyarakat luas, serta merehabilitasi nama baik saya sebagaimana yang diputuskan oleh BK," ujarnya, saat dihubungi wartawan via telpon Jumat (20/7).

"Terutama meminta maaf kepada almarhum ayah mereka, atas tindakan mereka yang dengan sengaja dan sadar telah memfitnah dan mencoreng kehormatan serta nama baik ayahnya yang telah meninggal dunia," sambung Poppy.

Tidak cukup sampai di situ, Poppy juga meminta kepada pengacara anak-anak Moerdiono yang melaporkan dirinya untuk kembali belajar hukum. Keluarnya keputusan Badan Kehormatan yang telah disahkan melalui sidang paripurna DPD RI tanggal 12 Juli lalu itu, menunjukkan kalau pengacara para pengadu tidak memahami aturan konstitusi yang berlaku.

"Saya menilai mereka telah salah langkah, salah alamat dan salah kaprah mengadukan saya ke BK.  Untuk itu saya menyarankan kepada mereka untuk belajar lebih banyak lagi mengenai soal tata tertib, peraturan hukum dan konstitusi di negara kita, agar ke depannya tidak terulang kembali kejadian seperti sekarang ini," ujarnya.

Bagi Poppy, rangkaian sidang yang sudah dilakukan oleh Badan Kehormatan DPD, yang merupakan alat kelengkapan dari lembaga resmi negara, sebagai sebuah kesempatan berharga untuk membantah dan menjelaskan secara ilmiah dan bertanggung jawab kepada masyarakat luas, bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

"Terutama (menjelaskan) pada konstituen saya di Jawa Tengah, bahwa, berita negatif yang berkembang mengenai kehidupan pribadi saya selama ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

(kpl/adt/dar)

REKOMENDASI
TRENDING