Puluhan Artis Ikut Kampanye Anti-Pemiskinan Global

Kapanlagi.com - Puluhan artis terkenal ikut dalam kampanye antipemiskinan global yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di seluruh negara termasuk Indonesia. Kampanye ini digelar secara serentak pada hari ini, (Rabu, 17/10/2007), di seluruh kota besar dan beberapa kota kecil di Tanah Air."Semua artis penyanyi dan bintang film ikut menyuarakan dukungan melawan kemiskinan dan mendukung 'Tujuan Pembangunan Milenium' di seluruh dunia," kata Wilson T.P. Siahaan selaku Ketua Fasilitator Nasional Kampanye Bangkit dan Suarakan, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa malam (16/10).Menurutnya, kepedulian artis penyanyi dan bintang film maupun sinetron sangat tinggi untuk berpartisipasi dalam kampanye tersebut.Di Jakarta, katanya, kampanye antara lain akan digelar di "ground floor" pusat belanja Senayan City, di Taman Menteng, dan di di Taman Impian Jaya Ancol.Kampanye Senayan City akan melibatkan artis-artis semacam Laudya Chintya Bella, Valerina Daniel, Indra Bekti, Olga, Lydia, Catherine Wilson, Maylaffaiza, Dwi Andika, Teuku Wisnu, Ussy Sulistiawaty, Jupiter Fortissimo, Adi Kurdi, Dimaz Andrean, Shanty, Restu Sinaga, Imelda Therin, Tesadesrada Ryza, Verlita, Nena Rossier, Talitha Latif, Ecoutez, Feri Element, Antique Band, Faro Band, dan Sweet Hurricane Band.Artis yang bakal ambil bagian dalam kampanye di Taman Menteng di antaranya Luna Maya, Dian Sastrowardoyo, dan Wong Pitoe.Sementara itu, kampaye di Ancol bakal digelar di Pangung Pantai Carnaval, yang sekaligus merupakan ajang konser musik Slank bersama sejumlah artis, antara lain Denada, Uut Permatasari, dan Nirina Zubir.Kampanye secara serentak dimulai pukul 15.00-17.00 WIB.Berantas penyebabnyaKampanye Anti-Pemiskinan Global dicanangkan badan dunia UNDP (United Nation Development Program), dan bertujuan Pembangunan Milenium di seluruh dunia.Salah seorang tokoh kampanye di Indonesia, Erna Witoelar, yang hadir dalam jumpa pers, menjelaskan bahwa kata Pemiskinan berarti penyebab timbulnya kemiskinan."Jadi yang diserukan untuk diberantas adalah faktor-faktor penyebab timbulnya kemiskinan, bisa di bidang pendidikan, kesehatan, dan sebagainya," katanya.Kampanye ini, katanya, merupakan yang kedua kali diselenggarakan di Indonesia sejak tahun lalu."Yang dijaring adalah pernyataan atau komitmen masyarakat yang peduli pada upaya-upaya pemberantasan kemiskinan," katanya.Tahun lalu, jumlah komitmen yang terkumpul baru mencapai 45.000 suara, dan tahun ini diharapkan jumlah itu bisa meningkat berlipat ganda. Jumlah itu termasuk 23 juta suara yang terkumpul di seluruh dunia."Tahun lalu kita baru ikut pertama kali. Tahun ini saya yakin jumlahnya pasti jauh di atas itu. Dari Ancol saja pasti sudah berlipat ganda," katanya.Ia juga mengatakan bahwa artis nasional tidak hanya berkampanye di Jakarta tetapi juga di daerah, termasuk pasangan Ari Sihasale-Nia Zulkarnaen, dan Nugie yang akan berkampanye di NTT dan NTB.Selain di kota provinsi, kampanye juga diadakan di beberapa kota kecil seperti Tarakan, Kalimantan dan Sukabumi, Jawa Barat.Menjawab wartawan, Erna mengatakan bahwa upaya pemberantasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah sudah cukup baik, terlihat dari dana yang dianggarkan di DPR."Hanya saja dalam pelaksanaan masih ada yang tidak tepat sasaran. Tidak sedikit bantuan yang diterima oleh masyarakat yang sebenarnya tidak membutuhkan," katanya.Sementara Cynthia Lamusu, juga hadir dalam jumpa pers, menyatakan dirinya mewakili AB Three dan mereka sudah sejak tahun lalu ikut berpartisipasi."Memberantas kemiskinan harus dilakukan oleh semua orang, tidak bisa sendiri-sendiri," katanya, setengah mengimbau agar komunitas wartawan juga ikut menyuarakan anti pemiskinan. 

(kpl/rit)

Rekomendasi

Trending