Rans dan TVRI Angkat Kisah Humanis Atlet Jelang Asian Games 2026
Nagita Slavina kala jumpa pers Asian Games 2026 © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
RANS Entertainment menggandeng TVRI untuk menyambut Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menyoroti sisi humanis perjuangan atlet Indonesia. Tak hanya soal pertandingan, kolaborasi ini menyiapkan beragam konten yang mengisahkan latihan keras, penanganan cedera, hingga pengorbanan meninggalkan keluarga agar publik memahami proses panjang di balik raihan prestasi.
"Kami rindu bahwa teman-teman atlet itu mereka boleh merasa tidak sendirian. Sering kali orang melihat atlet itu dikenal karena medalinya, karena prestasinya. Padahal sebenarnya mereka itu berjuang dari jauh-jauh hari," ujar Anggy Pasariby, Deputi 3 Media Asian Games Nagoya Tim Indonesia saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (03/09/2026). p>
Rencana distribusi materi juga memasukkan konten behind the scenes yang menelusuri perjalanan atlet sebelum berlaga di Jepang. Pendekatan ini diproyeksikan memperlihatkan proses disiplin dan ketekunan yang kerap tak terlihat di layar pertandingan.
Advertisement
"Bagaimana orang tua akan memberangkatkan anak-anaknya itu sudah masuk dalam list kami. Dan kami juga mohon dibantu Kang Vicky dan juga Mbak Gigi serta teman-teman supaya cerita-cerita ini bisa diketahui oleh masyarakat luas," ujar Anggy Pasariby.
1. RANS Andalkan Platform Digital Untuk Cerita Personal Atlet
RANS Entertainment menilai platform digital efektif menghadirkan cerita personal para atlet secara dekat, mulai dari masa persiapan hingga keberangkatan ke Jepang. Konten akan dipublikasikan melalui media sosial agar perjalanan mereka tersaji lebih intim kepada penonton.
Pendekatan ini diharapkan ikut menguatkan kondisi psikologis para atlet yang tengah berlaga jauh dari tanah air. Rasa didukung keluarga dan publik melalui layar menjadi tambahan motivasi yang berharga bagi mentalitas bertanding.
"Mungkin nanti kita bisa bikin ya itu tadi banyak ide-ide kreatif yang bisa kita jalankan nanti di penayangan-penayangan ini supaya juga semangatnya atlet ini bisa sampai ke penonton dan support penonton juga pengennya bisa sampai juga ke atlet," ujar Nagita Slavina, CEO Rans Entertainment.
"Bukan hanya sekadar satu arah aja, cuman menurut aku digital ini menjadi mungkin gitu sekarang untuk bisa jadi dua arah antara yang ada ditonton dan yang menonton," sambungnya.
2. TVRI Menyapa Keluarga Atlet Minim Akses Internet
Kehadiran TVRI dipandang krusial untuk menjangkau keluarga atlet di daerah yang terkendala akses internet. Dengan begitu, dukungan kepada atlet tetap bisa mengalir melalui siaran televisi yang mudah diakses.
"Mudah-mudahan teman-teman atlet secara fisik mereka sudah sehat tapi secara psikologis dan secara mental mereka lebih dikuatkan lagi bahwa ketika mereka bertanding ada orang tua mereka di daerah yang mungkin nggak punya internet tadi kata Mbak Gigi, mereka masih bisa nonton lewat TVRI," ujar Anggy Pasariby.
Asian Games 2026 akan diikuti atlet Indonesia dalam 35 cabang olahraga. Persiapan teknis dan nonteknis terus dikerjakan agar seluruh atlet dapat tampil maksimal membawa nama Indonesia.
"Kita juga minta nanti doa semuanya berdoa untuk supaya atlet kita juga berjuang dengan baik. Itu juga kemarin kita bilang ayolah tampilkan yang terbaik buat Indonesia biar kita bangkit sekali semangatnya," ujar Linda Wahyudi dari IM Sport.
Seluruh tayangan Asian Games 2026 dari kolaborasi RANS Entertainment dan TVRI akan tersedia gratis. Sinergi ini diharapkan semakin mendekatkan masyarakat dengan perjuangan para atlet Indonesia.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/far/phi)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
