SELEBRITI

Rey Utami Hapus Wawancara dengan Galih Ginanjar Atas Permintaan Barbie Kumalasari

Jum'at, 05 Juli 2019 15:06 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Rey Utami - Galih Ginanjar - Barbie Kumalasari © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Video wawancara Rey Utami bersama Galih Ginanjar yang terunggah di channel Youtube Reyben Entertainment mendadak viral. Bahkan berbuntut panjang setelah Fairuz A Rafiq membuat laporan ke polisi terkait statement Galih mengenai Ikan Asin.

Setelah dilaporkan, video wawancara tersebut mendadak hilang. Banyak yang menduga karena Rey ketakutan. Namun ternyata diturunkan atas permintaan Barbie Kumalasari.

"Kalau video itu dihapus memang diminta oleh Kumala untuk diturunkan saja. Meski dihapus bukan menghilangkan barang bukti karena datanya masih disimpan," kata Farhat Abbas selaku kuasa hukum Rey Utami ditemui di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

 

1. Fairuz Harusnya Berterima Kasih

Melihat viralnya video wawancara dengan Galih Ginanjar, menurut Farhat Abbas harusnya Fairuz A Rafiq berterima kasih pada channel milik Rey Utami dan Pablo Benua. Karena dari situ Fairuz bisa melihat seperti apa Galih memandang dirinya sebagai mantan istri.

"Harusnya berterima kasih kepada media ini (Youtube), bahwa sikap dan omongan Galih seperti ini terhadap mereka (Fairuz). Kalau selama ini Galih misalnya ngomong kepada orang-orang dan itu tidak ada buktinya, ya itu dilaporkan si Rey sama Pablo. Kalau hanya rekaman kayak gini ya harusnya berterima kasih kepada Pablo dan Rey yang merekam, mendokumentasikan," urainya.

2. Galih Berhati-Hati

Banyak yang menyalahkan Rey Utami karena tidak mengedit statement mengenai ikan asin. Menurut Farhat Abbas, harusnya Galih Ginanjar yang berhati-hati dalam menceritakan sesuatu masalah.

"Walau yang mengedarkan video, tapi ini kan mata pencaharian, pekerjaan mereka sebagai youtuber yang mempunyai media itu. Harusnya si Galih yang lebih berhati-hati untuk berbicara. Ini kan orang yang samperin, datang ke tempat dia, dan memang akan dipublikasikan, harusnya dia sudah tahu. Selama ini juga kalau ada tayangan TV, media sosial, bukan pemilik akun itu yang nyebarin, adalah orang yang punya niat untuk sebarin, dipotong dan lain-lain," tutup mantan suami Nia Daniaty tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING