SELEBRITI

Rey Utami Mengaku Risih Dengan Yang Dikatakan Galih Ginanjar Soal 'Ikan Asin'

Rabu, 03 Juli 2019 23:05 Penulis: Dhimas Nugraha

Rey Utami dan Pablo Benua ©KapanLagi.com/Nurwahyunan

Kapanlagi.com - Ucapan Galih Ginanjar dalam video youtube tentang 'ikan asin' Fairuz A Rafiq menyeret beberapa nama. Bukan hanya Galih Ginanjar, tapi juga Pablo Benua dan Rey Utami selaku pemilik akun youtube dilaporkan ke polisi oleh pihak Fairuz.

Benua dan Rey Utami yang merasa tak bersalah akhirnya melaporkan pihak Fairuz ke polisi dengan menggandeng Farhat Abbas sebagai kuasa hukum mereka.

Dalam keterangannya, Farhat Abbas mengatakan jika kasus Galih-Kumala dan Pablo-Rey Utami adalah kasus yang berbeda.

"Kasus Pablo dengan itu dan Kumala dengan itu, bukan satu kesatuan, tapi itu terpisah, perbuatannya berdiri sendiri. Itu catatan, jadi apa yang dilakukan dia seperti umumnya di media sosial. Ini masih mending mereka yang melaporkan, bisa-bisa dilaporkan Youtube lagi," kata Farhat Abbas saat ditemui di Krimsus Polda Metro Jaya, Selasa (2/7)

 

 

1. Rey Utami Merasa Risih

Dalam video yang sudah sudah dihapus tersebut, tampak Rey Utami dan Galih Ginanjar berbicara tentang mantan istri Galih. Ketika perbincangan mengarah ke bagian intim, Rey mengatakan jika ia sedikit risih dengan pengakuan Galih.

Kalo sebagai wanita ya risih, tapi disitu aku kan sebagai presenter jadi aku harus menanyakan jawaban-jawaban Galih itu," tutur Rey Utami.

Kendati risih, Rey Utami tak memotong pembicaraan Galih karena itu bagian dari konten.

"Ya itu kan konten ya, di konten itu semua orang yang mau nyampah ya silahkan. Kan kita dari awal sudah bilang 'kalo yang tidak ingin disampaikan, tidak usah disampaikan. Kalo tidak ingin dijawab ya tidak apa-apa'," sambungnya.

2. Jangan Dibesar-Besarkan

Menurut Farhat Abbas sendiri, sebagai kuasa hukum Rey dan Pablo mengatakan jika masalah 'ikan asin' itu adalah masalah rumah tangga Galih.

"Ini kan masalah rumah tangga, saran saya tidak usah di besar-besarkan. Karena itu semakin dibesarkan semakin menjadi aib, tinggal diklarifikasi saja. Dan buat Fairuz, ini kan seperti asusila kan. Harusnya dirahasiakan bukan dibesar-besarkan," papar Farhat.

(kpl/apt/dim)


REKOMENDASI
TRENDING