SELEBRITI

Roro Fitria Bawa Bunga & Tanah Pusara, Jadi Pengganti Kehadiran Ibunda

Kamis, 18 Oktober 2018 15:45 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Roro Fitria membawa bunga dan tanah pusara ibunda © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Dalam lanjutan sidang kasus narkoba yang melibatkan dirinya ini, terlihat Roro Fitria  membawa bunga dan tanah pusara dari makam sang ibu. Ia membawanya bukan tanpa alasan. Hal ini Roro ungkap sebagai kenang-kenangan dari sang ibu untuknya.

Tak hanya menjadi kenangan, hal ini juga sebagai bentuk dukungan sang ibu untuk dirinya. Bahwa sang ibu selalu berikan support. Seperti sebelum-sebelumnya, ibunda Roro yang hadir di persidangan Roro.

"Saya selalu membawa kenangan terakhir dari bunda, yaitu bunga dan tanah pusara dari makam," ungkap Roro Fitria pada sidang narkotika agenda Duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

"Belum saya pindahkan karena baru datang dari Jogja (sambil bukain barangnya), ini kenangan terakhir dari bunda. Kemaren yang saya ambil bunga, di bawahnya ada tanah dari pusara makam bunda. Ini merupakan simbolis adanya jiwa bunda ada di mana-mana, support bunda, selalu ada. (Nangis lagi) karena Bunda sangat berarti bagi saya," lanjutnya.

1. Seakan Ibunya Berada Dekat

Dengan adanya bunga dan pusara ini diharapkan sang ibu selalu berada dekat dengan dirinya. Apalagi kala cobaan yang kerap mendera ini, Roro yakin bisa dikuatkan dengan membawa kenangan ini. Meski kini sang ibu tak bisa lagi di sampingnya, bunga tersebut bisa menggantikannya.

"Saya ingat ketika waktu almarhum bapak saya memberikan kenang-kenangannya. Dan ini kenang-kenangan dari bunda saya, akan mengganti keberadaan bunda, kasih sayang bunda, semuanya ada di sini. Semoga Allah SWT selalu menguatkan," ujar Roro.

2. Kisah Dukungan Ibu Untuk Roro

Setelah dirinya pergi ke pemakaman ibunya, kini sidang lanjutan atas kasus narkobanya masih berlanjut. Maka dari itu ia meminta doa agar berjalan lancar dengan putusan vonis yang tidak memberatkan.

"Saya ucapkan terima kasih pada temen-temen media yang juga menjadi saksi kebersamaan detik-detik terakhir bersama bunda. Sangat luar biasa cobaan yang saya alami, mohon temen-temen semua doakan saya supaya diberikan kekuatan dan bisa menjalani proses sidang dengan baik. Dan semoga hasil sidang hari ini berjalan lancar dan vonisnya ringan, amin," ungkap Roro.

Di persidangannya kali ini ada yang membuatnya merasa bertambah sedih. Jika setiap persidangan sang ibu selalu menemani, namun sekarang tak lagi. Ia pun bercerita bagaimana ibunda selalu hadir meski dalam kondisi yang tak sehat. 

Bagaimana ibunya yang jauh-jauh dari Jogja ke Jakarta untuk berikan support untuknya. Hal ini buat Roro merasa bersalah.

"Hari ini merupakan hari pertama sidang saya tanpa kehadiran bunda. Rasa saya sangat-sangat sedih karena ruang atmosfer sidang ini menjadi saksi bisu bagaimana bunda rasa sayangnya kepada saya anak bungsunya dengan rasa yang sakit, tertatih-tatih dengan kursi roda, jauh-jauh dari jogja datang ke jakarta, di tengah sakit strokenya. Dan hilang hari ini semuanya hilang," ucap Roro.

3. Roro Menangis Teringat Sang Ibu

Bahkan di persidangan pun Roro masih mengangis, mengenang sang ibu. Yang ia lakukan kini hanya bisa berdoa agar segala urusannya dapat selesai. Tak lupa ia juga berikan doa pada ibunda di atas sana.

"Saya berdoa dan berdoa, saya duduk tadi di situ biasanya sebelah kanan saya ada mama saya, saya pegangin tangannya, cium tangannya, saya selalu bilang minta maaf, sekarang udah ngga ada di belakang saya. Tapi saya yakin bunda ngeliat sekarang (sambil sesunggukan nangis)," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING