CLOSE

Ruben Onsu Ingin Bareng Anak Kala Ultah, Namun Tak Terwujud

Ruben Onsu Ingin Bareng Anak Kala Ultah, Namun Tak Terwujud
Ruben Onsu pakai kemeja biru © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Gagalnya mediasi antara Ruben Onsu strong> dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyisakan satu hal yang ditekankan Ruben, ia hanya ingin waktu berkualitas bersama anak-anaknya, terutama di momen ulang tahun.

"Karena permintaan Ruben nggak banyak kok. Dia hanya ingin punya waktu quality time dengan anak-anaknya, seperti pada waktu ulang tahun," ujar Minola Sebayang saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Hari Rabu (19/08/2026).

Menurut Minola, keinginan sederhana itu belakangan sulit diwujudkan karena adanya syarat-syarat baru dari pihak Sarwendah. Ruben juga menginginkan pertemuan langsung tanpa perantara teknologi seperti WhatsApp untuk momen- momen penting bersama anak.

1. Ruben Onsu Ingin Pertemuan Langsung, Bukan Via WhatsApp

Minola menyebut salah satu usulan yang diajukan adalah anak-anak bisa diantar oleh babysitter ke perayaan ulang tahun, agar dapat mengucapkan langsung kepada ayahnya tanpa harus lewat pesan.

"Apa salahnya anak-anak dikirim dengan babysitter-nya misalnya seperti itu untuk hadir di situ merayakan mengucapkan langsung, tidak harus by WhatsApp ya ke ayahnya," sambungnya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai mediasi buntu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Menurutnya, pertemuan tatap muka menjadi prioritas Ruben untuk menjaga kebersamaan dengan anak-anak di hari-hari spesial.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Dulu Tanpa Syarat, Kini Muncul Ketentuan Setelah Berpisah

Minola membandingkan situasi sekarang dengan momen sebelum keberangkatan Umroh. Kala itu, Sarwendah membawa anak-anak bertemu Ruben secara langsung tanpa prasyarat tambahan.

"Langsung misalnya seperti itu, seperti waktu dia membawa anak-anak bertemu Ruben sebelum Umroh, kan bisa saja. Dan itu ketika dia ingin menemui Ruben pada waktu Umroh pada waktu itu tidak ada syarat," ucap Minola.

Ia menambahkan, ketidakhadiran anak-anak di momen penting menjadi kekecewaan besar bagi Ruben. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa persyaratan baru tampak hadir sekarang, setelah keduanya berpisah.

"Dia nggak bilang, 'Saya mau anak-anak mau ngucapin selamat jalan selamat melaksanakan Umroh tapi kalau kamu nggak kalau kamu nggak memenuhi syarat ini kami nggak akan', nggak ada tuh. Kenapa sekarang harus ada hal-hal yang seperti itu? Apalagi pada waktu momentum ulang tahun," lanjutnya.

3. Hak Berkumpul 2–3 Hari Per Pekan, Mengacu Akta 39

Menurut penuturannya, bagi Ruben, waktu bersama anak adalah prioritas utama. Ia meminta pemenuhan hak berkumpul sebagaimana tercantum dalam Akta 39, yakni 2 sampai 3 hari setiap minggu.

"Cuma masalahnya Ruben kan mengatakan, 'Saya hanya nggak minta banyak-banyak. Saya hanya pengen ingin punya waktu yang quality time dengan anak saya seperti pada waktu awal-awal perceraian'," kata Minola.

Permintaan tersebut ditegaskan kembali sebagai upaya menjaga rutinitas kebersamaan seperti pada masa awal-awal perceraian, dengan penekanan pada momentum ulang tahun dan hari-hari penting dalam keluarga.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/phi)

Rekomendasi

Trending