Russel Crowe Akui Pernah Jadi Target Penculikan

Kapanlagi.com - Kepada majalah GQ aktor asal Australia , Russel Crowe mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi target penculikan. Dalam wawancara dengan GQ, Crowe mengakui rencana penculikan ia dengar dari para agen FBI bersamaan pada saat dirinya akan mendapatkan Piala Oscar melalui film Gladiator tahun 2001 silam.

Wawancara dengan Crowe mengenai rencana penculikan yang gagal dipublikasikan oleh majalah GQ edisi Maret 2005 ini.

Crowe menjelaskan bahwa dirinya mulai didekat oleh para agen dari Biro Penyelidik Federal AS (FBI) pada bulan dimana ia menjadi nominator pada Piala Oscar melalui film Gladiator. FBI mengingatkan bahwa Crowe beda dalam ancaman sebuah kelompok.

"Saat itulah saya kali pertama mendengar organisasi kelomopk itu," jelas Crowe.

Karena adanya ancaman itu para agen FBI terus menguntit Crowe termasuk saat Crowe berada di London (Inggris) untuk melakukan peluncuran perdana film Proof Of Life.

Malah di acara Golden Globe, agen FBI itu terus memberikan perlindungan yang terus berlanjut saat Crowe melakukan pengambilan gambar dua buah, A Beautiful Mind dan Master and Commander.

Karena ancaman penculikan itulah akhirnya Crowe juga berusaha menjaga dirinya dengan merekrut seorang pengawal pribadi.

"Saya tidak pernah mengerti mengapa saya menjadi target," jelas Crowe kepada majalah GQ mengenai rencana penculikan dirinya yang gagal.

"Tiba-tiba saya melihat banyak agen FBI diseluruh tempat dimana saya berada."

Sejatinya rencana penculikan Russel Crowe mulai diendus oleh FBI pada 21 Januari 2001 silam saat dilangsungkanya Golden Globe dimana Crowe ketika itu kalah dari Tom Hanks yang menjadi aktor terbaik melalui film Castaway.

Sebulan berikutnya Crowe mampu mengungguli Tom Hanks dengan merebut aktor terbaik di Piala Oscar melalui film Gladiator.

Seorang jurubicara FBI mengatakan bahwa mereka pantas memberikan perlindungan kepada Crowe yang memang terancam.

"Kami mendapatkan informasi mengenai usaha penculikan itu, dan kami beranggapan hal itu merupakan sesuatu yang sangat serius," demikian ujar sang juru bicara FBI.

Bulan silam Crowe baru saja gagal melakukan pengambilan gambar film terbaru Eucalyptus yang rencananya akan ia bintangi bersama aktris asal Australia lainnya, Nicole Kidman. Kegagalan terjadi karena pihak produser menunda produksi film ini.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(jak/erl)

Rekomendasi
Trending