Sakit Selama 29 Tahun, Ibunda Erwin Gutawa Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agustus 2015 16:15 Penulis: Ahmat Effendi
Sakit Selama 29 Tahun, Ibunda Erwin Gutawa Meninggal Dunia Erwin Gutawa ©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Kabar duka datang dari composer Erwin Gutawa, sang Ibu Sariati Gutawa (80 th) pagi ini pukul 4.49 WIB menghembuskan nafas terakhirnya di RS Siloam, Jakarta. Saat ditemui di rumah duka di Cinere, Depok pada (18/08), Erwin sempat menuturkan tentang penyakit sang ibu.

"Ibu awalnya sudah menderita diabetes, sudah 29 tahun lebih, jadi komplikasi dan sudah dua bulan terakhir dirawat di rumah sakit. Keadaan empat hari lalu itu sempat membaik. Tapi ternyata tiga hari lalu drop," ungkap Erwin dengan masih diliputi duka mendalam.

Menurut Erwin, ibunya adalah wanita yang sangat kuat dan sosok paling berjasa dalam hidupnya. Sejak Erwin masih kecil, ibunya merawat dirinya seorang diri sebagai single mother. Ia pun merasa sangat kehilangan atas kepergian ibunya.

Ibunda composer Erwin Gutawa meninggal di usia 80 tahun. ©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoIbunda composer Erwin Gutawa meninggal di usia 80 tahun. ©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Kami deket banget sama dia, tapi ketika sakit dia berjuang banget untuk sembuh, mungkin ini yang terbaik buat beliau. Kita sepakat kagum sama ibu, saat kecil kita dibesarkan sama ibu seorang diri, karena ayah meninggal sejak umur saya 8 tahun," tuturnya.

Perjuangan sang ibu pun tidak sedikit, Erwin yang mampu sukses seperti sekarang adalah hasil didikan almarhum. Karakter sang ibu pun menjadi hal yang diwarisi oleh anak-anaknya.

"Ibu benar-benar berjuang untuk kita. Kebayang betapa sulitnya menjadi seorang single mother tanpa warisan dan bisa membesarkan kami. Karakter ibu kuat berjuang dan selalu ke mana-mana sendiri," ungkapnya.

Rencananya almarhumah Sariati Gutawa akan dimakamkan di TPU Astana Anyar, Jl. Bojongloa, Panjunan, Bandung. Makam tersebut adalah makam keluarga, dan sang ibu juga berharap makam ayahnya dipindahkan.

"Atas permintaan beliau, ada makam keluarga. Beliau juga pernah berwasiat, kalau meninggal minta dikubur di sana dan mau makam ayah yang dimakamin di Karet dipindahin juga ke Bandung," pungkas Erwin.

(kpl/rhm/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING