Selama Jadi Ibu Negara, Ani Yudhoyono Terus Berpedoman Kepada SBY

Senin, 09 Juli 2018 09:30 Penulis: Ferry Sanjaya
Selama Jadi Ibu Negara, Ani Yudhoyono Terus Berpedoman Kepada SBY Ani Yudhoyono © Kapanlagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Ani Yudhoyono mulai menjabat sebagai ibu negara sejak sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi presiden RI dua priode pada tahun 2004 sampai 2014. Ketika pertama kali merasakan sebagai ibu negara, Ani Yudhoyono langsung bertanya-tanya kepada staff kepresidenan, tanggung jawab apa yang dia dapat selama menjadi istri seorang presiden.

"Ketika pertama kali jadi ibu negara tahun 2004, saya tidak tahu tugas saya. Yang menadapatkan kepercayaan besar sebagai presiden RI keenam. Saya pernah tanya ke staff presiden tanggung jawab sebagai ibu negara. Jawaban yang saya terima ibu negara mendampingi tugas presiden di dalam dan luar negeri," kata Ani Yudhoyono dalam acara peluncuran buku ANI YUDHOYONO 10 TAHUN PERJALANAN HATI di JCC, Senayan, Minggu (8/7/2018).

Merasa kurang yakin tanggung jawab seorang ibu negara hanya mendampingi presiden, Ani Yudhoyono sampai mencari tahu lebih dalam. Apalagi, Ani sendiri belum pernah mempunyai pengalaman menjadi ibu negara.

"Tetapi saya tetap penasaran, mungkin ada berkas-berkas yang pernah ada, berkas-berkas ibu negara (sebelumnya). Tapi tidak ada, ke mana lagi kita mau belajar, tidak ada sekolah khusus ibu negara," katanya.

Ani Yudhoyono © Kapanlagi/Agus ApriyantoAni Yudhoyono © Kapanlagi/Agus Apriyanto

Namun, berjalannya waktu dia pun akhirnya mendapat jawaban tanggung jawab sebagai ibu negara itu seperti apa.

"Akhirnya kepada presiden agar tidak salah, beliau lah bapak SBY jadi pedoman, agar bisa sejalan bisa memajukan negeri ini baik suka maupun duka. Lalukan lah yang inspiratif. Tidak boleh berbisnis dan tidak berpolitik praktik. Rambu-rambu yang ditetapkan SBY saya patuhi," kata Ani.

Ani yang mempunyai pengalaman berorganisasi, akhirnya bisa menjalankan tugas-tugas ibu negara.

"Pengalaman saya berorganisasi sudah cukup memberi bekal buat saya mana bekal yang positif dan inspiratif. Pada waktu itu saya langsung mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum partai Demokrat. Setelah itu total saya menjalankan tugas sebagai ibu negeara. 10 tahun yang penuh gejolak dan emosi, kekuatan batin, kesabaran, Alhamdulillah bisa saya jalani," tutup Ani.

(kpl/far/frs)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING