SELEBRITI

Selamat Dari Tsunami, Begini Cerita Ade Jigo Terjebak di Gorong-Gorong

Sabtu, 05 Januari 2019 19:17 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Ade Jigo credit: Instagram.com/adejigo

Kapanlagi.com - Dasyatnya tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung beberapa waktu lalu masih terus membayangi, setidaknya dalam benak Ade Jigo, salah satu orang yang berhasil selamat besama anak-anaknya.

Ia bersama kedua anaknya berlari menuju sebuah gorong-gorong saat tsunami terjadi. Ternyata gorong-gorong itu terdapat dalam sebuah reStoran. "Jarak dari panggung sampai terdampar itu 100 meter sampai ke resto. Dan itu saya bisa tahu kalau itu bak kontrol atau pembuangan kolam renang setelah Wali Care memvideokan. Dia tanya ke saya 'Bang Ade di sini bukan?' (Saya jawab) 'iya'," tuturnya saat dijumpai di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/1) lalu.

1. Bercampur Air dan Solar

Ade juga ceritakan betapa ia bersama para korban lain harus bercampur dengan air dan solar dalam gorong-gorong tersebut. "Saya kebayang lebih dari 10 orang (di dalam) namun kita gak tahu siapa. Gelap dan itu air udah campur solar genset aromanya udah bau solar," terang Ade.

Setelah terjebak, ia lantas melihat sebuah tali yang mengarahkannya ke permukaan. "Untungnya ada tali yang melintas di depan saya sampai saya mentok saya pegangan saya naik ke atas. kalau gak ada tali itu (saya) tenggelam, air masih di atas kepala," lanjutnya.

Ade lantas berpegangan pada tali dan mendahulukan anaknya. "Saya pegangan tali, anak saya biar naik dulukan baru saya naik. Dan anak saya gak nangis cuma batuk-batuk aja, memang sempet muntah di situ," tambah Ade.

2. Dengar Orang Ceramah

Nggak cuma terjebak, Ade juga mengaku mendengar orang ceramah kala itu. Menurutnya, kejadian itu tampak seperti terjadi di dunia lain. "Jadi kalau saya pribadi menyimpulkan dari saya aja ya, menurut saya, saya bukan di dunia lagi kayak ada di dua alam," ujarnya.

Ia seperti sedang dihadapkan pada 2 pilihan, lanjut di dunia atau mau lanjut ke akhirat. Ade juga jelaskan, para korban yang lain tampak begitu tenang dan nggak ada yang panik. "Itu orang sebanyak itu dengan kondisi panik ketakutan gak ada yang teriak, gak ada yang minta tolong, gak ada yang nangis, dan pintu kebuka pun gak ada yang berebutan," ujar ayah 2 anak ini.

Ia lantas menyimpulkan bahwa Tuhan memberikannya kesempatan kembali hidup dan tanpa berebut, tinggal menunggu antrian saja.

3. 1 Lokasi Dengan Almarhumah Istri Ifan

Kondisi yang gelap dalam gorong-gorong bikin Ade sampai nggak menyadari bahwa ia berada di sana bersama almarhumah istri Ifan Seventeen. Seperti yang KLovers tahu, istri Ifan adalah salah satu korban meninggal dalam musibah ini.

"Informasi yang saya dapat, almarhumah istri Ifan Seventeen di situ, di banker itu. Saya setelah melihat katanya di sini. Tapi saya gak tahu, malam itu gelap gak tahu kalau ada orang yang saya kenal," terangnya.

4. Tim Evakuasi Datang

Cerita Ade berlanjut pada evakuasi. Menurut Ade, tim evakuasi dari Wali hadir pertama kali berikan pertolongan. "Kebetulan ada tim evakuasi dari manajemen saya dari Wali dan itu kalau buat saya tim pertama yang hadir karena jam tiga pagi mereka sudah hadir di klinik itu membawa ambulans dan logistik untuk dibagikan," tukas Ade.

Bahkan tim evakuasi Wali membantu lebih dulu ketimbang Basarnas. "Tim Wali Care itu memang stand by. Dan belum ada tim Basarnas yang lewat ya pada saat Wali Care menuju lokasi, ada teriakan 'air mau datang sirine bunyi itu peringatan', mereka lari baru tim Basarnas datang untuk clear area semuanya," tutup Ade.

(kpl/far/tdr)

Reporter: Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING