SELEBRITI

Semasa Hidup, Beginilah Sosok George Taka di Mata Jajang C Noer

Jum'at, 02 November 2018 20:56 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Jajang C Noer di pemakaman George Taka © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Kemarin (2/11) aktor senior Georga Taka dipanggil Tuhan. George menghembuskan napas terakhirnya pasca berjuang melawan sakit yang ia derita selama ini. Menurut sang istri, Desty Amalia, George meninggal karena serangan jantung.

Duka jelas dirasakan oleh orang-orang terdekat George Taka. Bukan hanya sang istri, tapi juga oleh sosok aktris senior negeri ini, Jajang C Noer yang tidak lain adalah saudara tiri almarhum George Taka.

Sepeninggalnya George Taka, berbagai kenangan lama tentang sosoknya kembali terngiang di kepala Jajang C Noer. Buatnya, George adalah sosok yang manja dan terbuka semasa hidupnya. "Manja orangnya. Suka ngadu ngadu, curhat curhat. Ah, (tentang) segala macem" ungkap Jajang C Noer saat dijumpai di Pemakaman Kempo, Jatiwaringin, Bekasi, Jumat (2/11/2018).

1. Suka ngeluh?

Semasa hidupnya George Taka dikenal sebagai sosok yang suka curhat. Hebatnya, meski dikenal sebagai orang yang terbuka, George tidak suka mengeluh. Kata mengeluh bahkan tidak terlintas di ingatan Jajang soal George.

"Ngeluh sih nggak. Cerita cerita, waktu masih kecil minta duit," sambung Jajang C Noer. Ya, George Taka bukanlah orang yang suka mengeluh. Bahkan ketika sakit jantung hingga memasang ring pun ia tidak mengeluh pada Jajang. "Nggak tahu juga. (George) Nggak ngasih tahu," lanjut Jajang.

2. Sosok yang baik

Terbuka dan tidak suka mengeluh. Bukan cuma itu sifat positif George Taka semasa hidup. Di mata Jajang, George Taka adalah orang yang amat baik. Ia tidak segan-segan menolong orang lain.

"Baik sekali, ringan tangan, selalu bersedia membantu kalau kita minta tolong. Langsung," pungkas Jajang C Noer.

3. Penyakit George Taka

Di sisi lain, Desty Amalia istri dari sang almarhum George Taka yang menjelaskan pada awak media mengenai penyakit yang diderita suaminya tersebut.

"Meninggal karena serangan jantung, memang sebelumnya pernah pasang ring sekali. Kondisinya kadang drop kadang naik, akhirnya kita putusin kurangin aktivitas, supaya buat penyembuhan. Karena Berat badan pun turun drastis lalu kemarin mungkin kondisi yang paling lemah," jelas Desty di rumah duka, di Perum Jatiwaringin Asri, Bekasi, Jumat (2/11).


REKOMENDASI
TRENDING