Soraya Haque Pasang Microchip untuk Hewan Peliharaannya

Senin, 08 Oktober 2018 09:56 Penulis: Ayu Miranti
Soraya Haque Pasang Microchip untuk Hewan Peliharaannya (c)KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Bukan kali pertama bagi mantan model dan peragawati, Soraya Haque menjadi 'orangtua' berkaki empat. Sudah lebih dari 20 tahun, Soraya yang akrab disapa Aya ini memilih merawat anjing layaknya anak dengan penuh kasih sayang.

Saat ditemui di kawasan Kemang Timur beberapa waktu lalu, Aya menceritakan pengalamannya menjadi 'orangtua' kaki empat. Jadi KLovers, sejak kecil aya Aya memang sudah terbiasa berinteraksi dengan anjing.

"Dulu ayah saya punya 17 ekor anjing dari berbagai jenis. Kebiasaan sejak kecil berinteraksi dengan anjing membentuk saya bisa lebih bertanggungjawab dan menghargai mahluk hidup (anjing) yang sudah saya anggap sebagai sahabat bahkan anggota keluarga (anak) sendiri," ujar Aya.

Nah sebagai bentuk tanggungjawab pada hewan peliharaannya, Aya menjaga dan merawatnya dengan memberikan identitas. Bukan sekadar pemberian nama lho KLovers, tapi Aya mengikuti program pemerintah (Pergub DKI Nomor 199 Tahun 2016) terkait kontrol hewan di Jakarta.

Di dalam Pergub itu, ada poin yang isinya mengenai sistem pendataan modern dengan cara memasang microchip. "Dengan microchipping ini menaikkan status anjing. Ibaratnya hewan ini memiliki value sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang juga punya kesejahteraan hidup," jelas Aya.

 Pasang Microchip Gratis!

KLovers, Aya memasangkan microchip pada ‘anak’ kaki empatnya, di acara Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta pada Sabtu 6 Oktober 2018.

Acara yang disponsori oleh Dog Meat Free Indonesia itu memberikan pemasangan 100 microchip gratis. Soal microchips, Karin Franken dari JAAN mengatakan kalau ternyata dari pemerintah Indonesia chip hanya diberikan pada anjing, belum diizinkan untuk hewan lain.

Alasannya karena kasus rabies paling banyak disebabkan oleh gigitan anjing atau hewan penular rabies (HPR). Dengan pemasangan microchip pada anjing ini, Karin berharap agar masyarakat enggak cuma memiliki peran lebih baik untuk melindungi anjing dari bahaya kejamnya pencurian dan tindak komersial pada anjing.

Dengan kata lain, setelah pemasangan microchip memudahkan KLovers kalau kehilangan anjing kesayangan. Untuk diketahui, ukuran microchip sebesar biji beras atau sekitar 12-15 milimeter (mm). Microchip tersebut diimplan dengan cara disuntikkan ke bagian belakang leher anjing.

Setelah chip terpasang, dilakukan scan dan cetak kartu identitas. Prosesnya enggak perlu waktu lama KLovers! Setelah dipasang, anjing bisa langsung mendapat 'KTP' atau identitas resmi yang disesuaikan dengan area tempat tinggal.

(kpl/ayu)

Editor:

Ayu Miranti


REKOMENDASI
TRENDING