CLOSE

Syahrini Gandeng Dompet Dhuafa Lewat Incess for Humanity, Hadirkan 11 Program Kemanusiaan

Syahrini Gandeng Dompet Dhuafa Lewat Incess for Humanity, Hadirkan 11 Program Kemanusiaan
Syahrini menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada anak yatim. (dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - Penyanyi Syahrini menunjukkan komitmennya untuk terus berbagi melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa. Mengusung nama Incess for Humanity, inisiatif ini menghadirkan 11 program kemanusiaan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, lansia, guru ngaji, hingga warga yang membutuhkan bantuan sosial dan kebencanaan.

Program tersebut resmi diluncurkan di Zona Madina, Parung, Bogor, pada Sabtu (24/10). Melalui kolaborasi ini, Dompet Dhuafa berharap keterlibatan figur publik seperti Syahrini bisa membantu memperkenalkan berbagai kegiatan sosial sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat untuk ikut berkontribusi.

Incess for Humanity juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas jangkauan kebaikan. Tidak hanya berfokus pada satu bidang, rangkaian programnya mencakup pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dakwah, hingga penanganan bencana.

1. Incess for Humanity Hadirkan 11 Program untuk Masyarakar

Syahrini bersama jajaran Dompet Dhuafa dan penerima manfaat berfoto bersama dengan paket bantuan dalam acara “Incess for Humanity” di Bogor, Sabtu (24/10/2026).

Sebanyak 11 program menjadi bagian dari gerakan Incess for Humanity. Masing-masing dirancang untuk menjawab kebutuhan penerima manfaat yang berbeda, baik melalui bantuan langsung maupun program pemberdayaan.

Berikut daftar program yang diluncurkan:

- Lansia Berdaya Guna

- Anak Indonesia Sehat

- Peduli Karhutla

- Beasiswa Peduli Generasi Muda

- Sedekah Al-Qur’an

- Santunan Anak Yatim

- Indonesia Siap Siaga

- Mustahik to Muzaki

- Peduli Guru Ngaji

- Cinta Palestina

- Berbagi Zakat Fitrah

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Syahrini untuk terlibat dalam gerakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Dompet Dhuafa selama ini menjalankan berbagai kegiatan melalui lima pilar utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, serta dakwah dan budaya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Syahrini atas dukungan yang telah diberikan terhadap program-program Dompet Dhuafa dan atas kesediaannya untuk berkolaborasi bersama kami. Ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi Dompet Dhuafa,” ujar Ahmad Juwaini.

Ia berharap kolaborasi ini bisa membuat semakin banyak orang mengenal program-program kemanusiaan Dompet Dhuafa dan ikut mengambil bagian dalam membantu sesama.

“Melalui kolaborasi ini dan peluncuran Incess for Humanity, kami berharap jangkauan kebaikan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan dapat semakin luas dan memberikan dampak yang lebih besar,” tambahnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Syahrini Sapa Relawan Penanganan Karhutla dan Kunjungi Sekolah Gratis

Syahrini menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada anak yatim dalam peluncuran “Incess for Humanity” Dompet Dhuafa di Bogor, Sabtu (24/10/2026).

Peluncuran Incess for Humanity juga diisi dengan komunikasi secara daring bersama tim Dompet Dhuafa yang sedang menjalankan respons kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tim dari Disaster Management Center (DMC) dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) tersebut bertugas di Sumatera Selatan serta Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan itu, Syahrini menyapa para relawan sekaligus menyampaikan apresiasi atas upaya mereka dalam membantu masyarakat terdampak karhutla. Momen ini sekaligus memperkenalkan kondisi di lapangan kepada para peserta kegiatan.

Setelah itu, Syahrini melanjutkan rangkaian acara dengan mengunjungi SMART Ekselensia Indonesia, sekolah berasrama bebas biaya yang dikelola Dompet Dhuafa di kawasan Zona Madina. Di hadapan para siswa, ia berbagi pengalaman tentang pentingnya percaya pada kemampuan diri sendiri dan tetap semangat dalam mengejar cita-cita.

Syahrini juga berkesempatan melihat lingkungan asrama, mengenal kegiatan belajar, serta menyaksikan aktivitas ekstrakurikuler para siswa. Pihak sekolah turut memperkenalkan berbagai kegiatan dan prestasi yang telah diraih peserta didik.

3. Kebiasaan Berbagi Syahrini Tumbuh Sejak Kecil

Syahrini bersama jajaran Dompet Dhuafa dan penerima manfaat berfoto bersama dengan paket bantuan dalam acara “Incess for Humanity” di Bogor, Sabtu (24/10/2026).

Keterlibatan Syahrini dalam gerakan kemanusiaan ternyata berangkat dari kebiasaan berbagi yang sudah dikenalkan keluarganya sejak ia masih kecil. Ia mengenang sosok almarhum ayahnya yang dahulu mengajaknya untuk berbagi kepada anak-anak yatim.

Kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi kegiatan sosial yang menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Syahrini mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi yang awalnya dilakukan bersama 500 anak yatim terus berkembang hingga mencapai 5.000 anak yatim melalui gerakan Syahrini Berbagi.

“Dari kecil, almarhum ayahku selalu mengajak aku untuk berbagi kepada 500 anak yatim, hingga menjadi kebiasaan dan singkat cerita sampai 5.000 anak yatim. Itu menjadi gerakan Syahrini Berbagi dan hari ini dipertegas kembali bersama Dompet Dhuafa dengan gerakan Incess for Humanity,” ujar Syahrini.

Melalui Incess for Humanity, Syahrini ingin melanjutkan kebiasaan baik tersebut bersama Dompet Dhuafa agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. Masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi juga dapat menyalurkan kontribusi melalui laman digital resmi Dompet Dhuafa.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi ajakan bagi lebih banyak orang untuk ikut berbagi dan mendukung berbagai program kemanusiaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending