Tamara Blezynski Balas Dendam dengan Melatih Bola

Rabu, 02 Februari 2005 15:11 Penulis: Rita Sugihardiyah
Kapanlagi.com - Sepak bola sudah lama berkembang di Indonesia. Kini, bukan hanya pria yang bisa memainkannya, wanita pun sudah bukan hal yang aneh bila terlihat di lapangan dan bahkan menjadi pelatih. Hal ini disadari oleh MD Entertainment dengan memproduksi sinetron berjudul GOL yang dibintangi Tamara Blezynski.

Sinetron yang disutradarai Gul Khan dan Arya Nurcahyo ini memang tidak didominasi oleh permainan si kulit bundar di lapangan. Melainkan dibumbui dengan perasaan balas dendam seorang anak kepada ayahnya yang telah mencampakkan dirinya dan ibunya. Untuk itu menjadi pelatih bola adalah sebuah jembatan untuk mewujudkan dendamnya tersebut.

Sinetron GOL berkisah tentang seorang gadis bernama Maya (Tamara Blezynski) yang hidup dengan ibunya. Sang ayah sendiri telah meninggalkan mereka dan kini telah menikah lagi dengan wanita lain.

Perjalanan gadis yang menderita sejak kecil ini berubah setelah kematian ibunya. Maya pun kemudian mencari ayahnya yang telah membina rumah tangga baru, ke Jakarta. Ia berencana untuk menuntut balas karena selama ini disia-siakan.

Maya datang menemui Subrata Manik (El Manik), bapaknya yang telah lama meninggalkannya. Gadis ini berpura-pura melamar untuk menjadi pelatih sepak bola di sekolah yang dipimpin bapaknya tersebut.

Subrata Manik semula meragukan keahlian Maya bermain bola. Mana ada gadis secantik itu dengan kulitnya yang halus, bisa melatih bola? Ternyata Maya memang hebat dan berbeda dari wanita umumnya. Ia punya strategi bagus di lapangan.

Perlahan-lahan tapi pasti, Maya pun mulai mengembangkan siasatnya untuk mendekati keluarga Subrata Manik. Pria ini yang awalnya tanpa curiga sedikit pun ini lalu memuji dan membanggakan Maya di depan keluarganya.

Lambat-laun Subrata tahu rencana balas dendam Maya. Ia pun kemudian menyelidiki latar belakang Maya sebenarnya. Hingga pada suatu ketika, tanpa disadari Maya, pria ini tahu bahwa Maya adalah anak kandungnya sendiri.

Yang terjadi kemudian, apapun kesalahan Maya selalu dimaafkannya. Bahkan kemudian Subrata Manik terpaksa harus mengatakan kepada Maya tentang masa lalunya. Ia bercerita bahwa dirinya terpaksa harus merahasiakan masa lalunya yang telah menikah, agar bisa diterima orang tua Yenny , yang kini menjadi istrinya.

Subrata Manik mengaku bersalah dan meminta maaf pada Maya dan almarhum ibunya serta bermaksud menebus kesalahannya itu. Maya sempat terguncang. Amarah dan dendam belum lagi sirna, sehingga ia memilih untuk pergi meninggalkan keluarga itu dengan perasaan sedih.

Atas dorongan keluarganya, Subrata Manik segera menyusul dan mencari Maya dan memohon agar Maya kembali hidup bersama mereka dan mengajar di sekolah itu. Akankah Maya memenuhi permintaan orang-orang yang telah "menyakitinya". Saksikan penayangannya di Indosiar setiap Minggu pk. 20.00 wib, mulai 6 Februari 2005.

Sinetron GOL yang skenarionya dikerjakan V.Tatjana ini selain didukung oleh Tamara Blezynski dan El Manik, juga dibintangi di antaranya oleh Nena Rosier, Soraya Haque, Selly Hasan, Anneke Jody, Ferry Ardiansyah, Tasman Taher, dan Ricky Perdana

(dis/rit)


REKOMENDASI
TRENDING