Yessy Gusman Diperas Oknum Jaksa
Kapanlagi.com - Kasus penahanan terhadap suami Yessy Gusman , Syahruddin Hasan Batong ternyata berbuntut panjang. Senin (13/03) pagi, Yasmine Yessy Gusman melaporkan oknum pegawai Kejaksaan Negeri Berau Kalimantan Timur, yang diduga telah memperlakukan Yessi dengan cara tidak adil. Ia mendatangi Kejaksaan Agung untuk mengadukan persoalan yang dialami dirinya satu bulan lalu.
Ia datang bersama kuasa hukumnya Arifin Singajaya, dari kantor De Amor & Associates. Namun, kedatangan Yessy ke kantor Ke Jagung tidak menunai sukses. Pasalnya ketua Jaksa Agung RI, M Abdurahman Saleh, sedang tidak ada di tempat. Atas saran sekretarisnya, Yessy menuju ke ruang jaksa pengawasan untuk proses selanjutnya.
Dalam keterangannya kepada KapanLagi.com, ibu dua anak ini mengaku kehadiran dirinya di Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti tindakan pemerasaan yang diduga dilakukan oknum Kejari Berau, Kalimantan Timur.
"Tadi rencananya saya ingin ketemu bapak Jaksa Agung untuk memberikan laporan tertulis maupun lisan atas persoalan yang saya alami dan terjadi di Kejaksaan Negeri Berau yakni masalah pemerasan. Saya tahu bahwa bapak Jaksa Agung ingin melakukan penegakan hukum. Makanya saya datang ke sini," terang Yessy sambil tersenyum.
Advertisement
Namun karena kesibukan yang padat, M. Rahman tak bisa menemui Yessy dan ini diakui pemeran Ratna dalam film layar lebar GALIH DAN RATNA itu. "Memang saya tak bertemu beliau tapi surat telah diberikan pada sekretarisnya. Selain itu kami juga diminta buat jadual untuk bertemu dengan bapak Jaksa Agung secara tertulis," katanya lagi.
Pengaduan yang diperbuat Yessy bukan tanpa alasan. Ia berharap dengan pengaduan ini akan tercipta rasa saling meghargai dan menghormati antara pimpinan dengan masyarakat, khususnya yang membutuhkan perlindungan hukum.
"Harapan saya dengan aduan ini, masyarakat punya hubungan dekat dengan para pemimpin-pemimpin seperti bapak Jaksa Agung. Saya kira itu normal apalagi kejadian ini secara hirarkis (Kejari Berau, red) bawahan dari Jaksa Agung," terang Yessy seraya menambahkan bahwa dirinya juga mendapatkan sms ancaman.
"Ya, harapan saya supaya hak dan kewajiban supaya dihormati. Saya yakin dan percaya tiap penegak hukum masih punya integritas yang tinggi. Jadi apa yang saya lakukan ini bukan punya niat jelek, menfitnah atau pencemaran nama baik namun ini suatu kenyataan. Apabila saya tak laporkan berarti sebagai warga negara saya tidak ikut berpartisipasi proses kebersihan negara. Walau sebenarnya apa yang saya lakukan benar-benar tidak enak tapi hal yang benar mesti kita lakukan," jelasnya lagi.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kl/iin/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
