Second Lead Syndrome di Drama China yang Paling Nyesek, Bikin Kasihan Sekaligus Respect
Cheng Yi di drama China Immortal Samsara - mydramalist
Kapanlagi.com - Fenomena second lead syndrome bukan cuma milik drama Korea. Dalam drama China, karakter second lead justru sering ditulis dengan lebih realistis, penuh pengorbanan, dan diam-diam menyakitkan.
Alih-alih memaksa cinta, mereka memilih mundur, mengalah, atau bahkan menyimpan perasaan dalam diam. Di situlah letak kekuatannya. Penonton bukan hanya kasihan, tapi juga respect dengan pilihan hidup mereka.
Berikut deretan second lead di drama China yang paling nyesek dan sulit dilupakan.
Advertisement
1. Changheng di Love Between Fairy and Devil (2022)

Pemeran: Zhang Linghe
Changheng adalah definisi sempurna dari 'cinta yang tidak bisa dimiliki'. Ia mencintai dengan tulus, melindungi tanpa pamrih, tapi harus merelakan karena takdir yang tidak berpihak.
Sebagai dewa yang memegang tanggung jawab besar, Changheng sering menahan perasaannya sendiri demi kebaikan orang lain. Ia tidak pernah benar-benar memperjuangkan cintanya secara egois, justru memilih mundur dengan elegan.
Inilah yang membuat penonton bukan hanya sedih, tapi juga menghormati karakternya. Changheng bukan kalah karena kurang baik, tapi karena waktunya tidak pernah tepat.
2. Runyu di Ashes of Love (2018)
Pemeran: Luo Yunxi
Runyu adalah salah satu second lead paling kompleks dalam dunia drama China. Awalnya, ia tampil sebagai sosok lembut, penuh perhatian, dan setia.
Namun di balik itu, ia menyimpan luka masa lalu yang dalam. Pengkhianatan, kesepian, dan ambisi perlahan mengubahnya menjadi sosok yang lebih gelap.
Yang membuat karakter ini kuat adalah perubahannya terasa masuk akal. Penonton tidak bisa sepenuhnya membenci Runyu, karena tahu semua yang ia lakukan berakar dari rasa sakit. Di titik ini, second lead syndrome berubah jadi dilema emosional.
3. He Ziqiu di Go Ahead (2020)
Pemeran: Zhang Xincheng
He Ziqiu bukan sekadar second lead dalam urusan cinta, tapi juga dalam kehidupan. Ia tumbuh dengan perasaan “tidak pernah benar-benar dipilih”.
Dibandingkan karakter lain, Ziqiu lebih sering memendam perasaannya sendiri. Ia jarang mengungkapkan apa yang ia rasakan, tapi justru itu yang membuatnya terasa nyata.
Perjuangannya tidak selalu terlihat besar, tapi diam-diam sangat berat. Banyak penonton merasa karakter ini terlalu baik untuk terus disakiti, dan di situlah rasa respect muncul.
4. Yan Xun di Princess Agents (2017)
Pemeran: Shawn Dou
Yan Xun adalah contoh second lead yang mengalami perubahan drastis. Awalnya ia adalah sosok hangat, ceria, dan penuh cinta.
Namun trauma besar mengubahnya menjadi pribadi yang keras dan penuh ambisi. Ia tidak lagi menjadi sosok yang sama, dan justru itu yang membuat ceritanya terasa tragis.
Penonton dibuat melihat dua sisi dirinya, masa lalu yang penuh harapan dan masa kini yang penuh luka. Perjalanan karakter seperti ini meninggalkan kesan yang sangat kuat.
5. Hao Du di The Long Ballad (2021)
Pemeran: Liu Yuning
Hao Du mungkin bukan second lead utama dalam cerita, tapi kehadirannya sangat mencuri perhatian.
Awalnya ia terlihat dingin dan kaku, namun perlahan menunjukkan sisi lembut yang tak terduga. Perkembangan karakternya terasa natural dan memuaskan.
Banyak penonton justru merasa hubungan yang ia jalani lebih tulus dan nyaman dibanding pasangan utama. Ini yang membuatnya jadi salah satu second lead paling disukai.
6. Tang Zhou di Immortal Samsara (2022)
Pemeran: Cheng Yi
Tang Zhou adalah karakter yang membawa nuansa berbeda dalam cerita. Ia punya hubungan emosional yang kuat dengan female lead, namun tetap harus berada di posisi yang sulit.
Dengan kepribadian yang tenang dan penuh pertimbangan, ia menunjukkan cinta yang tidak egois. Ia tidak memaksa, tidak juga menuntut.
Karakter seperti ini seringkali justru lebih membekas, karena terasa dewasa dan realistis.
7. Kenapa Second Lead di Drama China Terasa Lebih Ngena?
Berbeda dengan banyak drama lain, second lead di drama China sering ditulis dengan pendekatan yang lebih halus dan realistis.
Mereka tidak selalu berusaha merebut cinta, tapi justru:
- Memilih mengalah
- Menyimpan perasaan
- Mengutamakan kebahagiaan orang lain
Hal ini membuat emosi yang dirasakan penonton jadi lebih dalam. Bukan hanya kasihan, tapi juga muncul rasa hormat terhadap karakter tersebut.
Second lead syndrome di drama China bukan sekadar tentang cinta yang gagal, tapi tentang bagaimana seseorang tetap bertahan dengan cara yang elegan meski harus kehilangan.
(kpl/chn)
Advertisement
D Academy 8
-
Acara Televisi Sridevi Tampil Baddie di Karnaval SCTV Majalengka
-
Dangdut Academy Clara Langkat Curi Perhatian di Dangdut Academy 8
