in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Lara Silvy Pernah Terlanjur Beli Wig Tapi Gagal Naik Panggung

Kamis, 05 September 2019 08:33 Penulis: Canda Permana

Lara Silvy © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Awal berkarir di dunia musik Tanah Air, Lara Silvy memilih panggung musik dangdut. Karirnya diawali tampil di panggung saat masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar di Surabaya.

"Sejak kelas 4 SD sudah menyanyi bawain lagu dangdut. Saat itu ada acara bintang tamunya Trio Kwek Kwek. Aku yang hadir bawain lagu dangdut sendirian, waktu itu bawain lagunya Evie Tamala," kisahnya kepada Kapanlagi.com.

Tetapi karir profesional dan mendapat bayaran baru dirasakan saat SMP. Saat itu sudah mulai mendapat bayaran antara Rp 100 Ribu-150 Ribu sekali naik panggung membawakan beberapa lagu.

1. Beli Wig Nggak Jadi Manggung

Kata Lara, selama berkarir banyak pengalaman menyenangkan dilalui, tetapi pengalaman tidak menggenakan juga dialaminya. Ia mengaku pernah terlanjur membeli baju dan aksesoris, tetapi giliran naik panggung tidak diperbolehkan oleh panitia. Saat itu Lara dianggap terlalu kecil dan masih belum boleh tampil di sebuah panggung acara di Surabaya.

"Salah satunya obsesi jadi penyanyi, disiapin beli baju dan beli wig segala macam, dapat job pertama di Taman Remaja Surabaya (TRS), tapi masih SD belum remaja. Berharap bisa perform, tapi ditolak disuruh pulang karena masih kecil," kisahnya.

Akibat kejadian itu, Lara mengaku sempat trauma dan beberapa menolak undangan menyanyi. Kejadian itu membuatnya takut tidak diterima Lagi saat naik panggung.

"Pulang dari itu takut menyanyi, sampai berbulan-bulan nggak mau nyanyi. Takutnya ditolak nyanyi lagi," ungkapnya.

2. Menerjuni Musik Dangdut

Lara yang masih berstatus sebagai mahasiswa Universitas Paramadina Jakarta ini masih terus menerjuni panggung musik dangdut. Kendati beberapa single yang dirilisnya bergenre pop.

"Kelas 4 SD - 3 SMA dangdutan, lama banget. Kayaknya pindah ke kota beda referensi musik, teman baru, lingkungan baru. Jadi ilmu tentang musik berubah inginnya mencoba jalur pop," ungkap dara kelahiran 6 Maret 1995.

3. Basic Musik Dangdut

Lara di Jakarta lebih dikenal penyanyi bergenre pop, tetapi kalau di Jawa Timur dan sekitarnya sebagai pedangdut. Karena sejak anak-anak memang terjunnya di panggung musik dangdut hingga sekarang ini.

"Dulu basicnya di dangdut, pernah sama Mbak Wiwik Sagita satu management lama sekali. Tapi begitu pindah ke Jakarta pindah genre juga. Sekarang di-mix saja, pop dan dangdut juga," urainya.

(kpl/dar/CDP)

Reporter: Darmadi Sasongko


REKOMENDASI
TRENDING