in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Penampilan Grup Terakhir Top 16 LIDA 2019: Ebi Duta Jambi Harus Tersenggol

Senin, 08 April 2019 12:00 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

LIDA 2019 (Credit: Indosiar)

Kapanlagi.com - Konser terakhir Top 16 Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 telah diselenggarakan dengan menghadirkan peserta dari grup 4, Minggu malam (7/4). Selain dihibur dengan berbagai aksi seru dari pengisi acara, persaingan antar para peserta yang berkompetisi, juga berlangsung menegangkan.

Para peserta yang berada di grup 4, yakni Fikoh (Kep. Bangka Belitung), Ebi (Jambi), Alif (Kalimantan Timur), dan Beni (Banten), bersaing ketat dalam perolehan nilai. Hasil akhir menentukan perjalanan Ebi di panggung LIDA 2019 harus terhenti karena memperoleh nilai terendah.

Semalam, Ebi menjadi peserta yang tampil terakhir. Tidak seperti biasanya, Ebi kali ini tampil kurang maksimal. Membawakan lagu Nurjanah dari Imam S. Arifin, ia hanya diganjar tiga lampu biru dari juri dan empat lampu dukungan dari panel provinsi.

“Suara kamu bagus, tapi kamu malam ini tidak seperti biasanya, cengkok kamu kurang tajam, di part dangdut kamu kurang ok,” ucap Nassar mengomentari penampilan Ebi. “di bagian koda kamu ngos-ngosan dan teknik mic-ing kamu kurang baik,” timpal Rita Sugiarto.

1. Terlalu Terburu

Sebelumnya, Fikoh menjadi peserta yang tampil pertama. Melantunkan lagu Cinta Hanya Sekali, penampilannya hanya diganjar tiga lampu biru dari juri dan empat panel provinsi. Menurut Ruth Sahanaya, penampilan Fikoh masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Di awal song kamu nyanyinya terlalu terburu-buru sehingga artikulasinya ada yang tidak jelas dan ada nada yang nggak nge-tune,” kritik Ruth Sahanaya. “Kamu nyanyi lagu ini seperti minyak dan air, tidak match dan tidak ada nyawanya,” timpal Nassar.

2. Lagu Sendu

Alif menjadi penampil kedua. Ia yang biasanya tampil energik dan centil, kali ini mencoba keluar dari zona nyaman dengan melantunkan lagu sendu. Hasilnya, ia hanya mampu memikat tiga juri untuk menekan lampu biru dan empat lampu dukungan dari panel provinsi.

Alif pun dapat banyak kritik dan catatan dari juri, salah satunya Soimah yang memberinya lampu merah. “Kamu menyanyikan lagu ini seperti tidak pakai hati. Banyak nada yang flat dan pitching, banyak juga cengkok yang tidak selesai dengan baik,” kritik Soimah.

3. Butuh Kejutan

Sementara Beni yang menjadi penampil ketiga, berupaya tampil maksimal dalam melantunkan lagu Sonia. Hasil positif pun diraih Beni. Ia mendapat empat lampu biru dari juri dan empat lampu dukungan dari panel provinsi.

“Cara kamu membawakan lagu ini, enak. Tapi kamu harus memberikan kejutan agar membuat penonton terkesan,” puji Dewi Perssik sekaligus memberi masukan positif kepada Beni.

4. Fikoh Memimpin

Setelah seluruh peserta unjuk kemampuan dan sudah dinilai juri serta panel provinsi, tiba giliran mereka untuk mendengarkan hasil dukungan dari pemirsa melalui polling SMS dan vote Shoppe yang ditutup usai acara.

Sebagaimana diketahui ada tiga elemen penilaian LIDA 2019. Pertama dari panel provinsi yang memiliki bobo 5 persen, kedua dari juri yang memiliki bobot 20 persen, dan ketiga polling SMS dan vote Shoppe dari pemirsa yang memiliki bobot terbesar yakni 75 persen.

Berdasar urutan tampil, nilai yang diperoleh Fikoh dari panel provinsi setelah dikonversikan, hasilnya sebesar 1,25. Dari juri sebesar 4,62. Dari pemirsa sebesar 21,29. Setelah diakumulasikan, Fikoh meraih total nilai 27,16.

Alif yang tampil kedua meraih nilai dari panel provinsi sebesar 1,25. Dari juri sebesar 4,62. Dari pemirsa sebesar 18,56. Setelah digabungkan, Alif meraih total nilai 24,43.

Sedangkan Beni yang tampil ketiga meraih nilai dari panel provinsi sebesar 1,25. Dari juri sebesar 6,15. Dari pemirsa sebesar 18,47. Setelah digabungkan, Beni meraih total nilai 25,87.

Ebi yang menjadi penampil terakhir meraih nilai dari panel provinsi sebesar 1,25. Dari juri sebesar 4,62. Dari pemirsa sebesar 16,68. Setelah digabungkan, Ebi meraih total nilai 22,55.

5. Ebi Tersenggol

Dengan demikian, Fikoh berada di posisi puncak dengan skor akhir tertinggi yakni 27,16. Sedangkan Beni berada di posisi kedua dengan total nilai 25, 87 menyusul Alif di posisi ketiga dengan total nilai 24,43 dan Ebi harus puas berada di posisi terendah dengan total nilai 22,55.

Sebagai peraih nilai terendah, Ebi pun harus rela tersenggol. Perjalanannya di panggung LIDA 2019 harus terhenti di babak 16 besar. Sementara Fikoh, Beni, dan Alif berhak melaju ke babak selanjutnya.


REKOMENDASI
TRENDING