in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Demi LIDA 2019, Faul Peserta Asal Aceh Rela Tinggalkan Job ke Eropa

Sabtu, 06 April 2019 13:29 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Faul © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Faul kontestan asal Aceh ini lebih memilih LIDA 2019, padahal ia sudah dijadwalkan akan berangkat untuk tampil di salah satu negara di Eropa. Demi impian menjadi penyanyi ternama ia memilih ikut LIDA dan batalkan job. Ternyata keyakinan Faul tak meleset, di pentas LIDA ia berjaya sampai Top 16.

Fauzul Abdi, anak ke-7 dari 8 bersaudara ini merupakan pemuda pintar dan multitalenta. Ia adalah seorang sarjana yang sedang melanjutkan pendidikan S2 jurusan Kesehatan Masyarakat di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Ia berasal dari keluarga petani yang sederhana. Kehilangan kedua orang tuanya di umur 15 tahun tidak membuatnya bersedih, “Awalnya ayah sama ibu aku tuh engga tau kalau mereka menderita suatu penyakit, terus waktu ibu dan ayah ke Jakarta buat menghadiri pernikahan kakak. Ayah diperiksa dan ternyata diagnosa dokter ada penyakit jantung, diabet dan komplikasi lainnya,” katanya saat ditemui di asrama LIDA, Daan Mogot Jakarta Barat, Jumat (29/3).

Ternyata sang ibu juga didiagnosa penyakit serupa. “Ibu juga di diagnosa dokter ada penyakit jantung dan gula. Ibu sih biasa aja tapi yang shock tuh ayah karena sebelumnya merasa dirinya sehat. Nah mungkin karena kepikiran terus, dua minggu setelah diagnosa dokter ayah meninggal. Selang sembilan hari kemudian ibu juga meninggal,” ungkap Faul dengan nada sedih.

 

 

 

1. Diundang ke Jakarta

Sepeninggalan ayah dan ibunya Faul hidup bersama kakaknya dan melanjutkan sekolah ke jenjang SMA. Karena keterbatasan biaya Faul yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi harus bersabar. “Waktu selesai SMA aku pengen ngelanjut kuliah, tapi karena keterbatasan biaya dan kakak ku juga masih ada yang kuliah, akhirnya aku mengalah dulu,” ujar Faul.

Faul yang aktif dalam sanggar menemukan jalan untuk mewujudkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan. Dia diundang untuk mewakili kabupatennya ke Jakarta dalam suatu acara untuk menghibur masyarakat Aceh yang berada di Jakarta. Saat tampil ada masyarakat Aceh di Jakarta yang terpukau dengan talenta yang ia miliki dan menawarkan ia beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

“Setelah tampil ada orang yang nanyain aku, aku certainlah semua latarbelakang aku. Akhirnya orang itu nawarin aku beasiswa untuk kuliah. Tapi syaratnya banyak banget. Karena aku mau dan itu impian aku, aku sanggupin syaratnya dan ngikuti semua tes. Alhamdulillah aku dapat beasiswa full dari semester satu sampai selesai,” ujar Faul.

2. Cari Beasiswa

Melalui kesenian dan dukungan dari ketujuh saudaranya ia melangkah maju mengejar impiannya untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Selesai studi S1 Faul kembali memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2. Tanpa disangka ia kembali mendapatkan jalan atas keinginannya tersebut melalui beasiswa lagi.

“Pengen banget ngelanjutin S2, tapi caranya gimana ya. Akhirnya aku sama temanku mencoba mecari beasiswa. Pas dapet ternyata persyaratannya kurang lebih masih sama, nah aku kembali ngajuin dan akhirnya dapet lagi beasiswa untuk nglanjut kuliah S2,” kata Faul.

Selama aktif di sanggar daerahnya, Faul yang mendapat kesempatan untuk pentas tour di Turky dan Eropa. Sebelumnya sudah mengikuti audisi LIDA 2019, setelah selesai pentas di Turky ia mendapat kabar bahwa dirinya lolos audisi dan harus melengkapi persyaratan untuk tahap selanjutnya. Terpaksa ia membatalkan pentas ke salah satu negara di Eropa dan lebih memilih LIDA 2019.

Faul pulang ke Indonesia untuk melengkapi persyaratannya ikut LIDA 2019 karena baginya menjadi penyanyi dalam ajang Liga Dangdut Indonesia adalah salah satu impiannya. dan sekarang dirinya berhasil melaju hingga Top 16 mewakili Provinsi Aceh. Ia berharap bisa meraih hasil yang terbaik di pentas LIDA.


REKOMENDASI
TRENDING