10 Jenis Kalung yang Mungkin Belum Kamu Ketahui Namanya, Stylish Jadi Perhiasan

Jenis-jenis kalung - AI Generated
Kapanlagi.com - Perhiasan kalung sebenarnya memiliki banyak nama yang mungkin sering kamu lihat tapi belum diketahui. Selama ini, istilah seperti choker atau kalung liontin memang lebih mudah familiar, padahal ada berbagai jenis lain yang desainnya tak kalah indah.
Bentuk kalung sebenarnya menentukan bagaimana perhiasan tersebut terlihat saat dikenakan. Karena itu, sebelum membeli atau memadukan kalung, kamu perlu mengenali beberapa istilah yang mungkin selama ini terdengar asing.
Lantas, apa saja nama kalung yang perlu kamu ketahui? Untuk mengetahuinya, berikut KapanLagi hadirkan 10 jenisnya, sebagai referensi perhiasan stylish yang bisa kamu kenakan sehari-hari.
Advertisement
1. Collar Necklace

Collar necklace merupakan kalung yang berada di sekitar pangkal leher dan biasanya mengikuti bentuk leher saat dikenakan. Jenis ini berbeda dari choker karena collar cenderung berada lebih dekat dengan tulang selangka dan tidak selalu menempel ketat pada leher.
Kalung collar bisa hadir dalam bentuk rantai, rangkaian manik, mutiara, atau susunan logam. Modelnya bisa dipakai ketika kamu ingin aksesori berada di bagian atas busana tanpa menjuntai ke dada.
Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin memakai satu perhiasan sebagai pusat perhatian pada area leher. Collar juga mudah dipadukan dengan atasan berleher terbuka karena ruang di sekitar leher menjadi bagian dari tampilan.
2. Choker
Choker adalah kalung yang melingkar dekat leher dengan posisi lebih rapat dibandingkan beberapa jenis kalung lainnya. Panjang yang umum berada sekitar 35–40 cm, meski ukurannya bisa berbeda sesuai desain dan ukuran pemakai.
Jenis ini tersedia dalam banyak bentuk, mulai dari rantai sederhana sampai kalung dengan liontin atau hiasan di bagian tengah. Karena posisinya berada di atas dada, choker mudah terlihat meski dipakai bersama pakaian yang memiliki detail pada bagian depan.
Choker cocok untuk kamu yang ingin aksesori terlihat sejak bagian leher. Kalung ini juga bisa dipakai dalam kegiatan sehari-hari maupun acara tertentu, selama bentuknya disesuaikan dengan pakaian yang digunakan.
3. Princess Necklace
Princess necklace memiliki panjang sekitar 43–49 cm dan biasanya jatuh di sekitar tulang selangka. Jenis ini termasuk salah satu model yang mudah ditemukan karena panjangnya berada di antara kalung pendek dan kalung yang mulai menjuntai ke dada.
Kalung princess bisa menggunakan rantai biasa, liontin, mutiara, maupun batu sebagai bagian dari desain. Posisi tersebut membuat kalung tetap terlihat ketika dikenakan bersama berbagai model pakaian.
Kalau kamu ingin punya satu kalung yang bisa dipakai dalam banyak kesempatan, princess bisa menjadi pilihan. Bentuknya tidak terlalu dekat dengan leher dan tidak terlalu panjang sehingga mudah dimasukkan ke dalam gaya sehari-hari maupun pakaian untuk acara tertentu.
4. Matinee Necklace

Matinee necklace memiliki ukuran sekitar 50–70 cm dan posisinya biasanya turun hingga bagian dada atas. Jenis ini berada satu tingkat lebih panjang dari princess sehingga tampilannya lebih terlihat ketika dipakai bersama pakaian polos.
Model matinee dapat menggunakan rantai dengan liontin atau rangkaian bahan yang membentuk satu garis dari leher menuju dada. Panjangnya membuat perhiasan ini bisa menjadi bagian dari tampilan tanpa perlu memakai banyak aksesori.
Matinee cocok untuk kamu yang ingin memakai kalung dengan ukuran sedang dan tetap mudah dipadukan. Jenis ini bisa digunakan saat bekerja, menghadiri acara, atau ketika kamu ingin memberi ruang lebih pada aksesori di bagian depan pakaian.
5. Opera Necklace
Opera necklace termasuk kalung panjang dengan ukuran sekitar 71–86 cm. Karena panjangnya, kalung ini bisa jatuh hingga mendekati bagian dada dan dapat dikenakan dalam satu untaian atau dililitkan kembali untuk mengubah posisinya.
Model opera biasanya dibuat dalam bentuk rantai, rangkaian mutiara, atau susunan manik yang memanjang. Cara pemakaiannya bisa disesuaikan dengan pakaian sehingga satu kalung dapat menghasilkan beberapa tampilan.
Jenis ini cocok untuk kamu yang suka bereksperimen dengan aksesori. Opera bisa dipakai sendiri ketika pakaian cukup sederhana atau dililitkan untuk menghasilkan bentuk yang lebih pendek tanpa harus mengganti kalung.
6. Rope Necklace
Rope necklace adalah kalung yang memiliki ukuran lebih panjang daripada opera, dengan panjang yang umumnya mencapai lebih dari 90 cm. Dalam beberapa klasifikasi, rope berada di atas 100 cm dan menjadi salah satu jenis kalung dengan untaian paling panjang.
Karena ukurannya, rope bisa digunakan dengan beberapa cara. Kamu bisa membiarkannya menjuntai, melilitkannya di leher, atau membuat susunan tertentu agar panjangnya menyesuaikan pakaian.
Kalung ini cocok untuk kamu yang ingin satu aksesori dengan banyak kemungkinan pemakaian. Rope juga bisa menjadi pilihan ketika kamu ingin memberikan garis vertikal pada tampilan tanpa harus menggunakan banyak perhiasan.
7. Lariat Necklace

Lariat sering dianggap satu kelompok dengan rope karena sama-sama memiliki ukuran panjang. Perbedaannya terlihat pada bentuk ujungnya yang biasanya tidak menggunakan pengait seperti kalung biasa dan memiliki bagian yang menjuntai di tengah.
Desain lariat membuat kalung bisa dipakai dengan cara yang lebih bebas. Bagian ujung dapat dibiarkan turun atau disusun mengelilingi leher sesuai model kalung dan pakaian yang digunakan.
Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin memakai kalung panjang tetapi tetap memiliki pilihan untuk mengubah bentuknya. Lariat bisa menjadi aksesori utama karena bentuknya sudah memberi perhatian pada bagian depan pakaian.
8. Bib Necklace
Bib necklace memiliki susunan bagian depan yang melebar seperti bentuk celemek kecil sehingga menutupi area di bawah leher. Berbeda dari kalung rantai biasa, fokus utama jenis ini berada pada bagian depan yang menjadi pusat desain.
Model bib dapat dibuat dari rangkaian batu, manik, logam, kain, atau berbagai bahan perhiasan lainnya. Bentuknya membuat kalung ini mudah terlihat meski dipakai bersama pakaian dengan warna yang sederhana.
Kalung bib cocok untuk kamu yang ingin satu aksesori menjadi bagian utama dari penampilan. Karena bagian depannya sudah memiliki banyak elemen, kamu bisa mengurangi penggunaan aksesori lain agar tampilan tetap seimbang.
9. Multi-Strand Necklace
Multi-strand necklace merupakan kalung yang terdiri atas beberapa untaian dalam satu aksesori. Untaian tersebut dapat memiliki panjang yang sama atau berbeda sehingga menghasilkan susunan bertingkat ketika dipakai.
Jenis ini bisa dibuat dari rantai, mutiara, manik, atau kombinasi beberapa bentuk perhiasan. Kamu tidak perlu mengenakan beberapa kalung secara terpisah karena susunan tersebut sudah menjadi satu bagian.
Multi-strand cocok untuk kamu yang suka tampilan berlapis tetapi tidak ingin repot memilih beberapa kalung. Model ini juga bisa menjadi pilihan saat pakaian yang digunakan cukup sederhana sehingga aksesori memiliki ruang untuk terlihat.
10. Pendant Necklace

Pendant necklace merupakan kalung yang memiliki liontin sebagai bagian utama. Rantai berfungsi sebagai pengikat, sedangkan liontin menjadi bagian yang paling mudah dikenali dari desain kalung.
Liontin dapat berbentuk lingkaran, geometris, simbol, huruf, batu, atau bentuk lain sesuai konsep perhiasan. Ukuran dan bentuk liontin bisa dipilih berdasarkan pakaian serta kebutuhan pemakaian.
Jenis ini cocok untuk kamu yang ingin memakai kalung dengan fokus pada satu bagian. Pendant juga mudah digunakan dalam keseharian karena desainnya bisa dibuat sederhana, sementara bentuk liontin dapat memberi identitas pada aksesori yang kamu kenakan.
11. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jenis-Jenis Kalung
Apa jenis kalung yang paling umum digunakan?
Princess necklace termasuk jenis yang banyak digunakan karena panjangnya berada di sekitar tulang selangka dan mudah dipadukan dengan berbagai pakaian.
Apa perbedaan choker dan collar?
Choker berada lebih rapat di leher, sedangkan collar berada di sekitar pangkal leher dan dapat mengikuti area dekat tulang selangka.
Apa itu kalung lariat?
Lariat merupakan kalung panjang yang biasanya memiliki bagian ujung menjuntai dan bisa ditata dengan beberapa cara saat dikenakan.
Apa perbedaan opera dan rope necklace?
Opera umumnya memiliki panjang sekitar 71–86 cm, sedangkan rope lebih panjang dan bisa mencapai lebih dari 100 cm.
Kalung apa yang cocok untuk dipakai sehari-hari?
Princess, choker, pendant, dan beberapa model matinee bisa menjadi pilihan untuk sehari-hari karena mudah disesuaikan dengan pakaian dan kebutuhan.
(kpl/rul)
Advertisement
D Academy 8
- Dangdut AcademyMimpi Sederhana Peserta DA, Pingin Fotonya Diedit Netizen

- Dangdut AcademyAri, Sahwan, Danil DA8 Main Game Lirik, Skor Akhir Imbang











































