55 Ucapan Idul Adha dari Non Muslim yang Menyentuh Hati
Ucapan Idul Adha dari Non Muslim yang Menyentuh dan Penuh Toleransi (h)
Kapanlagi.com - Ucapan Idul Adha dari non Muslim bukan sekadar formalitas di atas kertas. Di Indonesia, negara yang menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika, ucapan selamat Hari Raya Kurban dari saudara berbeda keyakinan adalah bukti nyata bahwa toleransi bisa diwujudkan lewat hal sederhana — termasuk sebuah pesan singkat di pagi hari raya.
Idul Adha memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS dan kesediaan beliau mengorbankan putranya, Ismail AS, demi ridha Allah. Selama tiga hari perayaan, umat Muslim berkumpul untuk menghormati pengabdian tersebut dengan jamuan, hadiah, dan — jika mampu — menyembelih hewan kurban yang dagingnya dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan. Nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan berbagi ini bersifat universal — dan itulah mengapa ucapan dari non-Muslim terasa begitu bermakna.
Kumpulan 55 ucapan berikut tidak hanya berisi pesan umum, tetapi juga diperkaya kutipan tokoh dunia tentang pengorbanan dan toleransi, ucapan kreatif bernuansa sastra, versi bahasa Jawa halus, hingga ucapan bernada humor yang jarang ditemukan di artikel serupa. Simpan, bagikan, atau jadikan inspirasi pesanmu di momen Hari Raya Kurban tahun ini.
Advertisement
1. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim yang Hangat dan Universal
Kategori pertama ini berisi ucapan Idul Adha dari non Muslim yang bisa digunakan oleh siapa pun — teman kantor, tetangga, atau kenalan di grup WhatsApp. Ketika ingin mengirim ucapan Eid kepada teman Muslim, rekan kerja, atau tetangga, kunci utamanya adalah menjaga pesan tetap sederhana dan tulus — tanpa perlu terdengar seremonial atau membuktikan penguasaan atas frasa tertentu.

"Selamat Hari Raya Idul Adha! Semoga hari yang suci ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi Anda dan keluarga."
— Ucapan universal
Kalimat klasik yang tidak pernah salah. Cocok untuk siapa saja, dari tetangga baru hingga relasi profesional.
"Eid Mubarak! Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan di hari ini terus menginspirasi kebaikan dalam hidupmu."
— Ucapan universal
Penggunaan sapaan "Eid Mubarak" dari non-Muslim sangat diterima dan diapresiasi, karena menunjukkan penghormatan terhadap tradisi keagamaan Islam.
"Walaupun kita berbeda keyakinan, saya turut merasakan kebahagiaan hari ini. Semoga Idul Adha membawa damai untuk kita semua."
— Ucapan universal
"Selamat merayakan Idul Adha! Semoga semangat berbagi dan kebersamaan di hari raya ini mempererat persaudaraan kita."
— Ucapan universal
"Di hari yang penuh berkah ini, saya ingin mengucapkan selamat Hari Raya Kurban. Semoga nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang dirayakan hari ini terus menyertai kita."
— Ucapan universal
"Idul Adha Mubarak! Semoga momen berbagi daging kurban hari ini menjadi simbol bahwa kebaikan selalu bisa dibagi merata — tanpa memandang siapa dan dari mana."
— Ucapan universal
"Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada teman-teman Muslim. Semoga hari ini dipenuhi kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur yang mendalam."
— Ucapan universal
"Selamat Idul Adha! Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun dunia yang lebih damai dan penuh kasih sayang."
— Ucapan universal
Baca juga: Ucapan Idul Adha yang penuh makna dan bisa jadi referensi
2. Kutipan Tokoh Dunia tentang Pengorbanan dan Toleransi Lintas Agama
Ucapan Idul Adha dari non Muslim akan terasa lebih berbobot jika disertai kutipan dari tokoh-tokoh dunia yang memperjuangkan toleransi dan kemanusiaan. Berikut kutipan yang sangat relevan dengan semangat pengorbanan dan keberagaman — inti dari Hari Raya Kurban.
Dari Para Pemikir dan Pemimpin Spiritual
"Cinta dan kasih sayang adalah kebutuhan, bukan kemewahan. Tanpanya, umat manusia tidak bisa bertahan."
— Dalai Lama, Pemimpin Spiritual Tibet
Kutipan asli: "Love and compassion are necessities, not luxuries. Without them humanity cannot survive." Dilansir dari Goodreads, Bertrand Russell juga pernah menegaskan bahwa di dunia yang semakin saling terhubung, kita harus belajar untuk saling bertoleransi karena hanya dengan cara itulah kita bisa hidup bersama. Pesan ini sangat selaras dengan semangat Idul Adha yang mengajarkan berbagi tanpa batas.
"Toleransi tidak berarti kurangnya komitmen terhadap keyakinan sendiri. Toleransi justru menolak penindasan terhadap orang lain."
— John F. Kennedy, Presiden ke-35 Amerika Serikat
Kutipan asli: "Tolerance implies no lack of commitment to one's own beliefs. Rather it condemns the oppression or persecution of others." Menghormati Idul Adha sesama tidak mengurangi keimanan kita sendiri.
"Dengarlah dengan telinga toleransi! Lihatlah melalui mata kasih sayang! Berbicaralah dengan bahasa cinta."
— Jalaluddin Rumi, Penyair Sufi Abad ke-13
Kutipan asli: "Listen with ears of tolerance! See through the eyes of compassion! Speak with the language of love." Rumi mengingatkan bahwa komunikasi lintas keyakinan dimulai dari sikap hati — persis seperti suasana Idul Adha yang ideal.
"Relakan hari ini agar anak-anak kita memiliki hari esok yang lebih baik."
— A.P.J. Abdul Kalam, Mantan Presiden India & Ilmuwan
Kutipan asli: "Let us sacrifice our today so that our children can have a better tomorrow." Sebagaimana dikutip dari BrainyQuote, Abdul Kalam menekankan bahwa pengorbanan demi generasi mendatang adalah bentuk cinta tertinggi — sebuah esensi yang juga terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim.
Baca juga: Kata-kata tentang agama dan toleransi yang penuh makna
Dari Tokoh Kemanusiaan dan Perdamaian
"Rasa kasih kemanusiaan kita mengikat satu sama lain — bukan dalam rasa kasihan, melainkan sebagai sesama manusia yang telah belajar mengubah penderitaan bersama menjadi harapan untuk masa depan."
— Nelson Mandela, Presiden Pertama Afrika Selatan Pasca-Apartheid
Kutipan asli: "Our human compassion binds us the one to the other — not in pity or patronizingly, but as human beings who have learnt how to turn our common suffering into hope for the future." Mengacu pada BrainyQuote, Mandela menyampaikan pesan ini dalam konteks persatuan lintas perbedaan. Sangat relevan dengan semangat Idul Adha yang mengajarkan kebersamaan melampaui sekat.
"Cara terbaik untuk menemukan dirimu adalah dengan kehilangan dirimu dalam pelayanan kepada orang lain."
— Mahatma Gandhi, Pemimpin Kemerdekaan India
Kutipan asli: "The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others." Gandhi, seorang Hindu, dikenal menghormati semua agama. Kutipan ini sangat cocok untuk mengiringi ucapan Hari Raya Kurban yang mengajarkan berbagi.
"Tidak akan ada perdamaian antar bangsa tanpa perdamaian antar agama, dan tidak akan ada perdamaian antar agama tanpa dialog."
— Hans Küng, Teolog Katolik Swiss
Kutipan asli: "There will be no peace among the nations without peace among the religions and no peace among the religions without dialogue." Ucapan Idul Adha dari non-Muslim adalah salah satu bentuk dialog itu.
"Toleransi, dialog lintas budaya, dan penghargaan terhadap keberagaman semakin penting di dunia yang semakin saling terhubung."
— Kofi Annan, Mantan Sekretaris Jenderal PBB
Kutipan asli: "Tolerance, inter-cultural dialogue and respect for diversity are more essential than ever in a world where peoples are becoming more and more closely interconnected." Sebagaimana disampaikan Kofi Annan melalui situs resmi UNFPA, pesan ini menekankan bahwa toleransi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
"Tunjukkan padaku agama yang tidak peduli pada kasih sayang. Tunjukkan padaku agama yang tidak peduli pada keramahan."
— Eboo Patel, Pendiri Interfaith Youth Core
Kutipan asli: "Show me a religion that doesn't care about compassion. Show me a religion that doesn't care about hospitality." Patel menegaskan bahwa kasih sayang dan keramahan adalah benang merah yang menghubungkan semua agama — termasuk tradisi berbagi daging kurban di Idul Adha.
"Dunia adalah negaraku, seluruh umat manusia adalah saudaraku, dan berbuat baik adalah agamaku."
— Thomas Paine, Filsuf dan Penulis
Kutipan asli: "The World is my country, all mankind are my brethren, and to do good is my religion." Sebuah pernyataan yang merangkum esensi toleransi dalam satu kalimat.
Baca juga: Kata-kata agama menyejukkan hati yang penuh toleransi
3. Ucapan Idul Adha Kreatif dan Puitis dari Non Muslim
Bosan dengan ucapan yang itu-itu saja? Bagian ini berisi ucapan orisinal dengan gaya bahasa sastrawi, metafora alam, dan sentuhan personal — dirancang khusus untuk konteks Hari Raya Kurban. Cocok untuk kamu yang ingin pesannya benar-benar diingat.
Ucapan Bernuansa Alam dan Metafora
"Seperti sungai yang tidak pernah bertanya siapa yang haus di tepinya — begitulah makna kurban: mengalir untuk siapa saja yang membutuhkan. Selamat Hari Raya Idul Adha."
— Orisinal
Metafora sungai menggambarkan keikhlasan berbagi yang menjadi inti Idul Adha.
"Fajar 10 Dzulhijjah ini milik semua mata yang merindu kebersamaan. Dari hati yang berbeda keyakinan, kukirimkan doa terbaik untukmu dan keluarga di hari raya kurban ini."
— Orisinal
"Jika pengorbanan adalah benih, maka Idul Adha adalah musim tanamnya. Semoga yang tumbuh di antara kita adalah pohon persaudaraan yang akarnya menembus setiap sekat perbedaan."
— Orisinal
"Takbir pagi ini bukan hanya milik langit — ia juga menyapa setiap hati yang mau berbagi, apa pun keyakinannya. Selamat merayakan hari pengorbanan."
— Orisinal
Ucapan Hangat dan Personal
"Aku tidak tahu persis bagaimana rasanya memaknai kisah Ibrahim dan Ismail secara spiritual. Tapi aku tahu betul rasanya bangga punya sahabat yang hatinya selapang pengorbanan mereka. Selamat Idul Adha."
— Orisinal
Gaya bicara santai ala sahabat dekat — jujur, ringan, tapi menyentuh.
"Aroma sate dan gulai dari dapurmu sudah tercium sampai ke rumahku. Itu artinya Lebaran Haji sudah tiba, dan aku sudah siap jadi tamu pertamamu. Selamat Hari Raya!"
— Orisinal
Sentuhan humor ringan yang menggambarkan keakraban antartetangga beda agama — sangat Indonesia.
"Ada keindahan dalam menyaksikan seseorang rela memberikan yang terbaik demi orang lain. Itulah yang kulihat saat Idul Adha tiba — ketika daging dibagikan dari pintu ke pintu tanpa pilih kasih. Selamat atas hari pengorbananmu."
— Orisinal
Baca juga: Kata-kata Idul Adha terbaik untuk berbagi kebahagiaan
4. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim untuk Konteks Profesional
Di lingkungan kerja, ucapan Idul Adha dari rekan non-Muslim bisa menjadi jembatan yang mempererat hubungan profesional. Ucapan formal untuk Eid sangat ideal dalam konteks hubungan profesional, keluarga besar, dan kepada yang dihormati — pesan yang sopan menunjukkan apresiasi sambil menjaga nada yang pantas untuk lingkungan kerja.
Untuk Rekan Kerja dan Atasan
"Selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh rekan Muslim. Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan hari ini membawa energi positif dalam kerja sama kita."
— Ucapan profesional
"Eid al-Adha Mubarak! Semoga hari kemenangan ini menjadi awal yang penuh berkah. Dari kami yang berbeda keyakinan, kami mengucapkan selamat dengan tulus."
— Ucapan profesional
"Selamat Idul Adha! Semoga nilai-nilai keikhlasan dan semangat berbagi yang diajarkan hari raya ini terus membimbing kita menuju pencapaian bersama."
— Ucapan profesional
Untuk Mitra Bisnis dan Klien
"Segenap tim kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga keberkahan hari ini memperkuat kemitraan dan membuka peluang kebaikan bersama."
— Ucapan bisnis
"Kami menghargai keberagaman dalam tim kita. Selamat Idul Adha — semoga hari ini menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar kita adalah saling menghormati."
— Ucapan bisnis
5. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim dalam Bahasa Jawa Halus
Indonesia kaya akan bahasa daerah, dan menyampaikan ucapan Hari Raya Kurban dalam bahasa Jawa halus (krama) menunjukkan penghormatan yang lebih mendalam. Berikut ucapan yang bisa digunakan oleh non-Muslim yang tinggal di lingkungan Jawa atau ingin memberikan sentuhan kultural yang khas.
"Sugeng Riyadi Idul Adha, kanca. Mugi dinten kurban menika maringi berkah lan tentrem dhumateng panjenengan sedaya sekeluarga."
(Selamat Hari Raya Idul Adha, kawan. Semoga hari kurban ini memberikan berkah dan ketentraman bagi Anda sekeluarga.)
— Orisinal
"Kula ngaturaken sugeng riyadi Idul Adha. Mugi kita sedaya tansah gesang rukun lan tulung-tinulung, boten ngemungaken beda keyakinan."
(Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga kita semua senantiasa hidup rukun dan saling tolong-menolong, tidak memandang perbedaan keyakinan.)
— Orisinal
"Ing dinten ingkang mulya menika, mugi semangat kurban maringi inspirasi dhumateng kita sedaya kangge tansah berbagi. Sugeng Riyadi!"
(Di hari yang mulia ini, semoga semangat kurban memberikan inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa berbagi. Selamat Hari Raya!)
— Orisinal
Penggunaan bahasa Jawa krama dalam ucapan Hari Raya Kurban bukan hanya menunjukkan rasa hormat, tetapi juga mencerminkan pemahaman akan nilai-nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi dalam budaya Nusantara.
6. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim untuk Media Sosial
Di era digital, ucapan Idul Adha sering dibagikan melalui Instagram Story, status WhatsApp, atau caption media sosial. Berikut ucapan yang ringkas namun berkesan — cocok untuk caption hari raya yang bermakna.
Caption Singkat dan Powerful
"Beda doa, satu harapan: kebaikan untuk semua. Eid al-Adha Mubarak!"
— Orisinal
"Pengorbanan terbesar bukan soal apa yang kita potong, tapi apa yang kita bagikan. Respect. Selamat Idul Adha!"
— Orisinal
"Toleransi bukan sekadar kata — ia hadir setiap kali kita saling mengucapkan selamat di hari besar masing-masing. Happy Eid al-Adha!"
— Orisinal
"Tidak perlu seagama untuk saling mendoakan. Selamat Hari Raya Kurban, dari hati yang tulus."
— Orisinal
Caption Bilingual
"Different faiths, one humanity. Wishing all my Muslim friends a blessed Eid al-Adha! Semoga hari ini penuh kebahagiaan dan keberkahan."
— Orisinal
"The beauty of Indonesia: we celebrate each other's victories. Eid al-Adha Mubarak to all!"
— Orisinal
Baca juga: Ucapan Idul Adha dalam bahasa Inggris lengkap dan artinya
7. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim yang Menyentuh untuk Sahabat dan Keluarga
Kategori ini berisi ucapan yang lebih panjang dan mendalam — cocok untuk dikirim secara personal kepada sahabat dekat atau keluarga besar yang berbeda agama. Di sinilah ketulusan paling terasa.
Untuk Sahabat Dekat
"Aku tidak bisa ikut shalat Ied bersamamu pagi ini. Tapi percayalah, saat kamu mendengar takbir bergema di masjid, aku sedang mendoakan yang terbaik untukmu dari tempatku. Selamat Hari Raya Idul Adha, sahabat terbaikku."
— Orisinal
"Persahabatan kita sudah melewati banyak Idul Adha. Dan setiap tahun, aku semakin yakin: yang menyatukan kita bukan kesamaan agama, tapi kesamaan hati. Eid Mubarak."
— Orisinal
"Kita mungkin berdoa dengan cara yang berbeda, tapi langit yang mendengar doa kita adalah langit yang sama. Selamat merayakan hari pengorbananmu, kawan."
— Orisinal
Baca juga: Kata bijak persahabatan yang menyentuh hati
Untuk Keluarga Besar yang Berbeda Agama
"Kepada keluarga besar yang sedang merayakan Idul Adha: rumah kita mungkin punya ruang ibadah yang berbeda, tapi dapur kita selalu satu — dan hari ini, gulai kurbannya pasti lebih nikmat karena dimakan bersama."
— Orisinal
"Idul Adha mengingatkanku bahwa keluarga kita adalah bukti hidup bahwa perbedaan agama tidak pernah bisa mengalahkan ikatan darah dan kasih sayang."
— Orisinal
"Selamat Hari Raya untuk saudara-saudaraku yang Muslim. Semoga meja makan Lebaran Haji kita tahun ini lebih ramai, tawanya lebih lepas, dan berbaginya lebih ikhlas."
— Orisinal
Baca juga: Ucapan Lebaran Idul Adha terbaru yang menyentuh hati
8. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim Bernuansa Humor
Tidak semua ucapan Hari Raya Kurban harus serius. Kadang, sentuhan humor justru membuat pesan lebih diingat dan mempererat keakraban. Membuat lelucon ringan tentang situasi seputar kurban diperbolehkan selama tidak mengolok-olok ritual keagamaan atau merendahkan makna pengorbanan.
"Selamat Idul Adha! Aku sudah siap mental untuk antri daging kurban di halaman masjid. Yang penting tetangga nggak lupa undang aku, ya!"
— Orisinal
"Aku nggak paham bahasa Arab, tapi kalau 'Eid Mubarak' artinya 'ayo makan sate kurban bareng', maka Eid Mubarak berkali-kali untukmu!"
— Orisinal
"Kata orang, kurban itu soal keikhlasan. Kalau begitu, aku ikhlas banget datang ke rumahmu buat makan gulai. Selamat Hari Raya!"
— Orisinal
"Kambingnya sudah siap, dagingnya sudah dipotong, tetangga sudah dapat jatah. Sekarang tinggal satu pertanyaan: kapan aku diundang? Eid Mubarak, sobat!"
— Orisinal
Baca juga: Kata-kata kurban lucu untuk menyemarakkan Idul Adha
9. Ucapan Idul Adha dari Non Muslim dalam Bahasa Inggris
Untuk kamu yang punya teman Muslim dari berbagai negara atau ingin posting di media sosial dengan jangkauan internasional, berikut ucapan dalam bahasa Inggris. Ucapan dalam bahasa Inggris juga memudahkan non-Muslim untuk memahami esensi dan makna dari perayaan Idul Adha.
"Eid al-Adha Mubarak! Though we walk different spiritual paths, today I celebrate your joy as my own. May peace and blessings be upon you."
(Selamat Idul Adha! Meski kita menempuh jalan spiritual yang berbeda, hari ini aku merayakan kegembiraanmu sebagai kegembiraanku. Semoga damai dan berkah menyertaimu.)
"Happy Eid al-Adha! The spirit of sacrifice and sharing you celebrate today inspires me to be a better person. Wishing you and your family endless blessings."
(Selamat Idul Adha! Semangat pengorbanan dan berbagi yang kamu rayakan hari ini menginspirasi aku untuk menjadi orang yang lebih baik. Semoga kamu dan keluarga selalu diberkahi.)
"Wishing you a joyful Eid al-Adha! May the lessons of sacrifice and devotion stay with you throughout the year."
(Semoga Idul Adha-mu penuh sukacita! Semoga pelajaran pengorbanan dan kesetiaan dari hari ini menemanimu sepanjang tahun.)
"From a friend of a different faith but the same heart — Eid al-Adha Mubarak! May your celebrations be filled with love and laughter."
(Dari teman yang berbeda keyakinan tapi sehati — Selamat Idul Adha! Semoga perayaanmu dipenuhi cinta dan tawa.)
"May the spirit of sacrifice and devotion keep you motivated and grateful. Eid al-Adha Mubarak!"
(Semoga semangat pengorbanan dan kesetiaan menjagamu tetap termotivasi dan bersyukur. Selamat Idul Adha!)
Baca juga: Ucapan Idul Adha bahasa Inggris lengkap dan artinya
10. Tips Menggunakan Ucapan Idul Adha dari Non Muslim
Memiliki koleksi ucapan saja tidak cukup. Berikut tips agar pesanmu benar-benar bermakna dan diterima dengan baik.
Perhatikan Waktu Pengiriman
Waktu terbaik mengirim ucapan adalah pada pagi hari raya, terutama setelah shalat Eid selesai. Mengirim terlalu awal atau terlambat bisa mengurangi makna ucapan.
Personalisasi Pesanmu
Jangan hanya copy-paste. Tambahkan nama penerima, kenangan bersama, atau hal spesifik yang menunjukkan kamu benar-benar peduli. Misalnya: "Masih ingat gulai tahun lalu di rumahmu? Semoga tahun ini bisa terulang!"
Pahami Konteks Idul Adha
Menjelang Idul Adha, umat Muslim mempersiapkan rumah, membeli pakaian baru, dan merencanakan hidangan istimewa. Pada hari pertama, mereka yang mampu secara finansial berkewajiban menyembelih hewan kurban dan membagikan sebagian dagingnya kepada yang membutuhkan — sebagai peringatan kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya demi ketaatan kepada Tuhan. Memahami konteks ini akan membuat ucapanmu terasa lebih tulus dan relevan.
Tidak Perlu Memaksakan Istilah Arab
Menggunakan "Eid Mubarak" atau "Selamat Idul Adha" sudah sangat diapresiasi. Sangat diterima dan diapresiasi bagi non-Muslim untuk berpartisipasi dengan mengucapkan "Eid Mubarak" — inklusivitas ini memupuk rasa kebersamaan dan kebahagiaan bersama.
Sertai dengan Tindakan Nyata
Ucapan yang disertai tindakan nyata akan jauh lebih berkesan. Menghadiri undangan makan bersama tetangga Muslim, membantu distribusi daging kurban, atau sekadar memberikan hadiah kecil adalah bentuk toleransi yang berbicara lebih keras dari kata-kata.
Baca juga: Ucapan Lebaran Haji yang menyentuh hati dan penuh makna
11. Fakta Menarik tentang Tradisi Ucapan Idul Adha Lintas Agama
Berikut beberapa fakta yang mungkin belum banyak diketahui tentang tradisi ucapan Hari Raya Kurban di berbagai belahan dunia.
- Ucapan berbeda di setiap negara. Di Timur Tengah, lebih umum mendengar frasa "Eid Saeed" dan "Kul 'aam wa antum bi'khair" — yang bermakna "Perayaan Bahagia" dan "Semoga aku selalu mendapatimu dalam keadaan sehat setiap tahun."
- Idul Adha disebut juga "Feast of the Sacrifice." Dalam bahasa Inggris, Idul Adha dikenal sebagai "Feast of the Sacrifice" — istilah ini membantu non-Muslim memahami esensi hari raya secara instan.
- Di Tiongkok, ada versi lokal. Tiongkok memiliki sekitar 28 juta Muslim, dan selama festival ini, ucapan alternatif yang paling umum adalah "Kai zhai jie kuai le" yang berarti "Selamat Festival."
- Gus Dur dan toleransi. Merujuk Liputan6.com, semangat Gus Dur tentang keberagaman agama terus menginspirasi praktik toleransi di Indonesia hingga hari ini — termasuk tradisi saling mengucapkan selamat hari raya lintas keyakinan.
- Di Bali, ada tradisi "Ngejot." Mengacu pada tradisi lokal, Ngejot adalah kebiasaan berbagi makanan kepada tetangga non-Muslim sebagai simbol toleransi dan persaudaraan antarumat beragama — tradisi yang sangat selaras dengan semangat berbagi di Idul Adha.
Baca juga: Kata bijak Idul Adha untuk merenungi makna pengorbanan
Pada akhirnya, ucapan Idul Adha dari non Muslim bukan sekadar rangkaian kata. Orang-orang dari berbagai agama dan budaya hidup berdampingan di hampir setiap penjara dunia. Kita bisa mencintai siapa diri kita tanpa membenci siapa — dan apa — yang bukan diri kita. Kita bisa berkembang dalam tradisi kita sendiri sambil belajar dari orang lain serta menghormati ajaran mereka. Setiap pesan yang dikirim dengan ketulusan adalah batu bata kecil yang membangun tembok toleransi lebih tinggi — dan menjadikan Indonesia tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua.
Baca juga: Ucapan Idul Fitri dari nonis yang penuh toleransi dan menyentuh hati
Daftar Referensi
- BrainyQuote. Sacrifice Quotes. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.brainyquote.com/topics/sacrifice-quotes
- BrainyQuote. Tolerance Quotes. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.brainyquote.com/topics/tolerance-quotes
- BrainyQuote. Nelson Mandela Quotes About Compassion. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.brainyquote.com/quotes/nelson_mandela_447262
- Goodreads. Tolerance Quotes. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.goodreads.com/quotes/tag/tolerance
- United Nations Population Fund (UNFPA). Quotes on Culture and Culturally Sensitive Approaches. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.unfpa.org/resources/quotes-culture-and-culturally-sensitive-approaches
- Al Jazeera. Eid al-Adha Greetings in Different Languages. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.aljazeera.com/news/2025/6/5/eid-al-adha-greetings-in-different-languages
- Boomf. Eid al-Adha Greetings, Wishes, and Quotes for Friends and Family. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://boomf.com/blogs/inspiration/eid-al-adha-greetings-wishes-and-quotes-for-friends-and-family
- OnePath Network. Eid al-Adha Mubarak: Best Wishes, Quotes, and Authentic Duas. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://onepathnetwork.com/dhul-hijjah/eid-al-adha-mubarak-best-wishes-quotes-and-authentic-duas/
- Liputan6.com. 40 Ucapan Idul Fitri 2025 dari Non Islam yang Penuh Makna dan Toleransi Tinggi. Diakses pada 15 Mei 2026, dari https://www.liputan6.com/hot/read/5974083/40-ucapan-idul-fitri-2025-dari-non-islam-yang-penuh-makna-dan-toleransi-tinggi
(kpl/fed)
Advertisement