60 Balasan Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah Paling Menyentuh
Balasan Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah yang Bermakna dan Menyentuh Hati (h)
Kapanlagi.com - Ponsel bergetar sejak pagi hari raya. Puluhan pesan masuk dari atasan, tetangga, kerabat jauh, hingga mantan teman sekolah yang tiba-tiba muncul setahun sekali. Pertanyaannya selalu sama — bagaimana balasan ucapan Idul Adha sesuai sunnah yang tepat, bermakna, dan menyentuh hati tanpa terasa seperti pesan broadcast massal?
Bertukar ucapan saat Idul Adha berakar pada sunnah Nabi Muhammad SAW, yang menekankan kebaikan, persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Membalas ucapan hari raya bukan sekadar etika sosial — ia adalah doa timbal balik yang sudah dipraktikkan umat Muslim selama lebih dari empat belas abad.
Artikel ini menyajikan 60 balasan ucapan Idul Adha yang dikategorikan berdasarkan konteks penggunaannya. Mulai dari balasan sesuai sunnah dalam bahasa Arab, balasan kreatif berbahasa Indonesia, hingga balasan dalam bahasa Jawa halus dan Inggris — setiap balasan dilengkapi konteks agar kamu bisa langsung membalas dengan percaya diri.
Advertisement
1. Dasar Hukum Membalas Ucapan Idul Adha dalam Islam
Sebelum masuk ke daftar balasan, penting memahami landasan syar'i di balik tradisi ini. Menyapa sesama Muslim dengan doa dan memohon penerimaan amal di hari Ied adalah sunnah. Ketika seseorang berkunjung — keluarga, teman, atau tetangga — ucapan yang lazim disampaikan adalah doa singkat yang memohon agar Allah menerima segala upaya kebaikan.

Ucapan hari raya bukan sekadar lewat begitu saja — ia adalah ibadah, ekspresi kegembiraan, penyebaran barakah, dan sarana membangun komunitas. Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 86 menegaskan prinsip membalas penghormatan dengan yang lebih baik atau setidaknya serupa.
Ucapan ini berlaku untuk Idul Fitri maupun Idul Adha. Pada Idul Fitri, objek yang dimaksud adalah ibadah puasa; pada Idul Adha, ia merujuk pada ibadah kurban dan rangkaian ibadah haji. Perbedaan inilah yang membuat balasan Idul Adha idealnya menyentuh tema pengorbanan, keikhlasan, dan kedermawanan — bukan sekadar permohonan maaf seperti pada Idul Fitri.
Baca juga: Cara bikin ucapan Idul Adha sesuai sunnah yang bermakna
2. Balasan Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah dalam Bahasa Arab (1–12)
Balasan dalam bahasa Arab memiliki keistimewaan karena mengandung doa yang bersumber dari tradisi para sahabat. Sebagaimana dikutip dari Studio Arabiya, ucapan ini adalah sapaan khas para sahabat — lebih spesifik karena kita sedang mendoakan individu tersebut dan memohon agar Allah menerima ibadah mereka.
Balasan untuk "Taqabbalallahu Minna wa Minkum"
1. "Taqabbalallahu minna wa minkum." — Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.
Balasan yang paling umum terhadap ucapan ini adalah membalas dengan kalimat yang sama, "Taqabbalallahu minna wa minkum". Cukup sederhana, tapi sarat makna — karena kedua pihak saling mendoakan.
2. "Taqabbalallahu minna wa minkum, wa taqabbal ya Karim." — Semoga Allah menerima amal ibadah dari kami dan kalian, terimalah wahai Yang Maha Mulia.
Versi lebih lengkap dengan tambahan doa kepada Allah Al-Karim. Cocok untuk balasan yang lebih khusyuk kepada orang yang dihormati.
3. "Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ghafara lana wa lakum." — Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita.
Menambahkan permohonan ampunan — relevan karena Idul Adha juga momen introspeksi dan penyucian diri.
4. "Taqabbalallahu tha'aatakum wa udh-hiyatakum." — Semoga Allah menerima ketaatan dan hewan kurban kalian.
Balasan ini spesifik untuk Idul Adha karena menyebut udhiyyah (hewan kurban). Sangat tepat dikirim kepada mereka yang menunaikan ibadah kurban.
5. "Allahumma aamiin, minna wa minkum." — Amin Ya Allah, semoga Allah menerima ibadah kita.
Balasan ini menambahkan unsur pengaminian doa, menjadikannya terasa lebih personal dan tulus.
Baca juga: Ucapan Idul Adha bahasa Arab terlengkap beserta panduan
Balasan untuk "Eid Mubarak" dan "Eid Adha Mubarak"
6. "Allahu yubariku fiik." — Semoga Allah juga memberkatimu.
Balasan paling tepat untuk ucapan Eid Mubarak karena membalas doa keberkahan dengan keberkahan pula.
7. "Khair Mubarak." — Kebaikan yang diberkahi.
Respons paling umum dan sopan untuk "Eid Mubarak" adalah "Khair Mubarak" yang bermakna kebaikan yang diberkahi. Balasan ini populer di kalangan Muslim Asia Selatan dan Timur Tengah — singkat, elegan, dan sarat makna.
8. "Eid Mubarak, barakallahu fiikum." — Selamat Hari Raya, semoga Allah memberkahi kalian.
Menggabungkan balasan serupa dengan tambahan doa keberkahan. Cocok untuk balasan via chat atau kartu ucapan.
Balasan untuk "Kullu 'Am wa Antum Bikhair"
9. "Wa antum bikhair wa bi sihhah wa bi salamah." — Semoga tahunmu juga senantiasa baik, sehat, dan selamat.
Balasan yang memperkaya doa dengan menambahkan harapan kesehatan dan keselamatan.
10. "Wa antum bikhair, kullu 'am wa antum ila Allahi aqrab." — Semoga kamu juga dalam kebaikan, dan setiap tahun semakin dekat kepada Allah.
Balasan unik yang jarang digunakan di Indonesia. Dilansir dari NaTakallam, ucapan "Kol 'am wa entou bekhair" populer di kalangan penutur Arab, dan balasan khasnya adalah "wa entou bekhair" yang bermakna "dan kebaikan untukmu juga".
Balasan Umum Bahasa Arab Lainnya
11. "A'adahullahu 'alayna wa 'alaykum bil-yumni wal-barakat." — Semoga Allah mengembalikan hari ini kepada kita dengan keberuntungan dan berkah.
Doa ini mengandung harapan agar kita dipertemukan kembali dengan Idul Adha di tahun depan dalam keadaan sehat. Cocok untuk keluarga besar yang tidak selalu bisa berkumpul setiap tahun.
12. "Aamiin, wa iyyakum. Barakallahu fi 'umrikum." — Amin, dan untuk kalian juga. Semoga Allah memberkahi umur kalian.
Balasan yang menggabungkan pengaminian, doa balik, dan harapan keberkahan umur — sangat cocok untuk membalas ucapan dari orang yang lebih tua.
Baca juga: Ucapan selamat Idul Adha 2026 penuh makna untuk orang terdekat
3. Balasan Bermakna dalam Bahasa Indonesia Berdasarkan Konteks (13–38)
Tidak semua orang nyaman membalas dalam bahasa Arab. Balasan berbahasa Indonesia yang tulus justru bisa lebih menyentuh, terutama saat membalas ucapan dari rekan kerja atau teman yang tidak terlalu akrab dengan istilah Arab. Dengan mengucapkan doa penerimaan amal, umat Muslim saling mengingatkan bahwa nilai sejati ibadah terletak pada penerimaan Allah, bukan sekadar pada pelaksanaannya.
Balasan untuk Orang Tua dan Keluarga
13. "Terima kasih, Ayah/Ibu. Di hari pengorbanan ini, doa terbesar yang bisa anakmu panjatkan adalah semoga Allah membalas setiap pengorbanan kalian yang tak pernah dihitung. Selamat Idul Adha 1447 H."
Balasan yang menghubungkan semangat kurban dengan pengorbanan orang tua — sangat personal dan reflektif.
14. "Idul Adha mengajarkan kami tentang keikhlasan — dan tak ada guru keikhlasan yang lebih baik selain orang tua. Semoga Allah menjaga kalian sampai Lebaran Haji berikutnya dan seterusnya."
Cocok untuk orang tua yang tinggal jauh atau sudah lanjut usia — mengandung doa umur panjang yang tulus.
15. "Rumah ini selalu jadi tempat pulang paling hangat — bukan karena gulainya, tapi karena pelukan kalian. Semoga Allah mempertemukan kita lagi di Idul Adha tahun-tahun mendatang."
Balasan bernuansa hangat yang memadukan suasana hari raya dengan kerinduan keluarga.
16. "Terima kasih atas ucapan dan doanya. Kalian adalah kurban terbesar yang pernah kukenal — mengorbankan segalanya tanpa pernah mengeluh. Selamat Idul Adha, Ayah dan Ibu terbaik."
Balasan orisinal yang menggunakan analogi kurban untuk menggambarkan dedikasi orang tua.
17. "Taqabbalallahu minna wa minkum. Untuk keluarga tercinta, semoga keberkahan hari ini mempererat ikatan kasih sayang di antara kita semua."
Balasan yang menggabungkan doa sunnah dengan sentuhan personal. Cocok untuk grup keluarga.
Baca juga: Ucapan Idul Adha untuk mertua paling menyentuh dan bermakna
Balasan untuk Sahabat dan Teman Dekat
18. "Terima kasih, sobat. Persahabatan itu sendiri adalah bentuk kurban kecil yang indah — kita mengorbankan waktu, ego, dan kadang jatah sate terakhir demi orang lain. Selamat Idul Adha!"
Balasan yang ringan tapi tetap bermakna — merayakan persahabatan dengan analogi kurban.
19. "Semoga Allah mempertemukan kita lagi di Idul Adha depan dengan versi terbaik dari diri kita masing-masing. Terima kasih sudah jadi teman yang tetap ada di musim hujan maupun panas."
Cocok untuk sahabat yang sudah lama tidak berjumpa langsung.
20. "Eid Mubarak juga! Kalau kurban mengajarkan kerelaan melepaskan, aku rela melepaskan egoku duluan untuk bilang: maaf dan terima kasih sudah selalu ada."
Balasan orisinal yang menghubungkan tema kurban dengan kerendahan hati dalam persahabatan.
21. "Bro, Idul Adha ini reminder: kalau sapi aja rela dikurbankan demi kebaikan banyak orang, masa kita nggak rela minta maaf duluan? Selamat Lebaran Haji!"
Balasan ringan yang tetap mengandung pesan moral — ideal untuk teman dekat yang suka bercanda.
22. "Untuk sahabat yang sedang berjuang di perantauan — kamu tidak sendirian. Hari ini, dari jauh, aku berdoa agar Allah menjadi teman terbaikmu yang tak pernah pergi. Selamat Idul Adha."
Balasan penuh empati untuk teman yang merantau jauh dari keluarga.
Baca juga: Ucapan Idul Adha singkat dan menyentuh untuk media sosial
Balasan untuk Rekan Kerja dan Atasan
23. "Terima kasih atas ucapan selamatnya, Pak/Bu. Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan Idul Adha ini menginspirasi kerja sama yang lebih produktif di antara kita. Mohon maaf atas segala kekurangan selama bekerja sama."
Balasan profesional yang menghubungkan nilai Idul Adha dengan konteks pekerjaan.
24. "Selamat Idul Adha juga. Semoga setelah libur panjang, kita kembali dengan semangat baru dan hati yang lebih lapang. Eid Mubarak untuk Bapak/Ibu sekeluarga."
Nada yang ringan namun tetap formal — cocok untuk atasan atau klien.
25. "Terima kasih atas bimbingan dan kesabarannya selama ini. Di hari raya kurban ini, saya mendoakan semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu dengan keberkahan yang berlipat."
Balasan yang menunjukkan rasa hormat sekaligus menjadi doa tulus untuk atasan.
Baca juga: Cara menyusun ucapan Idul Adha profesional untuk rekan kerja
Balasan untuk Non-Muslim yang Mengucapkan Selamat
26. "Terima kasih banyak atas ucapan hangatnya. Ketulusan seperti ini yang membuat keberagaman kita begitu indah. Semoga kebahagiaan dan kedamaian selalu menyertai Anda dan keluarga."
Balasan yang menghargai toleransi tanpa kehilangan kekhidmatan hari raya.
27. "Ucapanmu sangat berarti. Di hari ini kami belajar bahwa kebaikan tidak mengenal batas — dan kamu adalah buktinya. Semoga kita selalu bisa saling mendukung dalam kebaikan."
Balasan yang menekankan nilai universal dari Idul Adha — pengorbanan dan kepedulian lintas keyakinan.
28. "Terima kasih, kawan. Persahabatan kita sudah melewati banyak Lebaran Haji, dan setiap tahun aku semakin yakin: yang menyatukan kita bukan kesamaan agama, tapi kesamaan hati."
Balasan personal yang merayakan persaudaraan lintas iman. Cocok untuk sahabat dekat yang berbeda keyakinan.
Baca juga: Ucapan Idul Adha dari nonis penuh toleransi dan menyentuh
Balasan Kreatif, Puitis, dan Orisinal
Berikut balasan yang sepenuhnya orisinal — menggunakan metafora segar yang jarang ditemukan di koleksi ucapan Idul Adha manapun. Cocok untuk kamu yang ingin membalas ucapan dengan cara yang berbeda dan menancap di hati.
29. "Seperti pisau kurban yang harus tajam agar tidak menyakiti, semoga lidah kita pun selalu tajam dalam kebenaran tapi lembut dalam penyampaian. Selamat Idul Adha untukmu juga."
Metafora yang menghubungkan adab penyembelihan kurban dengan adab berkomunikasi — unik dan reflektif.
30. "Jika Ibrahim mengajarkan kita tentang kerelaan melepaskan, maka hari ini aku belajar melepaskan satu hal: segala prasangka buruk. Semoga hati kita sama-sama bersih di Idul Adha ini."
Balasan yang memaknai pengorbanan dalam konteks emosional — bukan fisik.
31. "Ada yang lebih harum dari aroma sate kurban di pagi hari raya: hati yang sudah ikhlas berbagi tanpa menghitung. Semoga kita berdua merasakannya hari ini."
Balasan puitis yang memadukan pengalaman sensorik hari raya dengan refleksi spiritual.
32. "Takbir sudah bertalu, langit pagi sudah cerah. Yang tersisa sekarang hanyalah satu tugas: saling mendoakan. Dan aku sudah mendahuluimu."
Singkat, powerful, dan penuh ketulusan — cocok untuk sahabat dekat.
33. "Kurban mengajarkan satu hal yang sering kita lupa: bahwa memberi bukan soal kelebihan, tapi soal kerelaan. Terima kasih atas ucapannya, semoga Allah menerima amal kita."
Balasan reflektif yang menyentuh esensi terdalam ibadah kurban.
34. "Secangkir kopi di pagi Idul Adha terasa berbeda — lebih tenang, lebih khusyuk, lebih bermakna. Mungkin karena diminum setelah takbir subuh dan doa panjang. Semoga harimu seindah tegukan pertama itu."
Balasan yang menangkap suasana pagi hari raya dengan detail sensorik yang jarang dipakai.
35. "Idul Adha mengajarkan bahwa keindahan hidup terletak bukan pada apa yang kita genggam, tetapi pada apa yang rela kita lepaskan demi ridha Ilahi. Terima kasih atas doanya, kawan."
Filosofi pengorbanan yang dirangkum dalam satu kalimat yang menancap.
36. "Daging dan darah kurban tidak sampai kepada-Nya, tetapi ketakwaan dari hatimulah yang mengangkat derajat di sisi langit. Semoga hati kita selalu terjaga. Eid Mubarak!"
Terinspirasi dari QS. Al-Hajj: 37, balasan ini mengingatkan esensi terdalam ibadah kurban.
37. "Hidup ini seperti sate kurban: harus sabar dibolak-balik, dibumbui dengan keikhlasan, baru terasa nikmatnya. Selamat Idul Adha juga, sobat!"
Balasan jenaka yang tetap mengandung hikmah — ideal untuk teman dekat yang suka humor ringan.
38. "Terima kasih atas ucapan manisnya. Di hari yang agung ini, aku mendoakanmu dengan doa paling Ibrahim: semoga setiap hal yang kamu relakan dijadikan Allah sebagai jalan menuju hal yang jauh lebih indah."
Balasan yang mengangkat narasi Ibrahim secara personal — terasa intim dan bermakna.
Baca juga: Kata bijak Idul Adha untuk merenungi makna pengorbanan
4. Balasan Ucapan Idul Adha dalam Bahasa Jawa Halus (39–48)
Bagi masyarakat Jawa, membalas ucapan Lebaran Haji dengan bahasa krama inggil bukan sekadar tradisi — melainkan bentuk unggah-ungguh yang mencerminkan kedalaman budi pekerti. Berikut balasan yang bisa digunakan saat sungkem kepada orang tua maupun bersilaturahmi dengan kerabat.
Balasan untuk Orang Tua dan yang Dihormati
39. "Matur nuwun sanget, Bapak/Ibu. Kula nggih ngaturaken sugeng riyadin Idul Adha lan nyuwun pangapunten sedaya kalepatan. Mugi-mugi Bapak/Ibu tansah pinaringan sehat lan berkah saking Gusti Allah."
Artinya: Terima kasih banyak, Bapak/Ibu. Saya juga mengucapkan selamat hari raya Idul Adha dan mohon maaf atas segala kesalahan. Semoga Bapak/Ibu selalu diberi kesehatan dan berkah dari Allah.
40. "Ing dinten riyaya Idul Adha puniko, kula nyuwun agunging samudra pangaksami. Mugi sedaya pengorbanan kita dipuntampi dening Gusti Allah ingkang Maha Welas Asih."
Artinya: Di hari raya Idul Adha ini, saya mohon maaf sebesar samudra. Semoga seluruh pengorbanan kita diterima oleh Allah Yang Maha Pengasih.
41. "Kula ngaturaken sugeng riyadin ugi, Eyang. Nyuwun dungo lan pangestunipun kagem kula sekeluarga. Mugi dinten kurban puniko dados saksi keikhlasan manah kita sedaya."
Artinya: Saya juga mengucapkan selamat hari raya, Eyang. Mohon doa dan restunya untuk saya sekeluarga. Semoga hari kurban ini menjadi saksi keikhlasan hati kita.
42. "Sugeng riyadin Idul Adha ugi, Mas/Mbak. Sedaya kalepatan kulo nyuwun pangapunten. Mugi perseduluran kita sansaya raket lan kebak berkah."
Artinya: Selamat Idul Adha juga, Mas/Mbak. Segala kesalahan saya mohon dimaafkan. Semoga persaudaraan kita semakin erat dan penuh berkah.
Baca juga: Ucapan Idul Adha bahasa Jawa untuk orang tua paling menyentuh
Balasan Jawa Halus Kreatif dan Orisinal
43. "Kados rembulan ingkang mboten nate kesel madhangi wengi, mekaten ugi pengorbanan Bapak lan Ibu ingkang tansah njagi lampah kula. Ing dinten Idul Adha puniko, kula nyuwun pangapunten — amargi rembulan pun mboten nate nyuwun balesan saking wengi."
Artinya: Seperti bulan yang tak pernah lelah menerangi malam, begitu pula pengorbanan Bapak dan Ibu yang selalu menjaga langkah saya. Di hari Idul Adha ini, saya mohon maaf — karena bulan pun tak pernah meminta balasan dari malam.
44. "Ing dinten Idul Adha puniko, sumangga kita sami tulung-tinulung, berbagi daging kurban, lan ngruketaken tali silaturahmi. Bapak/Ibu, matur nuwun sampun maringi tuladha bab puniko."
Artinya: Di hari Idul Adha ini, mari kita saling tolong-menolong, berbagi daging kurban, dan mempererat tali silaturahmi. Bapak/Ibu, terima kasih sudah memberi teladan tentang ini.
45. "Kados banyu ingkang tansah mili nggoleki papan ingkang endhek, mugi manah kita ugi tansah andhap asor lan gampil maringi pangapura. Sugeng riyadin Idul Adha."
Artinya: Seperti air yang selalu mengalir mencari tempat yang rendah, semoga hati kita juga selalu rendah hati dan mudah memberi maaf. Selamat Idul Adha.
46. "Idul Adha sanes namung bab daging kurban, nanging bab keikhlasan maringi tanpa ngajeng-ajeng wangsulan. Panjenengan sampun nindakaken puniko kangge kula sedaya gesang. Sugeng Riyadi."
Artinya: Idul Adha bukan hanya tentang daging kurban, tapi tentang keikhlasan memberi tanpa mengharap balasan. Anda sudah melakukan itu untuk kami sepanjang hidup. Selamat Hari Raya.
47. "Matur nuwun, dulur. Ing dinten riyaya Idul Adha menika, ayo kita wiwiti lembaran enggal kanthi manah ingkang resik, semangat ingkang enggal, lan tekad kangge berbagi langkung kathah."
Artinya: Terima kasih, saudara. Di hari raya Idul Adha ini, mari kita mulai lembaran baru dengan hati yang bersih, semangat yang baru, dan tekad untuk berbagi lebih banyak.
48. "Mugi cahya dinten riyaya kurban puniko madhangi margi gesang kita sedaya, kados srengenge ingkang tansah setya madhangi bumi saben enjing."
Artinya: Semoga cahaya hari raya kurban ini menerangi jalan hidup kita semua, seperti matahari yang selalu setia menerangi bumi setiap pagi.
Baca juga: 75 ucapan Lebaran Haji 2026 terbaru yang menyentuh hati
5. Balasan Ucapan Idul Adha dalam Bahasa Inggris (49–55)
Balasan dalam bahasa Inggris cocok untuk teman internasional, kolega dari luar negeri, atau caption media sosial yang menjangkau audiens global. Apa pun bahasa yang digunakan — "Eid Mubarak," "Bayramınız kutlu olsun," atau "Selamat Idul Adha" — yang sesungguhnya kita katakan adalah: "Aku melihatmu. Aku merayakan bersamamu."
49. "Taqabbalallahu minna wa minkum. Thank you for your warm wishes — may this Eid al-Adha bring peace and blessings to your family."
Balasan yang menggabungkan doa sunnah dengan bahasa Inggris formal — cocok untuk kolega internasional.
50. "Eid Mubarak to you too! May the spirit of sacrifice remind us that true wealth lies not in what we keep, but in what we give."
Balasan orisinal yang merefleksikan esensi kurban dalam konteks universal.
51. "Khair Mubarak. May Allah accept our sacrifices and prayers, and may this blessed day strengthen the bonds between us."
Balasan ringkas yang menggunakan frasa khas Khair Mubarak sebagai respons untuk "Eid Mubarak".
52. "Thank you! On this day of sacrifice, I pray that every act of kindness we share becomes a seed of barakah that grows beyond what we can see."
Balasan puitis dalam bahasa Inggris yang menggunakan metafora pertumbuhan — segar dan berkesan.
53. "Eid al-Adha Mubarak! Ibrahim taught us that letting go in faith always leads to something greater. May your sacrifices this year bring unexpected blessings."
Balasan yang mengangkat kisah Ibrahim secara ringkas — cocok untuk audiens yang memahami konteks.
54. "Thank you for remembering me on this blessed occasion. May Allah accept from us and from you — Taqabbalallahu minna wa minkum."
Balasan yang menunjukkan apresiasi tulus, ditutup dengan doa sunnah.
55. "Eid Mubarak! Not all sacrifices happen on an altar — some happen quietly in our hearts when we choose forgiveness over grudge. May this Eid lighten your heart."
Balasan orisinal yang memaknai pengorbanan dalam dimensi emosional — unik dan mendalam.
6. Balasan Singkat dan Powerful untuk Status WA dan Caption (56–60)
Kadang balasan terbaik adalah yang paling ringkas. Lima balasan berikut dirancang untuk status WhatsApp, story Instagram, atau caption TikTok — cukup satu-dua kalimat yang langsung menancap.
56. "Eid Mubarak! Semoga kurban kita bukan hanya di atas tanah, tapi juga di dalam hati."
57. "Terima kasih doanya. Hari ini aku belajar satu hal dari Ibrahim: melepaskan dengan yakin."
58. "Selamat Idul Adha juga! Berbagi itu tidak pernah membuat kita kekurangan — justru sebaliknya."
59. "Pengorbanan yang tulus ibarat hujan: ia turun tanpa pilih-pilih tanah mana yang layak basah. Eid Mubarak!"
60. "Kulkas penuh daging, hati penuh syukur. Taqabbalallahu minna wa minkum!"
Balasan singkat yang jujur dan ringan — cocok untuk grup keluarga besar.
Baca juga: Meme ucapan Lebaran Idul Adha terbaru yang bikin ngakak
7. Fakta Menarik Seputar Tradisi Membalas Ucapan Hari Raya
Berikut beberapa fakta yang bisa menambah konteks saat kamu membagikan balasan ucapan Idul Adha di atas.
Ucapan Idul Adha berbeda dari Idul Fitri. Ucapan Idul Fitri umumnya bernuansa permohonan maaf dan kembali ke fitrah setelah Ramadan, sementara ucapan Idul Adha lebih menekankan pada semangat pengorbanan, keikhlasan, dan berbagi. Memahami perbedaan ini membantu kita memilih balasan yang lebih tepat sasaran.
Balasan "Khair Mubarak" populer di berbagai negara. Mengacu pada OnePath Network, respons paling umum dan sopan untuk "Eid Mubarak" adalah "Khair Mubarak," namun respons terbaik dan paling autentik secara Islami adalah mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum."
Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei. Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah. Pemerintah juga menetapkan Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama. Perayaan berlangsung selama empat hari (10-13 Dzulhijjah), yang dikenal sebagai Ayyam al-Tashreeq. Artinya, balasan ucapan Idul Adha masih relevan dikirim selama hari-hari tersebut.
Baca juga: Ucapan Idul Adha romantis dan menyentuh untuk pasangan
Baca juga: Pantun ucapan Idul Adha terbaru yang lucu dan penuh makna
Baca juga: Ucapan terima kasih hampers Idul Adha paling berkesan
Baca juga: 50 ucapan Idul Adha penuh makna sebagai referensi
Baca juga: Kata-kata keren Idul Adha untuk Hari Raya Kurban
Enam puluh balasan ucapan Idul Adha di atas dirangkum dari berbagai sudut pandang yang jarang ditemukan dalam satu tempat: mulai dari balasan sunnah berdasarkan atsar sahabat, balasan kreatif berbahasa Indonesia dengan metafora segar, balasan dalam bahasa Jawa halus yang penuh unggah-ungguh, hingga balasan bahasa Inggris untuk audiens global. Simpan yang paling beresonansi denganmu. Jadikan pengingat bahwa membalas ucapan hari raya bukan sekadar formalitas — ia adalah doa yang kamu titipkan kepada Allah untuk orang lain.
Daftar Referensi
- OnePath Network. Eid al-Adha Mubarak: Best Wishes, Quotes, and Authentic Duas. Diakses pada 21 Mei 2026, dari https://onepathnetwork.com/dhul-hijjah/eid-al-adha-mubarak-best-wishes-quotes-and-authentic-duas/
- Islamic Relief UK. Eid al-Adha Greetings and Wishes 2026. Diakses pada 21 Mei 2026, dari https://www.islamic-relief.org.uk/giving/islamic-giving/qurbani/eid-al-adha/eid-al-adha-eid-al-adha-greetings/
- NaTakallam. How to Wish Someone a Happy Eid in Arabic Dialects. Diakses pada 21 Mei 2026, dari https://natakallam.com/blog/how-to-wish-someone-a-happy-eid-in-arabic-dialects/
- Studio Arabiya. Eid Greetings and Duas. Diakses pada 21 Mei 2026, dari https://studioarabiya.com/eid-greetings-and-duas/
- Muslim Aid. Powerful Duas for Eid ul-Adha and Qurbani. Diakses pada 21 Mei 2026, dari https://www.muslimaid.org/media-centre/blog/powerful-duas-for-eid-ul-adha-and-qurbani/
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Indonesia Potret Tasya, Valen, April DA Kompak Bertiga, Penampilannya Curi Perhatian
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
-
Hobi Selebriti Indonesia Mila DA7 Awalnya Takut Berkuda, Kini Kian Tertarik