Cara Bikin Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah, Panduan Lengkap dan Bermakna

Cara Bikin Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah, Panduan Lengkap dan Bermakna
Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah (h)

Kapanlagi.com - Gema takbir mulai berkumandang, dan Hari Raya Idul Adha 1447 H tinggal menghitung hari. Saling mengucapkan selamat di hari raya adalah tradisi yang sudah dipraktikkan umat Muslim sejak zaman para sahabat Nabi. Tapi, tahukah Anda bahwa ada ucapan Idul Adha sesuai sunnah yang jauh lebih bermakna daripada sekadar pesan "Selamat Idul Adha" yang di-forward di grup WhatsApp?

Bertukar ucapan selamat saat Idul Adha berakar dari sunnah Nabi Muhammad SAW, yang menekankan kebaikan, persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan. Mengetahui ucapan yang benar beserta cara membalasnya bukan hanya soal formalitas — ini tentang menghidupkan tradisi berusia lebih dari 14 abad yang penuh doa dan harapan.

1. Mengenal Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah

Ucapan Idul Adha sesuai sunnah adalah doa atau sapaan yang dipraktikkan oleh para sahabat Rasulullah SAW ketika saling bertemu di hari raya Idul Adha. Ucapan ini bukan sekadar sapaan, melainkan mengandung doa agar ibadah dan amal kebaikan diterima Allah SWT.

(c) Liputan6.com

"Taqabbalallahu minna wa minkum" (تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنكُمْ) adalah doa tradisional Islam yang dipertukarkan saat Idul Fitri dan Idul Adha, yang bermakna "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian" — merujuk pada penerimaan puasa, shalat, sedekah, kurban, dan ibadah lainnya.

Frasa ini tidak muncul secara harfiah di dalam Al-Qur'an, tetapi maknanya berakar kuat pada ayat-ayat dan hadis tentang penerimaan amal oleh Allah. Dilansir dari Studio Arabiya, para sahabat Nabi biasa saling menyapa di hari Eid, dan tradisi ini menjadi bagian dari kebiasaan Islam — ketika Anda berjabat tangan saat hari raya, Anda meneruskan tradisi yang telah berlangsung lebih dari 1.400 tahun.

2. Mengapa Penting Mengucapkan Sesuai Sunnah

Banyak dari kita terbiasa mengirim pesan hari raya tanpa benar-benar memahami apa yang kita ucapkan. Padahal, dengan mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum", umat Muslim saling mengingatkan bahwa nilai sejati ibadah terletak pada penerimaan Allah, bukan sekadar pada pelaksanaannya.

Mengacu pada Islamic Relief UK, Nabi SAW mendorong umat Muslim untuk saling menyapa dengan kata-kata damai dan niat baik. Sebagai sunnah Nabi Muhammad SAW, memberikan ucapan selamat di hari Eid dapat mendatangkan berkah dan pahala, serta membantu memperkuat ikatan dengan keluarga dan sahabat.

Selain itu, ucapan yang tepat menjadi jembatan silaturahmi yang membawa kebaikan spiritual. Signifikansi spiritual ucapan ini melampaui sapaan biasa — ia mencerminkan prinsip inti Islam bahwa ketulusan lebih utama dari segalanya.

3. Perbedaan Ucapan Sunnah dan Ucapan Umum

Tidak semua ucapan hari raya memiliki bobot yang sama dari sisi syariat. Berikut perbedaan mendasar yang perlu dipahami.

Ucapan Berdasarkan Sunnah (Atsar Sahabat)

Hadis yang diriwayatkan dari Jubair bin Nufair menyebutkan bahwa ketika para sahabat Rasulullah SAW saling bertemu di hari Eid, mereka mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum." Al-Hafizh Ibnu Hajar menilai sanad riwayat ini hasan (baik). Ucapan ini berbentuk doa timbal balik — bukan sekadar ucapan selamat.

Ucapan Umum yang Diperbolehkan

Memberikan ucapan selamat seperti ini diperbolehkan, dan Anda juga bisa mengucapkan "Eid Mubarak". Imam Ahmad berkata, "Tidak ada masalah bagi seseorang untuk mengucapkan 'Taqabbalallahu minna wa mink' di hari Eid." Ucapan seperti "Selamat Hari Raya" atau "Minal Aidin wal Faizin" juga tidak dilarang, namun bukan berasal dari riwayat sahabat Nabi.

Baca juga: Kumpulan ucapan Idul Adha singkat dan menyentuh untuk medsos

4. 6 Cara Mengucapkan Idul Adha Sesuai Sunnah yang Benar

Berikut panduan praktis agar ucapan Idul Adha Anda lebih bermakna dan sesuai tuntunan.

1. Ucapkan "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum" Setelah Shalat Ied

Ini adalah ucapan paling otentik dari para sahabat Nabi. Lafaz lengkapnya:

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum

Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian."

Waktu terbaik mengucapkannya adalah setelah shalat Ied, meskipun bisa diucapkan sepanjang hari-hari Eid. Sebagaimana dikutip dari Abu Amina Elias, Muhammad bin Ziyad melaporkan bahwa ia bersama Abu Umamah al-Bahili dan sahabat Nabi lainnya — ketika mereka pulang dari shalat Eid, mereka saling mengucapkan: "Taqabbalallahu minna wa mink."

2. Pahami Cara Membalas Ucapan dengan Tepat

Balasan terbaik dan paling otentik berdasarkan sunnah adalah mengulangi ucapan yang sama: "Taqabbalallahu minna wa minkum." Dengan cara ini, kedua Muslim saling mendoakan agar amal ibadah mereka diterima.

Anda juga bisa membalas dengan:

  • "Aamiin" — sebagai pengamini doa
  • "Khair Mubarak" — bermakna "semoga kebaikan juga untukmu"
  • "Wa minkum, wa taqabbal ya Karim" — "dan dari kalian, terimalah wahai Yang Maha Mulia"

3. Gunakan Ucapan "Eid Mubarak" untuk Konteks Umum

عِيدٌ مُبَارَكٌ

'Eid Mubarak — bermakna "Hari Raya yang diberkahi."

Respons paling umum untuk ucapan "Eid Mubarak" adalah "Khair Mubarak" (semoga kebaikan juga untukmu). Namun, respons terbaik dan paling otentik secara Islami adalah mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum." Ucapan ini bersifat universal — cocok untuk situasi formal maupun kasual.

4. Tambahkan Variasi Doa Khusus Idul Adha

Untuk membuat ucapan lebih spesifik, tambahkan doa terkait kurban dan ibadah Idul Adha:

تَقَبَّلَ اللهُ طَاعَتَكُمْ وَأُضْحِيَتَكُمْ

Taqabbalallahu tha'aatakum wa udh-hiyatakum

Artinya: "Semoga Allah menerima ketaatan dan hewan kurban kalian."

Ucapan ini khusus untuk Idul Adha karena menyebut udhiyyah (hewan kurban) — sangat tepat dikirim kepada mereka yang menunaikan ibadah kurban.

5. Perhatikan Waktu Pengiriman Ucapan

Momen terbaik untuk bertukar ucapan hari raya adalah setelah shalat Idul Adha di pagi hari. Merupakan kebiasaan untuk saling menyapa dengan frasa seperti "Taqabbal Allahu minna wa minkum" (Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian) saat saling bertemu.

Ucapan masih relevan dikirim selama hari-hari tasyrik (11-13 Dzulhijjah). Berdasarkan yang dihimpun redaksi, hari-hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha, di mana Nabi SAW bersabda: "Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah" (HR. Muslim).

6. Sesuaikan Ucapan dengan Penerima Pesan

Ucapan untuk orang tua tentu berbeda nuansanya dengan ucapan untuk teman kantor. Berikut panduan singkat:

  • Orang tua dan guru: Gunakan "Taqabbalallahu minna wa minkum" disertai doa spesifik untuk kesehatan dan keberkahan
  • Pasangan: Tambahkan sentuhan personal dan spiritual
  • Rekan kerja: "Eid Mubarak" atau "Selamat Hari Raya Idul Adha" sudah cukup sopan dan hangat
  • Teman dekat: Bisa dikombinasikan dengan ucapan kreatif yang tetap bermakna

5. Tips Tambahan dan Kesalahan Umum Saat Mengucapkan Selamat Idul Adha

Agar ucapan hari raya benar-benar membawa berkah, hindari beberapa kesalahan berikut.

Jangan asal forward pesan tanpa membaca isinya. Terkadang pesan berantai mengandung hadis palsu atau doa yang tidak jelas sumbernya. Pastikan Anda memahami makna setiap kata yang dikirimkan.

Ucapan "Minal Aidin wal Faizin" bukan dari sunnah Nabi. Frasa ini populer di Indonesia, tetapi tidak memiliki dasar riwayat dari Rasulullah SAW. Meski tidak dilarang, lebih baik mengutamakan ucapan yang memiliki sandaran dari atsar sahabat.

Jangan lupakan esensi doa. Frasa "Taqabbalallahu minna wa minkum" mengingatkan setiap orang bahwa penerimaan amal baik datang hanya dari Allah. Ucapkan dengan penuh ketulusan, bukan sekadar formalitas.

Baca juga: 75 ucapan Lebaran Idul Adha terbaru yang menyentuh hati

6. Artis dan Figur Publik yang Sering Membagikan Momen Idul Adha

Tradisi bertukar ucapan selamat dan berbagi semangat Idul Adha juga hidup di kalangan selebriti Tanah Air. Banyak artis yang secara rutin membagikan momen hari raya kurban melalui media sosial — mulai dari shalat Ied bersama keluarga hingga terlibat langsung dalam proses pemotongan hewan kurban. Unggahan mereka tak jarang menginspirasi jutaan pengikut untuk lebih menghayati makna pengorbanan dan keikhlasan di hari yang istimewa ini.

1. Zaskia Sungkar

Istri dari aktor dan penyanyi Irwansyah ini dikenal aktif membagikan kegiatan keagamaannya di Instagram. Zaskia Sungkar menjadi salah satu artis yang menjalankan ibadah kurban, bahkan terpantau ikut turun langsung dalam proses penyembelihan kambing kurban melalui unggahan Instagram pribadinya. Ia juga menjadikan momen ini sebagai pelajaran bagi buah hatinya tentang makna cinta kepada Allah.

2. Ayu Ting Ting

Pedangdut populer ini rutin merayakan Idul Adha bersama keluarga besarnya. Ayu Ting Ting beserta keluarga merayakan Idul Adha dengan memotong tiga ekor sapi di kawasan Cimanggis, Depok, dan terjun langsung dalam proses penyembelihan. Melalui konten video di Instagram, ia memperlihatkan transformasi dari dandanan rapi saat shalat Idul Adha menjadi gaya santai saat membantu memotong daging.

3. Dewi Perssik

Pedangdut yang juga aktris ini turut memotong daging kurban di hari raya. Dewi Perssik ikut memotong daging dua ekor sapi yang dikurbankan pada Idul Adha di depan rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebagaimana terlihat dalam unggahan Instagram Story-nya.

4. Baim Wong

Content creator dan aktor Baim Wong merupakan salah satu figur publik yang secara konsisten merayakan Idul Adha dengan keluarga. Di Idul Adha 2025, beberapa artis termasuk Baim Wong membagikan momen saat perayaan, yakni shalat Ied bersama di pagi hari bareng keluarga. Konten-konten hari rayanya kerap mendapat respons hangat dari pengikutnya di YouTube dan Instagram.

Baca juga: 50 ucapan Idul Adha penuh makna sebagai referensi

7. Pertanyaan Seputar Ucapan Idul Adha Sesuai Sunnah

Apakah ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum" wajib diucapkan saat Idul Adha?

Mengucapkannya hukumnya sunnah (dianjurkan), bukan fardu (wajib). Imam Ahmad menyatakan tidak ada masalah bagi seseorang untuk mengucapkannya di hari Eid. Siapa yang mengucapkannya memiliki teladan, dan yang tidak mengucapkannya pun tidak berdosa.

Bagaimana cara membalas ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum"?

Balasan yang umum adalah mengulangi ucapan yang sama, yaitu "Taqabbalallahu minna wa minkum." Anda juga bisa membalas dengan "Aamiin" atau "Khair Mubarak."

Apakah ucapan ini khusus untuk Idul Adha atau bisa untuk Idul Fitri juga?

Ucapan ini adalah doa tradisional yang dipertukarkan saat Idul Fitri dan Idul Adha, merujuk pada penerimaan puasa, shalat, sedekah, kurban, dan ibadah lainnya. Jadi, ucapan ini berlaku untuk kedua hari raya.

Kapan waktu terbaik mengucapkan selamat Idul Adha?

Ucapan ini biasanya disampaikan setelah shalat Eid, ketika umat Muslim saling bertemu dengan senyuman, pelukan, dan salam yang tulus. Momen ini bisa dilakukan langsung setelah shalat Ied maupun saat bersilaturahmi sepanjang hari-hari tasyrik.

Apakah boleh mengucapkan "Selamat Idul Adha" saja tanpa ucapan Arab?

Tentu boleh. Senyum dan niat tulus lebih penting daripada pelafalan yang sempurna. Ucapan dalam bahasa apa pun diperbolehkan selama mengandung doa baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Terpenting adalah ketulusan hati yang menyertai setiap kata.

Bagaimana etika bertukar ucapan selamat hari raya menurut ulama?

Idul Adha adalah waktu bagi umat Muslim untuk merenungkan kisah Ibrahim dan Ismail, berpartisipasi dalam shalat berjamaah, menunaikan kurban, dan terlibat dalam amal kebaikan. Dengan menjalankan adab-adab ini, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha dengan rasa pemenuhan spiritual dan semangat kebersamaan.

Baca juga: Hukum shalat Idul Adha beserta penjelasannya

8. Ucapan Bermakna, Hari Raya Lebih Berkesan

Mengucapkan selamat Idul Adha sesuai sunnah bukan soal menghafal bahasa Arab semata. Lebih dari itu, tradisi ini mengajarkan kita untuk mendoakan sesama — agar ibadah kurban, shalat, dan seluruh amal kebaikan diterima Allah SWT. Dengan memahami makna di balik setiap ucapan, pesan hari raya yang Anda kirimkan akan terasa jauh lebih bermakna bagi penerimanya.

Yuk, baca artikel seputar lifestyle dan Idul Adha menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

Daftar Referensi

  1. OnePath Network. Eid al-Adha Mubarak: Best Wishes, Quotes, and Authentic Duas. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://onepathnetwork.com/dhul-hijjah/eid-al-adha-mubarak-best-wishes-quotes-and-authentic-duas/
  2. Islamic Relief UK. Eid al-Adha Greetings and Wishes 2026. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://www.islamic-relief.org.uk/giving/islamic-giving/qurbani/eid-al-adha/eid-al-adha-eid-al-adha-greetings/
  3. Studio Arabiya. Eid Greetings and Duas. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://studioarabiya.com/eid-greetings-and-duas/
  4. Islamonweb. Eid Al-Adha: Etiquette and Rules. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://en.islamonweb.net/eid-al-adha-etiquette-and-rules
  5. Abu Amina Elias. Eid Supplication: May Allah Accept from Us and from You. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://www.abuaminaelias.com/eid-dua-taqabbal-allahu-minna-wa-minkum/
  6. My Islam. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum (Eid Greeting Dua). Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://myislam.org/taqabbalallahu-minna-wa-minkum/
  7. Sukoonly. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Meaning, Reply and Usage. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://sukoonly.com/duas/phrases/taqabbalallahu-minna-wa-minkum/
  8. Meaning of Arabic. The Word "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Saleh Al-Amal" Meaning in Arabic. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://meaningofarabic.com/taqabbalallahu-minna-wa-minkum/
  9. Muslim and Quran Blog. Eid Greeting Dua: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://blog.muslimandquran.com/eid-greeting-dua-taqabbalallahu-minna-wa-minkum/
  10. Quranic MA. Eid al-Adha: Meaning, History, Traditions and How Muslims Celebrate. Diakses pada 19 Mei 2026, dari https://quranicma.com/eid-al-adha/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending