6 Tanaman untuk Bunga Potong yang Cantik, Awet dan Cocok untuk Dekorasi

6 Tanaman untuk Bunga Potong yang Cantik, Awet dan Cocok untuk Dekorasi
Tanaman untuk Bunga Potong

Kapanlagi.com - Tanaman untuk bunga potong menjadi pilihan populer bagi pencinta tanaman hias, dekorator, hingga pelaku usaha florist. Keindahan bentuk, warna kelopak dan aroma bunga mampu mempercantik ruangan maupun menambah kesan istimewa pada acara pernikahan, ulang tahun, serta perayaan lainnya.

Setiap jenis tanaman untuk bunga potong memiliki karakteristik tersendiri. Mawar dikenal berkat kelopaknya nan elegan, krisan menawarkan variasi bentuk, sedangkan lili menghadirkan kesan mewah melalui bunga berukuran besar.

Bagi pemula, membudidayakan tanaman untuk bunga potong dapat dimulai dari varietas sesuai iklim, ketersediaan lahan dan kemudahan perawatan. Pemahaman mengenai kebutuhan cahaya, penyiraman, pemupukan dan waktu panen membantu tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan bunga berpenampilan optimal.

1. Mawar

Tanaman untuk Bunga Potong (AI Generated)

Mawar merupakan salah satu tanaman penghasil bunga potong paling populer. Kelopaknya tersusun berlapis, memiliki beragam warna, dan sering digunakan untuk buket romantis, dekorasi pernikahan, serta hadiah ulang tahun. Mawar merah kerap melambangkan cinta, sedangkan warna putih dan merah muda dapat memberikan kesan anggun serta lembut.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari cukup, tanah subur dengan drainase baik, dan penyiraman teratur. Untuk menghasilkan tangkai berkualitas, lakukan pemangkasan dan pemupukan sesuai kebutuhan. Mawar potong juga dapat bertahan sekitar satu hingga dua minggu apabila dipanen pada tahap tepat dan dirawat dalam air bersih.

2. Krisan

Tanaman untuk Bunga Potong (AI Generated)

Krisan termasuk tanaman bunga potong favorit karena memiliki bentuk bunga beragam dan daya tahan pajang relatif panjang. Bunganya bisa berbentuk bulat menyerupai pompom atau memiliki kelopak ramping seperti aster. Warna kuning, putih, ungu, merah muda, dan jingga membuatnya mudah dipadukan dalam berbagai konsep dekorasi.

Krisan tumbuh baik di tempat bercahaya cukup dengan tanah subur dan tidak tergenang air. Tanaman ini juga cocok dibudidayakan untuk kebutuhan florist karena menghasilkan bunga dalam berbagai ukuran. Dengan pemanenan dan perawatan tepat, bunga krisan dapat menjadi elemen dekorasi menarik dalam waktu cukup lama.

3. Lili

Tanaman untuk Bunga Potong (Freepik)

Lili dikenal sebagai tanaman bunga potong berpenampilan mewah. Ukuran bunganya relatif besar, kelopaknya berbentuk terompet, dan beberapa varietas memiliki aroma harum kuat. Lili putih sering digunakan untuk dekorasi elegan, sementara warna merah muda dan jingga memberikan kesan lebih ceria.

Tanaman lili membutuhkan media tanam berdrainase baik dan pencahayaan sesuai varietasnya. Tangkai bunga biasanya dipanen saat kuncup telah berkembang tetapi belum mekar sepenuhnya. Cara ini memungkinkan bunga terbuka secara bertahap setelah ditempatkan di dalam vas. Perlu diketahui, lili sangat beracun bagi kucing sehingga sebaiknya tidak ditempatkan di rumah yang memelihara hewan tersebut.

4. Anyelir

Tanaman untuk Bunga Potong (pexels-mavihnt)

Anyelir menjadi pilihan populer untuk bunga potong berkat kelopaknya yang berlekuk dan berlapis seperti renda. Bunga ini tersedia dalam warna putih, merah, merah muda, ungu, dan kombinasi warna lainnya. Penampilannya cocok untuk buket hadiah, dekorasi meja, hingga rangkaian bunga formal.

Tanaman anyelir menyukai sinar matahari cukup dan tanah berdrainase baik. Batangnya relatif kuat, sedangkan bunganya memiliki daya tahan pajang yang baik jika dipanen dan disimpan secara tepat. Anyelir juga mudah dipadukan dengan mawar maupun krisan untuk menghasilkan rangkaian bunga bertekstur menarik.

5. Gerbera

ilustrasi gerbera (pexels.com/Sheng-lu Wu)

Gerbera memiliki bentuk menyerupai bunga matahari berukuran lebih kecil, dengan bagian tengah kontras dan kelopak yang tersusun rapi. Warna merah, kuning, jingga, dan merah muda cerah menjadikannya pilihan ideal untuk dekorasi bernuansa segar. Gerbera juga sering digunakan sebagai hadiah ulang tahun, ucapan selamat, dan buket kelulusan.

Tanaman ini tumbuh baik di tempat bercahaya cukup dengan sirkulasi udara yang baik. Media tanam harus mampu mengalirkan air secara optimal agar akar tidak mudah membusuk. Sebagai bunga potong, gerbera membutuhkan penanganan hati-hati karena batangnya cenderung mudah melengkung. Penggunaan vas bersih dan air secukupnya membantu menjaga tampilannya tetap menarik.

6. Bunga Matahari

Tanaman untuk Bunga Potong ((Photo created by jcomp on www.freepik.com))

Bunga matahari cocok dijadikan bunga potong bagi pencinta dekorasi bernuansa alami dan ceria. Kepala bunganya berukuran besar, berwarna kuning mencolok, dan memiliki bagian tengah berwarna cokelat. Penampilannya menarik untuk rangkaian rustic, dekorasi pesta, maupun hiasan ruangan bergaya minimalis.

Tanaman bunga matahari membutuhkan sinar matahari langsung dan tanah dengan drainase baik. Pilih varietas bertangkai kuat dan ukuran bunga sesuai kebutuhan rangkaian. Bunga sebaiknya dipanen ketika kelopak mulai membuka, tetapi belum terlalu tua, agar tetap menarik saat dipajang.

7. Tips Menjaga Kesegaran Bunga Potong Agar Tahan Lama

Sering kan, kita kecewa karena bunga yang baru dibeli atau diterima cepat layu dalam sehari dua hari? Padahal, dengan perawatan yang tepat dan nutrisi khusus, bunga potong bisa tetap segar sampai 5-7 hari, bahkan lebih!

1. Gunakan Vas Bersih

Kebersihan itu nomor satu! Bakteri di vas bisa mempercepat pembusukan batang bunga. Pastikan vas dicuci pakai sabun dan air hangat, lalu bilas sampai bersih banget. Kalau pakai vas lama, sikat bagian dalamnya biar sisa kotoran hilang. Air yang bersih mencegah bakteri yang bisa nyumbat tangkai dan bikin bunga cepat layu. Jangan lupa bersihkan vas setiap kali ganti air, ya.

2. Potong Ujung Batang Secara Miring

Begitu dapat bunga, langsung potong batangnya sekitar 2-3 cm dengan sudut 45 derajat. Potongan miring ini bikin area penyerapan air jadi lebih luas daripada potongan lurus. Pakai gunting khusus bunga atau pisau tajam biar batang nggak hancur.

3. Rutin Ganti Air dan Tambahkan Nutrisi Bunga

Air keruh itu musuh utama bunga segar! Setiap 2-3 hari sekali, buang air lama dan isi vas pakai air bersih. Jangan lupa potong sedikit batang setiap kali ganti air biar aliran tetap lancar. Kalau bunga ditaruh di ruangan ber-AC atau cuaca panas banget, ganti airnya setiap hari.

4. Buang Daun yang Terendam Air dan Letakkan di Tempat yang Tepat

Daun yang terendam air bakal cepat busuk, bikin air kotor, dan memicu pertumbuhan bakteri. Pastikan cuma batang yang kena air, daun di bagian bawah dibersihkan dulu sebelum bunga masuk vas. Meskipun bunga butuh cahaya matahari buat tumbuh, bunga potong justru lebih awet kalau ditaruh di tempat sejuk dan teduh.

5. Pisahkan Bunga yang Layu

Segera pisahkan bunga yang layu dari rangkaian. Bunga yang layu bisa ngelepasin gas etilen yang mempercepat proses penuaan bunga lain di sekitarnya. Jadi, biar yang lain tetap segar, singkirkan yang sudah layu, ya!

8. Pertanyaan Seputar Tanaman untuk Bunga Potong

Apa saja tanaman populer untuk bunga potong?

Beberapa jenis populer meliputi mawar, krisan, lili, anyelir, gerbera, bunga matahari, dan sedap malam. Setiap jenis memiliki daya tarik tersendiri untuk buket maupun dekorasi.

Tanaman bunga potong apa paling cocok bagi pemula?

Bunga matahari dapat menjadi pilihan bagi pemula di lokasi bercahaya matahari cukup. Tanaman ini relatif mudah dibudidayakan apabila kebutuhan air dan drainase terpenuhi.

Bunga potong apa paling tahan lama di dalam vas?

Krisan dan anyelir dikenal memiliki daya tahan pajang relatif panjang. Lama kesegarannya tetap bergantung pada kualitas bunga, kebersihan air, dan kondisi penyimpanan.

Bagaimana cara menanam tanaman untuk bunga potong?

Gunakan benih atau bibit sehat, siapkan media tanam subur berdrainase baik, dan sesuaikan kebutuhan sinar matahari menurut jenis tanaman. Lakukan penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama secara teratur.

(kpl/ses)

Rekomendasi

Trending