8 Barang yang Tidak Boleh Ditaruh di Dekat Kulkas, Jangan Sampai Salah Letak

8 Barang yang Tidak Boleh Ditaruh di Dekat Kulkas, Jangan Sampai Salah Letak
Barang yang Tidak Boleh Ditaruh di Dekat Kulkas. (Gambar: Lucie Liz/Pexels)

Kapanlagi.com - Kulkas menyimpan panas di beberapa sisi saat mesin pendinginnya terus bekerja sepanjang hari. Banyak orang tidak sadar area sekitar kulkas menjadi tempat yang kurang aman untuk menyimpan barang tertentu di rumah. Padahal ada sejumlah barang yang tidak boleh ditaruh di dekat kulkas karena bisa merusak barang itu sendiri, mengganggu kinerja kulkas, bahkan memicu bahaya.

Sebagian orang terbiasa meletakkan barang di atas, di samping, atau di belakang kulkas hanya karena ruang dapur di rumah terbatas. Kebiasaan ini terlihat sepele dan praktis, namun bisa memicu masalah mulai dari kerusakan barang, konsumsi listrik yang naik, hingga risiko kebakaran kecil di dapur setiap harinya.

Berikut ini adalah beberapa barang yang tidak boleh ditaruh di dekat kulkas yang telah dirangkum oleh KapanLagi.com dari berbagai sumber, Rabu (26/8/2026). Simak daftarnya satu per satu agar dapur tetap aman, kulkas lebih awet, dan tagihan listrik bulanan tidak ikut membengkak tanpa alasan jelas.

1. Kompor

Kompor. (Gambar: Milton Das/Pexels)

Kompor menjadi salah satu sumber panas paling signifikan di dapur. Ketika diletakkan berdekatan dengan kulkas, suhu panas dari kompor bisa merambat dan meningkatkan temperatur di sekitar bodi kulkas secara terus-menerus selama proses memasak berlangsung setiap hari.

Kondisi ini memaksa kompresor kulkas bekerja ekstra keras untuk mempertahankan suhu dingin di bagian dalam. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, komponen kompresor bisa lebih cepat aus dan usia pakai kulkas pun berpotensi berkurang secara signifikan dari perkiraan awal.

Solusinya, beri jarak yang cukup antara kompor dan kulkas saat menata dapur. Jika ruang terbatas, pertimbangkan sekat atau material tahan panas di antara keduanya agar transfer panas ke kulkas bisa diminimalkan semaksimal mungkin.

2. Oven atau Microwave Oven

Sama seperti kompor, oven dan microwave oven juga menghasilkan panas dalam jumlah besar saat digunakan. Menempatkannya berdempetan dengan kulkas bukan pilihan ideal, apalagi jika kedua alat elektronik ini sering dipakai bersamaan dalam waktu yang berdekatan.

Panas yang terus-menerus dari oven dapat membuat sistem pendingin kulkas bekerja lebih berat dari biasanya. Selain menguras daya listrik, hal ini juga berisiko memperpendek umur komponen elektronik di dalam kulkas seiring waktu pemakaian.

Idealnya, tata letak dapur perlu mempertimbangkan zona panas dan zona dingin secara terpisah. Menjauhkan oven dari kulkas bukan sekadar estetika, melainkan langkah preventif agar keduanya bisa berfungsi optimal tanpa saling mengganggu.

3. Air Fryer

Air Fryer. (Gambar: Magnific)

Meski berukuran kompak, air fryer ternyata mengeluarkan panas cukup tinggi saat beroperasi, terutama dari bagian ventilasi udaranya. Banyak orang tidak menyadari hal ini dan meletakkannya begitu saja di atas atau samping kulkas untuk menghemat ruang dapur.

Jika ventilasi udara panas air fryer mengarah langsung ke bodi kulkas, suhu di area tersebut bisa meningkat secara bertahap. Kondisi ini berpotensi mengganggu sensor suhu kulkas dan membuat kinerja pendinginannya menjadi kurang stabil dari waktu ke waktu.

Sebagai alternatif, letakkan air fryer di meja dapur yang terpisah dengan sirkulasi udara memadai. Pastikan juga arah ventilasi panasnya tidak menghadap langsung ke kulkas maupun perabot elektronik lain di sekitarnya.

4. Kardus dan Tumpukan Kertas

Kardus, koran bekas, kertas belanja, dan bahan sejenis kerap ditumpuk begitu saja di celah dekat kulkas karena dianggap tempat yang aman. Padahal, kebiasaan ini menyimpan risiko yang cukup serius bagi keselamatan dan kinerja kulkas itu sendiri.

Bahan-bahan tersebut tergolong mudah terbakar apabila berada dekat sumber panas, termasuk panas buangan dari mesin kulkas. Selain risiko kebakaran, tumpukan kardus dan kertas juga bisa menghalangi sirkulasi udara yang dibutuhkan kulkas untuk membuang panasnya.

Sebaiknya simpan kardus dan tumpukan kertas di tempat penyimpanan terpisah, jauh dari area dapur yang panas. Rutin merapikan area sekitar kulkas juga membantu menjaga sirkulasi udara tetap lancar setiap saat.

5. Peralatan Elektronik Penghasil Panas Lain

Peralatan Elektronik Penghasil Panas Lain. (Gambar: Photography Maghradze PH/Pexels)

Selain kompor dan oven, ada pula peralatan elektronik lain yang kerap luput dari perhatian, seperti pemanggang roti, coffee maker, hingga dispenser air panas. Alat-alat ini sering diletakkan berdampingan dengan kulkas karena dianggap sama-sama perabot dapur.

Padahal, panas yang dihasilkan peralatan tersebut dapat meningkatkan suhu di sekitar kulkas secara perlahan namun konsisten. Jika terjadi setiap hari, sistem pendingin kulkas harus bekerja lebih keras untuk mengimbangi kenaikan suhu di lingkungan sekitarnya.

Beri jarak dan ruang yang cukup antara kulkas dengan peralatan elektronik penghasil panas ini. Menata ulang posisi perabot dapur sesekali juga membantu memastikan panas tidak terjebak dan terakumulasi di satu area saja.

6. Cairan Pembersih

Botol sabun cuci, cairan pembersih lantai, hingga produk kimia rumah tangga lainnya kadang diletakkan di atas kulkas karena posisinya dianggap praktis dan mudah dijangkau. Kebiasaan ini sebenarnya menyimpan potensi bahaya yang tidak boleh disepelekan.

Jika botol tersebut terguling atau bocor tanpa disadari, cairan kimia berpotensi merembes masuk ke celah-celah kulkas. Cairan yang masuk ke bagian kelistrikan bisa memicu korsleting atau kerusakan komponen internal yang biaya perbaikannya tidak murah.

Sebaiknya simpan cairan pembersih di rak tertutup atau lemari khusus yang jauh dari jangkauan area kulkas. Langkah ini sekaligus mengurangi risiko kecelakaan rumah tangga akibat tumpahan bahan kimia yang tidak disengaja.

7. Botol Minyak atau Wadah Cairan yang Mudah Tumpah

Botol Minyak atau Wadah Cairan yang Mudah Tumpah. (Gambar: azerbaijan_stockers/Magnific)


Minyak goreng dan cairan dapur lainnya sering disimpan di atas kulkas karena ruang tersebut dianggap sebagai tempat penyimpanan tambahan yang efisien. Padahal, posisi ini rentan tersenggol saat seseorang beraktivitas di dapur.

Wadah cairan yang mudah tumpah berisiko menciptakan genangan yang bisa merembes ke bagian belakang atau ventilasi kulkas. Selain berpotensi merusak komponen elektronik, tumpahan minyak juga membuat area sekitar kulkas menjadi licin dan berbahaya.

Cari tempat penyimpanan yang lebih stabil untuk botol minyak dan cairan dapur, idealnya di rak rendah dengan permukaan datar. Hindari area yang mudah tersenggol saat lalu lalang aktivitas memasak berlangsung.

8. Barang yang Menutup Ventilasi Kulkas


Kardus, keranjang, kantong belanja, hingga rak kecil kerap ditumpuk atau ditempelkan di bagian belakang maupun samping kulkas tanpa disadari bisa menutup area ventilasinya. Padahal, bagian ini krusial bagi kinerja pendinginan kulkas secara keseluruhan.

Kulkas membutuhkan ruang kosong di sekitar ventilasinya agar panas dari sistem kompresor bisa terbuang dengan lancar. Ventilasi yang tertutup barang membuat panas terperangkap, sehingga suhu di dalam kulkas berpotensi tidak stabil dan konsumsi listrik meningkat.

Setiap produsen biasanya menetapkan jarak minimum tertentu antara kulkas dan tembok atau perabot di sekitarnya. Petunjuk manual bawaan kulkas tetap menjadi acuan paling akurat untuk memastikan ventilasi tidak terhalang apa pun.

9. Pertanyaan Seputar Barang yang Tidak Boleh Ditaruh di Dekat Kulkas

1. Kenapa kulkas tidak boleh terlalu dekat dengan tembok atau perabot lain? Karena kulkas membutuhkan ruang kosong di sekitarnya agar udara panas dari kompresor bisa terlepas dengan baik. Jika terlalu rapat, panas akan terperangkap sehingga kompresor bekerja lebih berat dan usia pakai kulkas bisa berkurang.

2. Berapa jarak ideal antara kulkas dan kompor? Tidak ada angka baku yang berlaku untuk semua model, tapi umumnya disarankan memberi jarak yang cukup agar panas dari kompor tidak langsung mengenai bodi kulkas. Petunjuk pemasangan dari produsen tetap jadi acuan paling akurat.

3. Apakah air fryer aman diletakkan di atas kulkas? Sebaiknya dihindari, terutama jika ventilasi udara panas air fryer mengarah langsung ke bodi kulkas. Panas yang terus-menerus bisa meningkatkan suhu di area tersebut dan mengganggu efisiensi pendinginan.

4. Kenapa kardus tidak boleh ditumpuk di dekat kulkas? Kardus dan tumpukan kertas mudah terbakar jika berada dekat sumber panas, selain itu keberadaannya juga bisa menghalangi sirkulasi udara di sekitar kulkas sehingga proses pembuangan panas menjadi tidak lancar.

5. Apa yang terjadi jika ventilasi kulkas tertutup barang? Ventilasi yang tertutup membuat kulkas kesulitan membuang panas dari sistem pendinginnya. Akibatnya suhu di dalam kulkas bisa tidak stabil, kompresor bekerja lebih keras, dan konsumsi listrik pun berpotensi meningkat.

(kpl/bim)

Rekomendasi

Trending