8 Tanaman dengan Bunga Berbentuk seperti Lonceng, Cocok sebagai Tanaman Hias
Tanaman dengan bunga berbentuk seperti lonceng dan cocok sebagai tanaman hias (AI generated)
Kapanlagi.com - Tanaman dengan bunga berbentuk seperti lonceng cocok bagi Anda yang ingin menambah tanaman hias dengan variasi yang berbeda. Bentuk bunga yang menggantung atau menghadap ke bawah membuat tanaman ini mudah dikenali dan bisa ditempatkan di halaman, teras, maupun dalam pot.
Jenis tanaman dengan bunga berbentuk seperti lonceng cukup beragam, mulai dari Campanula yang dikenal sebagai bellflower, Abutilon dengan bunga yang mengarah ke bawah, hingga Kalanchoe yang memiliki bunga berbentuk tabung dan lonceng.
Beberapa tanaman dapat dirawat dalam pot, sedangkan jenis lain membutuhkan ruang tumbuh lebih luas. Lantas apa saja jenisnya? Simak informasi selengkapnya, dihadirkan KapanLagi, Rabu (26/8).
Advertisement
1. Campanula
Campanula merupakan tanaman yang paling mudah dikaitkan dengan bentuk lonceng karena nama genusnya berasal dari kata Latin campana yang berarti lonceng. Bunganya dapat tumbuh dalam beberapa warna dan sering digunakan sebagai tanaman taman atau ditanam dalam wadah.
Tanaman ini dapat ditempatkan pada area yang mendapat cahaya matahari atau teduh sebagian. Media tanam sebaiknya mampu menyimpan kelembapan tanpa membuat air menggenang. Penyiraman dilakukan ketika bagian permukaan media mulai mengering.
Jika ditanam dalam pot, pastikan terdapat lubang pada bagian bawah agar air dapat keluar. Pangkas bagian bunga yang sudah selesai berbunga agar tanaman tetap tertata dan pertumbuhan berikutnya tidak terganggu.
2. Abutilon
Abutilon memiliki bunga yang menggantung dan berbentuk seperti lonceng. Salah satu jenisnya, Abutilon 'Souvenir de Bonn', dapat tumbuh sebagai perdu dengan bunga yang mengarah ke bawah. Tanaman ini dapat ditempatkan sebagai tanaman pot atau penghias area luar rumah.
Perawatannya dapat dimulai dengan menempatkan tanaman pada area yang mendapat cahaya cukup. Penyiraman dilakukan secara teratur dengan memperhatikan kondisi media, terutama ketika cuaca sedang panas dan media lebih cepat kering.
Pemangkasan dapat dilakukan untuk mengatur bentuk tanaman dan mengurangi bagian yang sudah tidak diperlukan. Jika ditanam dalam pot, gunakan wadah yang cukup untuk perkembangan akar dan jangan membiarkan air bertahan terlalu lama.
3. Fuchsia
Fuchsia dikenal melalui bunga yang menggantung pada tangkai sehingga bentuknya dapat menyerupai lonceng. Tanaman ini cocok untuk pot gantung atau ditempatkan pada area yang tidak terkena panas matahari secara langsung dalam waktu lama.
Penyiraman perlu dilakukan secara teratur dengan tetap memperhatikan kondisi media. Tempatkan Fuchsia pada area dengan cahaya yang cukup tetapi terlindung dari panas siang yang berlebihan agar daun dan bunga tidak cepat mengalami masalah.
Bunga yang sudah layu dapat dipotong untuk menjaga tanaman tetap tertata. Periksa bagian daun dan batang secara berkala, terutama ketika tanaman berada di tempat yang lembap, sehingga perubahan pada kondisi tanaman dapat segera diketahui.
4. Enkianthus
Enkianthus campanulatus mempunyai bunga kecil berbentuk lonceng yang tumbuh menggantung dalam kelompok. Tanaman ini berasal dari kawasan Jepang dan Cina serta lebih sesuai untuk kondisi tumbuh yang berbeda dari tanaman tropis pada umumnya.
Tanaman ini membutuhkan media yang tidak menahan air terlalu lama dan kondisi tanah yang sesuai. Penempatan pada area dengan cahaya matahari sebagian dapat menjadi pilihan, terutama jika lingkungan sekitar cukup panas.
Pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah masa berbunga karena bunga berikutnya tumbuh dari bagian tanaman yang terbentuk pada musim sebelumnya. Untuk wilayah tropis, tanaman ini perlu dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan agar kebutuhan tumbuhnya dapat terpenuhi.
5. Kalanchoe
Kalanchoe memiliki beberapa jenis dengan bunga berbentuk lonceng atau tabung yang tumbuh dalam kelompok. Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman pot karena ukurannya dapat disesuaikan dengan ruang yang tersedia.
Kalanchoe menyimpan air pada bagian daunnya sehingga penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering. Letakkan tanaman pada tempat dengan cahaya terang, tetapi hindari paparan matahari langsung dalam waktu lama jika tanaman menunjukkan tanda daun terbakar.
Gunakan media yang dapat mengalirkan air dengan baik dan pilih pot berlubang. Sebelum menyiram kembali, periksa kondisi media terlebih dahulu agar akar tidak terus berada dalam keadaan terlalu basah.
6. Kalanchoe Pinnata
Kalanchoe pinnata memiliki bunga yang menggantung dan berbentuk lonceng, dengan kelompok bunga yang tumbuh pada tangkai. Tanaman ini dapat tumbuh sebagai tanaman dalam pot dan dikenal mampu berkembang di wilayah beriklim tropis.
Perawatannya dapat dilakukan dengan menempatkan tanaman pada area yang mendapat cahaya cukup. Penyiraman dilakukan saat media mulai mengering, sedangkan air berlebih perlu segera dikeluarkan dari wadah agar tidak tertahan di sekitar akar.
Perhatikan juga pertumbuhan tunas baru yang dapat muncul pada bagian daun. Jika tanaman mulai memenuhi pot, pindahkan ke wadah yang lebih besar atau pisahkan bagian yang tumbuh agar susunan tanaman tetap mudah dirawat.
7. Brugmansia
Brugmansia atau angel's trumpet menghasilkan bunga yang menggantung dan memiliki bentuk menyerupai terompet. Tanaman ini dapat tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil dan membutuhkan ruang yang lebih luas dibandingkan tanaman pot berukuran kecil.
Tanaman ini membutuhkan penyiraman teratur dan dapat ditempatkan pada area dengan cahaya matahari atau teduh. Media tanam perlu mengandung bahan organik dan tidak dibiarkan kering terlalu lama, terutama saat tanaman aktif tumbuh.
Hal yang perlu diperhatikan adalah keamanannya karena seluruh bagian Brugmansia beracun jika tertelan. Karena itu, letakkan tanaman jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan serta gunakan sarung tangan ketika melakukan perawatan.
8. Datura
Datura menghasilkan bunga berbentuk terompet yang dapat menghadap ke atas, sehingga berbeda dari Brugmansia yang bunganya menggantung. Bunganya dapat muncul pada sore atau malam hari dan tanaman ini dapat ditanam di pot maupun area taman.
Perawatannya dilakukan dengan menyediakan cahaya yang cukup dan media tanam yang tidak terus-menerus basah. Tanaman dapat dipangkas ketika pertumbuhannya mulai melebar agar tidak mengambil terlalu banyak ruang di sekitar tanaman lain.
Datura juga perlu ditempatkan dengan pertimbangan keamanan karena seluruh bagian tanaman beracun jika tertelan. Hindari menanamnya di lokasi yang mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan, serta cuci tangan setelah selesai merawatnya.
9. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bunga Berbentuk Seperti Lonceng
Apa tanaman yang bunganya berbentuk seperti lonceng?
Beberapa tanaman yang memiliki bunga menyerupai lonceng antara lain Campanula, Abutilon, Fuchsia, Enkianthus, Kalanchoe, Brugmansia, dan Datura.
Apa nama bunga yang bentuknya seperti lonceng?
Campanula dikenal sebagai bellflower dan memiliki bunga yang bentuknya menyerupai lonceng. Nama Campanula sendiri berkaitan dengan bentuk bunga tersebut.
Apakah tanaman berbunga lonceng bisa ditanam di pot?
Bisa. Campanula, Abutilon, Fuchsia, dan beberapa jenis Kalanchoe dapat ditanam dalam pot selama ukuran wadah dan kebutuhan tanaman diperhatikan.
Seberapa sering tanaman bunga lonceng disiram?
Tidak ada jadwal yang sama untuk semua jenis. Penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi media, kebutuhan tanaman, cuaca, dan kemampuan pot mengeluarkan air.
Apakah semua tanaman berbunga seperti lonceng aman untuk rumah?
Tidak. Brugmansia dan Datura termasuk tanaman yang beracun jika tertelan, sehingga perlu ditempatkan jauh dari anak-anak dan hewan peliharaan.
(kpl/rul)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Indonesia Potret Tasya, Valen, April DA Kompak Bertiga, Penampilannya Curi Perhatian
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
-
Hobi Selebriti Indonesia Mila DA7 Awalnya Takut Berkuda, Kini Kian Tertarik
