Apa Arti Tabarakallah: Makna, Penggunaan, dan Keutamaannya dalam Islam
apa arti tabarakallah
Kapanlagi.com - Dalam kehidupan sehari-hari umat Islam, kita sering mendengar kalimat "tabarakallah" yang diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan atau indah. Kalimat ini telah menjadi bagian dari ungkapan yang populer di kalangan Muslim, baik dalam percakapan langsung maupun di media sosial.
Namun, apakah kita benar-benar memahami apa arti tabarakallah dan kapan waktu yang tepat untuk mengucapkannya? Pemahaman yang mendalam tentang makna dan penggunaan kalimat ini sangat penting agar kita dapat menggunakannya dengan benar sesuai tuntunan agama.
Mengutip dari Ensiklopedi Budaya Islam Nusantara, kata "berkah" atau "barokah" berasal dari bahasa Arab al-barakah yang memiliki arti pertumbuhan, pertambahan, dan kebaikan. Ar-Raghib al-Asfihânî mendefinisikan al-barakah sebagai "tsubût al-khair al-ilâhî fî syai" yang berarti tetapnya kebaikan Tuhan di dalam sesuatu.
Advertisement
1. Pengertian dan Makna Tabarakallah
Tabarakallah (تَبَارَكَ اللهُ) secara harfiah berarti "Maha Berkah Allah" atau "Allah Maha Suci". Kalimat ini merupakan bentuk pujian yang ditujukan kepada Allah SWT atas keagungan dan keberkahan-Nya. Dalam konteks penggunaan sehari-hari, tabarakallah sering diartikan sebagai ungkapan kekaguman terhadap ciptaan Allah yang menakjubkan.
Kata tabarakallah berasal dari akar kata "baraka" (برك) yang bermakna berkah atau keberkahan. Menurut para ulama tafsir, kalimat ini mengandung makna agung, melimpah, dan terus-menerus, yakni keberkahan yang bersifat kekal dari Allah SWT kepada makhluk-Nya.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: "تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ" (Tabārakallāhu rabbul-'ālamīn) yang artinya "Maha Berkah Allah, pemelihara sekalian alam" (QS. Al-A'raf: 54). Ayat ini menunjukkan bahwa tabarakallah adalah bentuk pujian yang sangat mulia kepada Allah SWT.
Melansir dari Tradisi & Kebudayaan Nusantara, arti barokah adalah adanya nilai lebih dari apa yang dimiliki. Disebut barokah ketika apa yang ada pada diri seseorang tidak hanya sebatas nilai materi semata, namun juga memiliki nilai kebaikan lebih yang tidak menyebabkan pemiliknya menjadi terhina di hadapan Allah SWT maupun manusia.
2. Perbedaan Tabarakallah dengan Barakallah
Banyak orang yang masih keliru membedakan antara tabarakallah dan barakallah. Kedua kalimat ini memiliki makna dan penggunaan yang berbeda meskipun sama-sama berkaitan dengan keberkahan.
Tabarakallah (تَبَارَكَ اللهُ) artinya "Allah Maha Berkah" dan merupakan bentuk pujian kepada Allah SWT. Kalimat ini digunakan ketika kita kagum atau takjub terhadap sesuatu sebagai bentuk pengagungan kepada Allah. Sedangkan barakallah (بَارَكَ اللَّهُ) artinya "semoga Allah memberkahi" dan merupakan bentuk doa yang ditujukan kepada seseorang.
Penggunaan yang tepat adalah mengucapkan barakallah ketika hendak mendoakan seseorang, misalnya "barakallah fiik" (semoga Allah memberkahimu). Sementara tabarakallah diucapkan ketika kita kagum dengan keindahan ciptaan Allah sebagai bentuk dzikir dan pujian.
Contoh penggunaan barakallah: "Selamat atas kelahiran putramu, barakallah." Contoh penggunaan tabarakallah: "Tabarakallah, pemandangan ini sangat indah sekali."
3. Kapan Waktu yang Tepat Mengucapkan Tabarakallah
Tabarakallah dapat diucapkan dalam berbagai situasi sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT. Berikut adalah waktu-waktu yang tepat untuk mengucapkan kalimat ini:
- Ketika melihat keindahan alam - Saat mengagumi ciptaan Allah seperti pemandangan indah, bunga yang mekar, atau fenomena alam yang menakjubkan.
- Melihat keberkahan pada orang lain - Ketika menyaksikan kesuksesan, kebahagiaan, atau nikmat yang diterima orang lain sebagai cara menghindari rasa iri dan dengki.
- Mengungkapkan rasa syukur - Sebagai bentuk syukur atas rahmat dan nikmat yang Allah berikan, baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
- Mencegah penyakit 'ain - Mengucapkan tabarakallah dapat melindungi dari penyakit 'ain (mata jahat) yang disebabkan oleh pandangan iri atau dengki.
- Sebagai dzikir sehari-hari - Kalimat ini dapat dijadikan dzikir untuk mengingat dan mengagungkan Allah dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hakim, Rasulullah SAW bersabda: "Jika salah satu dari kalian melihat pada diri saudaranya sesuatu yang menakjubkan, maka doakanlah keberkahan untuknya, karena mata 'ain itu nyata." Hadits ini menunjukkan pentingnya mengucapkan doa keberkahan ketika melihat sesuatu yang mengagumkan.
4. Tabarakallah dalam Al-Qur'an
Kalimat tabarakallah dan turunannya disebutkan dalam berbagai ayat Al-Qur'an sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT. Berikut adalah beberapa ayat yang mengandung kalimat tabarakallah:
- Surat Al-A'raf ayat 54: "تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ" - "Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam."
- Surat Al-Furqan ayat 1: "تَبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ" - "Maha Berkah Allah yang telah menurunkan Al-Furqan kepada hamba-Nya."
- Surat Ar-Rahman ayat 78: "تَبٰرَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِى الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ" - "Maha Berkah nama Tuhanmu yang mempunyai keagungan dan kemuliaan."
- Surat Al-Mu'minun ayat 14: "فَتَبَارَكَ اللّٰهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ" - "Maha Berkah Allah, sebaik-baik pencipta."
- Surat Al-Mulk ayat 1: "تَبَارَكَ ٱلَّذِى بِيَدِهِ ٱلْمُلْكُ" - "Maha Berkah Allah yang di tangan-Nya lah segala kerajaan."
Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa penggunaan kalimat tabarakallah memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur'an sebagai bentuk pujian dan pengagungan kepada Allah SWT.
5. Cara Menjawab Ucapan Tabarakallah
Ketika seseorang mengucapkan tabarakallah kepada kita, Islam mengajarkan untuk membalasnya dengan ucapan yang baik. Berikut adalah beberapa cara yang tepat untuk menjawab ucapan tabarakallah:
- Jazakallah Khairan (جزاك الله خيرا) - Artinya: "Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan."
- Barakallahu Fiik (بارك الله فيك) - Artinya: "Semoga Allah memberkahimu" (untuk laki-laki).
- Barakallahu Fiiki (بارك الله فيكِ) - Artinya: "Semoga Allah memberkahimu" (untuk perempuan).
- Wafiika Barakallah (وفيك بارك الله) - Artinya: "Semoga Allah memberkahimu juga" (untuk perempuan).
- Wafiikum Barakallah (وفيكم بارك الله) - Artinya: "Semoga Allah memberkahi kalian juga" (untuk banyak orang).
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang berbuat kebaikan kepada kalian, maka balaslah dia. Jika kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah dia" (HR. Abu Dawud). Hadits ini menunjukkan pentingnya membalas kebaikan dengan kebaikan pula.
6. Manfaat dan Keutamaan Mengucapkan Tabarakallah
Mengucapkan tabarakallah memiliki banyak manfaat dan keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh:
- Mendekatkan diri kepada Allah - Sebagai bentuk dzikir dan pujian yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
- Menghindari sifat iri dan dengki - Dengan mengucapkan tabarakallah ketika melihat nikmat orang lain, kita dapat menjauhkan hati dari sifat tercela.
- Mendatangkan ketenangan hati - Dzikir dan pujian kepada Allah dapat memberikan ketenangan dan kedamaian batin.
- Melindungi dari penyakit 'ain - Mengucapkan tabarakallah dapat melindungi dari gangguan mata jahat atau pandangan iri.
- Meningkatkan rasa syukur - Kalimat ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah.
- Memperbanyak pahala - Setiap dzikir dan pujian kepada Allah akan mendatangkan pahala dan kebaikan.
- Memperindah tutur kata - Membiasakan mengucapkan kalimat thayyibah dapat memperbaiki akhlak dan tutur kata.
Mengutip dari kitab Aqidah, kalimat thayyibah seperti tabarakallah termasuk ke dalam al-Baqiyat ash-Shalihat (amalan kekal yang saleh). Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: "Mengucapkan subhana Allah, wa-Alhamdu li-Allah, La ilah illa-Allah, wa-Allah Akbar adalah benar-benar lebih aku sukai dari pada sesuatu yang matahari terbit kepadanya (dunia dan seisinya)" (HR. Muslim, Tirmidzi).
7. FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah tabarakallah sama dengan masyaallah?
Tidak persis sama, meskipun keduanya merupakan bentuk pujian kepada Allah. Masyaallah bermakna "apa yang dikehendaki Allah", sedangkan tabarakallah berarti "Allah Maha Berkah". Keduanya sering digunakan bersamaan sebagai ungkapan kekaguman.
2. Bolehkah mengucapkan tabarakallah untuk diri sendiri?
Ya, boleh mengucapkan tabarakallah sebagai bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada diri sendiri. Namun lebih utama jika disertai dengan rasa syukur dan tidak menimbulkan kesombongan.
3. Kapan waktu terbaik mengucapkan tabarakallah?
Tabarakallah dapat diucapkan kapan saja, terutama ketika melihat sesuatu yang menakjubkan, ingin mendoakan keberkahan, atau sebagai dzikir sehari-hari. Tidak ada batasan waktu khusus untuk mengucapkannya.
4. Apakah ada perbedaan antara tabarakallah dan subhanallah?
Ya, ada perbedaan makna. Tabarakallah berarti "Allah Maha Berkah", sedangkan subhanallah berarti "Maha Suci Allah". Keduanya adalah bentuk pujian kepada Allah dengan penekanan yang berbeda.
5. Bagaimana cara mengajarkan anak-anak mengucapkan tabarakallah?
Ajarkan anak-anak dengan memberikan contoh langsung dalam kehidupan sehari-hari. Ketika melihat sesuatu yang indah, ucapkan tabarakallah dan jelaskan maknanya dengan bahasa yang mudah dipahami anak.
6. Apakah mengucapkan tabarakallah bisa mencegah penyakit 'ain?
Ya, berdasarkan hadits Rasulullah SAW, mengucapkan doa keberkahan seperti tabarakallah ketika melihat sesuatu yang menakjubkan dapat melindungi dari penyakit 'ain atau mata jahat.
7. Bolehkah menulis tabarakallah di media sosial?
Tentu boleh, bahkan dianjurkan untuk menyebarkan kalimat-kalimat thayyibah di media sosial sebagai bentuk dakwah dan pengingat kebaikan. Namun pastikan penggunaannya sesuai dengan konteks dan tidak berlebihan.
(kpl/fed)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba