Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL, e-Samsat, dan E-Wallet

Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL, e-Samsat, dan E-Wallet
1. Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL (h)

Kapanlagi.com - Cara bayar pajak motor online kini semakin mudah berkat hadirnya berbagai platform digital resmi yang dikembangkan pemerintah. Pemilik kendaraan cukup menggunakan smartphone untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor tahunan tanpa perlu antre berjam-jam di kantor Samsat.

Aplikasi SIGNAL, layanan e-Samsat daerah, serta berbagai e-wallet menjadi pilihan utama untuk cara bayar pajak motor online yang praktis. Setiap metode memiliki langkah yang berbeda, namun semuanya dirancang agar proses pembayaran berlangsung cepat dari mana saja dan kapan saja.

Dilansir dari World Bank Blog, peralihan ke pembayaran pajak secara elektronik memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat, mengurangi kesalahan, serta menekan biaya administratif. Tren digitalisasi layanan perpajakan ini juga diterapkan di Indonesia melalui integrasi Samsat Digital Nasional yang menghubungkan database kendaraan bermotor milik Polri, data kependudukan dari Dirjen Dukcapil Kemendagri, dan sistem informasi pajak yang dikelola oleh tiap-tiap Badan Pendapatan Daerah Provinsi.

1. 1. Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL

1. Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat Aplikasi SIGNAL (c) Ilustrasi AI

(c)Ilustrasi AIAplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) merupakan cara bayar pajak motor online yang paling banyak digunakan saat ini. Aplikasi besutan Korlantas Polri ini mengintegrasikan data kendaraan, kependudukan, dan pajak daerah secara nasional sehingga pemilik motor bisa menunaikan kewajiban pajak langsung dari rumah. Berdasarkan situs resmi Samsat Digital Nasional, SIGNAL menyediakan layanan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dalam satu platform terpadu.

  1. Unduh dan Registrasi Akun: Download aplikasi SIGNAL di Google Play Store atau App Store. Setelah terinstal, buat akun baru dengan memasukkan data pribadi seperti NIK, nama sesuai e-KTP, alamat email, nomor ponsel, dan kata sandi. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas asli Anda.

  2. Verifikasi Identitas Biometrik: Unggah foto e-KTP, lalu lakukan swafoto untuk verifikasi biometrik wajah. Masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS, kemudian klik tautan verifikasi yang dikirim ke email terdaftar untuk mengaktifkan akun sepenuhnya. Proses ini menjamin keamanan data sesuai standar yang diterapkan oleh pemerintah.

  3. Tambah Data Kendaraan: Pilih menu Tambah Data Kendaraan Bermotor di beranda aplikasi. Untuk kendaraan milik sendiri, masukkan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) dan 5 digit terakhir nomor rangka. Untuk kendaraan milik keluarga satu KK, pilih opsi "Milik Keluarga satu KK" lalu masukkan NIK pemilik kendaraan.

  4. Pilih Kendaraan dan Lihat Tagihan: Klik ikon Pendaftaran dan Pengesahan, pilih NRKB kendaraan yang akan dibayar, lalu klik "Lanjut". Sistem akan menampilkan informasi lengkap mengenai jumlah PKB dan SWDKLLJ yang harus dibayarkan beserta rekap biayanya.

  5. Tentukan Pengiriman Dokumen: Anda dapat memilih untuk mengirim dokumen fisik TBPKP melalui PT Pos Indonesia ke alamat yang diinginkan, atau mengambilnya sendiri di kantor Samsat terdekat. Isi data pengiriman jika memilih opsi kirim melalui kurir.

  6. Pilih Metode Pembayaran: Klik "Pilih Cara Pembayaran" untuk mendapatkan kode bayar. Tersedia berbagai opsi pembayaran termasuk mobile banking, transfer ATM, dompet digital (GoPay, Dana, LinkAja, ShopeePay), hingga marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Lakukan pembayaran sebelum 2 jam karena kode bayar akan kadaluwarsa.

  7. Pantau Status Transaksi: Setelah pembayaran berhasil, akses menu Transaksi untuk melihat status dan detail pembayaran. Unduh dokumen E-TBPKP atau E-Pengesahan STNK melalui menu yang tersedia, dan klik "Lacak" untuk memantau status pengiriman dokumen fisik Anda.

Baca juga: Cara Membayar Pajak Motor Online dengan Aplikasi SIGNAL, Mudah dan Praktis

Mengacu pada DVLA Digital Blog, pemerintah Inggris juga telah meluncurkan Driver and Vehicles Account yang memungkinkan pengendara melihat detail SIM dan kendaraan dalam satu platform, termasuk opsi menerima pengingat pajak kendaraan melalui SMS atau email. Konsep serupa diterapkan dalam aplikasi SIGNAL yang menyatukan seluruh proses administrasi kendaraan bermotor secara digital di Indonesia.

2. 2. Cara Bayar Pajak Motor Online via E-Wallet dan Marketplace

2. Cara Bayar Pajak Motor Online via E-Wallet dan Marketplace (c) Ilustrasi AI

Selain melalui aplikasi SIGNAL secara langsung, Anda juga bisa menerapkan cara bayar pajak motor online melalui berbagai platform e-wallet dan marketplace yang telah bekerja sama dengan Samsat. Metode ini cocok bagi pengguna yang sudah terbiasa bertransaksi di platform digital dan ingin memanfaatkan kemudahan pembayaran yang tersedia di smartphone mereka.

  1. Buka Aplikasi E-Wallet atau Marketplace: Pilih platform pembayaran yang sudah bermitra dengan SIGNAL, seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, GoPay, Dana, LinkAja, atau Pospay. Pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru agar fitur pembayaran Samsat tersedia.

  2. Cari Menu Pajak Kendaraan atau Samsat: Navigasi ke bagian Layanan Publik, Tagihan, atau e-Samsat sesuai tampilan masing-masing aplikasi. Pilih menu yang berkaitan dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor atau Samsat digital.

  3. Masukkan Data Kendaraan: Input nomor plat kendaraan, nomor rangka, dan NIK pemilik sesuai data yang tertera di STNK. Sistem akan memproses dan menampilkan informasi tagihan pajak motor Anda secara otomatis.

  4. Periksa Rincian Tagihan: Verifikasi jumlah PKB, SWDKLLJ, dan total yang harus dibayar. Pastikan semua data kendaraan yang muncul sudah sesuai dengan dokumen resmi sebelum melanjutkan ke tahap pembayaran.

  5. Lakukan Pembayaran: Bayar menggunakan saldo e-wallet, transfer bank, atau metode pembayaran lain yang tersedia di platform. Beberapa platform mungkin mengenakan biaya layanan tambahan, jadi periksa rincian biaya sebelum mengonfirmasi transaksi.

  6. Simpan Bukti Pembayaran Digital: Setelah transaksi berhasil, simpan struk digital atau ambil screenshot sebagai bukti pembayaran. Konfirmasi pembayaran biasanya juga dikirim melalui email atau notifikasi aplikasi untuk catatan Anda.

Sebagaimana dikutip dari World Bank Blog, meskipun platform pihak ketiga dapat menjadi solusi pembayaran yang praktis, pemerintah perlu memastikan integrasi sistem yang baik agar proses tetap transparan dan efisien. Di Indonesia, marketplace dan e-wallet yang bermitra dengan SIGNAL sudah terverifikasi sehingga aman digunakan untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Baca juga: Panduan Praktis Cek Pajak Motor di STNK dan Bayar Tanpa Ribet

3. 3. Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui e-Samsat dan Transfer ATM

3. Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui e-Samsat dan Transfer ATM (c) Ilustrasi AI

Bagi pemilik kendaraan yang terdaftar di wilayah tertentu seperti Jawa Barat, Jawa Timur, atau DKI Jakarta, layanan e-Samsat daerah juga menyediakan cara bayar pajak motor online yang terintegrasi dengan jaringan ATM bank mitra. Metode ini menjadi alternatif bagi yang lebih nyaman menggunakan layanan perbankan konvensional untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor.

  1. Dapatkan Kode Bayar: Akses aplikasi e-Samsat daerah (misalnya Sambara via Sapawarga untuk Jawa Barat) atau kirim SMS dengan format tertentu ke nomor gateway resmi Samsat provinsi Anda. Sistem akan mengirimkan kode bayar beserta rincian tagihan pajak kendaraan.

  2. Kunjungi ATM Bank Mitra: Datangi mesin ATM dari bank yang bekerja sama dengan Samsat, seperti Bank BJB, Bank BNI, atau Bank BCA. Jaringan ATM ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia sehingga mudah dijangkau.

  3. Pilih Menu Pembayaran Pajak: Pada layar ATM, pilih menu Pembayaran lalu cari opsi Samsat atau Pajak Kendaraan. Masukkan kode bayar yang sudah diperoleh dari langkah pertama dengan teliti untuk menghindari kesalahan transaksi.

  4. Konfirmasi dan Selesaikan Pembayaran: Periksa detail tagihan yang muncul di layar ATM, pastikan nama pemilik dan nomor kendaraan sudah sesuai. Konfirmasi pembayaran dan tunggu hingga transaksi berhasil diproses oleh sistem.

  5. Simpan Struk ATM: Ambil dan simpan struk pembayaran dari ATM sebagai bukti transaksi yang sah. Struk ini akan diperlukan saat proses pengesahan STNK di kantor Samsat.

  6. Lakukan Pengesahan STNK: Bawa struk pembayaran beserta e-KTP asli dan STNK asli ke sentra layanan Samsat terdekat (Kantor Bersama Samsat, Samsat Keliling, atau Samsat Outlet) untuk mendapatkan pengesahan STNK dan SKKP, selambat-lambatnya dalam waktu 30 hari setelah pembayaran.

Seperti yang diberitakan California DMV, banyak negara kini menyediakan layanan perpanjangan registrasi kendaraan secara online dengan persyaratan utama berupa nomor plat, identitas pemilik, dan metode pembayaran yang valid. Prinsip serupa diterapkan dalam sistem e-Samsat Indonesia yang memungkinkan pembayaran melalui ATM di lebih dari puluhan ribu titik di seluruh negeri, sehingga memudahkan proses bayar pajak motor online bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca juga: Panduan Lengkap Cek Pajak Kendaraan Secara Online

4. Syarat, Biaya, dan Tips Aman Bayar Pajak Motor Secara Online

Syarat, Biaya, dan Tips Aman Bayar Pajak Motor Secara Online (c) Ilustrasi AI

Sebelum memulai proses pembayaran, pastikan Anda memenuhi seluruh persyaratan dan memahami komponen biaya yang harus dibayarkan. Mempersiapkan segala sesuatu dengan matang akan membuat proses bayar pajak motor secara online berjalan lancar. Berikut adalah rincian syarat, komponen biaya, serta tips keamanan yang perlu Anda perhatikan.

Merujuk data dari berbagai sumber resmi perpajakan, biaya pajak motor tahunan dihitung berdasarkan persentase dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) ditambah SWDKLLJ yang besarannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kendaraan Bermotor.

  • Dokumen KTP dan STNK: Siapkan foto atau hasil scan KTP dan STNK asli yang masih berlaku. Data pada kedua dokumen harus sesuai dan terdaftar dengan benar di sistem Samsat.

  • BPKB Asli: Meskipun tidak selalu diminta saat pembayaran online, memiliki salinan digital BPKB akan memudahkan proses verifikasi jika diperlukan.

  • Tidak Ada Tunggakan Lebih dari 1 Tahun: Layanan pembayaran online hanya berlaku untuk kendaraan tanpa tunggakan pajak melebihi satu tahun. Jika lebih, pembayaran harus dilakukan langsung di Samsat Induk.

  • Kendaraan Tidak dalam Status Blokir: Pastikan kendaraan Anda tidak sedang dalam status blokir data kepemilikan agar proses pembayaran dapat diproses oleh sistem.

  • Masa Berlaku Pajak Kurang dari 6 Bulan dari Jatuh Tempo: Pembayaran online hanya bisa dilakukan jika masa berlaku pajak kurang dari enam bulan menjelang tanggal jatuh tempo yang tertera di STNK.

  • Komponen Biaya Pajak Tahunan: Pajak motor tahunan terdiri dari PKB (1,5% dari NJKB untuk kendaraan bukan umum) ditambah SWDKLLJ. Sebagai contoh, motor dengan NJKB Rp10.000.000 akan dikenakan PKB Rp150.000 plus SWDKLLJ, sehingga total pajak yang harus dibayar sekitar Rp293.000.

  • Biaya Pajak 5 Tahunan: Selain pajak tahunan, setiap 5 tahun Anda juga perlu membayar biaya penerbitan TNKB baru (Rp60.000), STNK baru atau perpanjangan (Rp100.000), dan pembuatan BPKB (Rp225.000) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020.

  • Gunakan Koneksi Internet yang Stabil: Pastikan Anda terhubung ke jaringan internet yang andal saat melakukan pembayaran untuk menghindari gangguan di tengah proses transaksi. Tutup aplikasi lain yang tidak diperlukan agar koneksi lebih optimal.

  • Bayar Sebelum Kode Bayar Kadaluwarsa: Kode bayar dari aplikasi SIGNAL memiliki batas waktu 2 jam. Jika terlewat, Anda harus mengulang proses pendaftaran pembayaran dari awal untuk mendapatkan kode bayar yang baru.

  • Hindari Pembayaran pada Jam Tutup Laporan: Sebaiknya tidak melakukan pembayaran pada jam menjelang tutup laporan harian Samsat, yaitu pukul 13.00-14.30 WIB (Senin-Kamis) dan pukul 11.30-13.00 WIB (Jumat-Sabtu) untuk menghindari gangguan sistem.

  • Simpan Bukti Pembayaran Digital: Selalu simpan konfirmasi pembayaran berupa screenshot, PDF, atau struk digital sebagai catatan resmi. Bukti ini akan sangat berguna jika suatu saat Anda perlu membuktikan bahwa pajak sudah dibayar lunas.

  • Gunakan Platform Resmi dan Aman: Pastikan Anda hanya mengakses platform resmi pemerintah atau marketplace terverifikasi untuk menghindari penipuan dan melindungi data pribadi Anda.

Baca juga: Cara Cek Tagihan Pajak Motor Online dengan Mudah

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pajak Motor Online

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pajak Motor Online (c) Ilustrasi AI

Apakah bayar pajak motor online bisa dilakukan untuk kendaraan milik orang lain?

Ya, melalui aplikasi SIGNAL Anda dapat mendaftarkan dan membayar pajak kendaraan milik anggota keluarga yang masih terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK), dengan batas maksimal 5 unit kendaraan. Caranya adalah dengan memilih opsi "Milik Keluarga satu KK" saat menambahkan data kendaraan, lalu memasukkan NIK pemilik kendaraan dan mengunggah foto KTP yang bersangkutan.

Berapa lama batas waktu pembayaran setelah mendapat kode bayar?

Kode bayar yang dihasilkan oleh aplikasi SIGNAL memiliki masa berlaku selama 2 jam sejak proses pendaftaran. Jika pembayaran tidak diselesaikan dalam kurun waktu tersebut, kode bayar akan otomatis kadaluwarsa dan Anda harus melakukan pendaftaran ulang untuk mendapatkan kode yang baru. Pastikan Anda sudah menyiapkan saldo atau metode pembayaran sebelum memulai proses.

Apakah setelah bayar pajak motor online masih perlu datang ke Samsat?

Untuk pembayaran pajak tahunan melalui SIGNAL, Anda tidak perlu datang ke kantor Samsat karena pengesahan STNK dilakukan secara elektronik dan dokumen fisik bisa dikirim via PT Pos Indonesia. Namun, jika Anda membayar melalui e-Samsat dan ATM, Anda tetap perlu membawa struk pembayaran ke kantor Samsat terdekat untuk pengesahan STNK dalam waktu 30 hari.

Baca juga: Cara Cek Pajak Kendaraan: Panduan Lengkap dan Mudah

Membayar pajak motor tepat waktu bukan hanya soal memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga melindungi Anda dari denda keterlambatan yang terus bertambah seiring berjalannya waktu. Dengan memanfaatkan layanan digital yang tersedia, proses bayar pajak motor online menjadi jauh lebih efisien dan bisa dilakukan kapan saja langsung dari genggaman tangan Anda.

Daftar Referensi

  1. World Bank Blog. Data Insights on Tax Digitalization: Why Direct E-Payments Matter. Diakses pada 9 Juni 2026, dari https://blogs.worldbank.org/en/opendata/data-insights-on-tax-digitalization--why-direct-e-payments-matte
  2. DVLA Digital Blog. Introducing the Driver and Vehicles Account. Diakses pada 9 Juni 2026, dari https://dvladigital.blog.gov.uk/2023/11/23/introducing-the-driver-and-vehicles-account/
  3. California DMV. Renew Your Vehicle's Registration. Diakses pada 9 Juni 2026, dari https://www.dmv.ca.gov/portal/vehicle-registration/vehicle-registration-renewal/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending