Cara Membuat Pupuk dari Cangkang Telur, Lengkap Metode Bubuk, Cair, dan Kompos

Cara Membuat Pupuk dari Cangkang Telur, Lengkap Metode Bubuk, Cair, dan Kompos
cara membuat pupuk dari cangkang telur (h)

Kapanlagi.com - Cara membuat pupuk dari cangkang telur bisa dilakukan hanya dengan bahan sisa yang ada di dapur. Cangkang cukup dibersihkan, dikeringkan, lalu ditumbuk halus sebelum diberikan ke tanah.

Selain bentuk bubuk, cangkang juga dapat direbus untuk menghasilkan pupuk cair yang kaya kalsium. Metode cara membuat pupuk dari cangkang telur ini murah dan sekaligus menekan limbah rumah tangga.

Cangkang telur sebenarnya bukan sekadar sampah biasa. Dilansir dari BBC Gardeners' World, cangkang telur mengandung kadar kalsium atau kapur yang tinggi bersama sejumlah nutrisi lain sehingga bermanfaat bagi hampir semua jenis tanaman, bahkan mulai dilirik sebagai sumber kapur pengganti batu kapur tambang yang lebih ramah lingkungan. Prinsip menggunakan cangkang telur untuk tanaman ini pun sejalan dengan gaya berkebun berkelanjutan yang minim limbah.

1. Cara Membuat Pupuk Bubuk dari Cangkang Telur

Cara membuat pupuk dari cangkang telur yang paling sederhana adalah mengolahnya menjadi bubuk halus. Bentuk bubuk membuat kalsium lebih cepat terurai dan diserap tanaman dibanding potongan cangkang yang masih kasar.

  1. Kumpulkan dan cuci cangkang: Kumpulkan cangkang telur bekas, lalu cuci bersih untuk menghilangkan sisa putih dan kuning telur agar tidak berbau dan tidak mengundang hama.

  2. Keringkan sampai benar-benar kering: Jemur cangkang di bawah sinar matahari atau panggang sebentar di oven. Cangkang yang kering jauh lebih mudah dihaluskan dan tidak menggumpal.

  3. Haluskan hingga menjadi tepung: Tumbuk dengan alu atau giling menggunakan blender sampai berbentuk bubuk sehalus mungkin. Semakin halus, semakin cepat nutrisinya tersedia bagi tanaman.

  4. Simpan dalam wadah kering: Masukkan bubuk cangkang ke dalam toples atau botol bersih yang tertutup rapat agar awet dan tidak lembap.

  5. Taburkan ke media tanam: Taburkan bubuk di sekitar pangkal tanaman atau campurkan langsung ke dalam tanah saat menanam.

Menghaluskan cangkang bukan langkah yang bisa dilewati. Mengacu pada riset yang dikutip Gardener's Path, cangkang yang hanya diremas kasar hampir tidak berguna dan baru efektif ketika digiling menjadi bubuk yang lebih halus daripada pasir; para peneliti yang dikutip laman yang sama bahkan menyimpulkan bahwa bubuk cangkang telur "kemungkinan merupakan sumber kalsium alami terbaik."

Agar bahan bakunya melimpah, tidak ada salahnya belajar memilih telur ayam yang bagus dan mengetahui trik merebus telur agar cangkangnya mudah dikupas sehingga cangkang tetap utuh dan bersih. Selain itu, kamu juga bisa menyimak beragam cara membuat tanaman cabai lebih subur dengan bahan dapur lain yang mudah dan murah.

Baca juga: Manfaat telur rebus dan kandungan gizinya

2. Cara Membuat Pupuk Cair dari Cangkang Telur

Bagi yang ingin nutrisi lebih cepat meresap, cara membuat pupuk dari cangkang telur dalam bentuk cair bisa menjadi pilihan. Larutannya praktis disiramkan langsung ke media tanam.

  1. Rebus air hingga mendidih: Didihkan sekitar 4 sampai 5 liter air bersih di dalam panci.

  2. Masukkan cangkang telur: Masukkan 10 hingga 20 cangkang telur yang sudah dicuci ke air mendidih, lalu matikan kompor.

  3. Diamkan semalaman: Biarkan cangkang terendam dalam air selama satu malam agar mineralnya larut ke dalam larutan.

  4. Saring larutannya: Keesokan harinya, pisahkan cangkang dari air dengan cara disaring.

  5. Siramkan ke tanaman: Gunakan air rendaman sebagai pupuk cair, idealnya sekitar seminggu sekali agar tidak berlebihan.

Sebagaimana disampaikan Illinois Extension, kalsium karbonat adalah zat yang memberi kekuatan pada cangkang telur, dan bagi yang tidak memiliki penggiling, merebus 10 sampai 20 cangkang lalu mendiamkannya semalaman akan menghasilkan larutan kalsium yang bisa langsung disiramkan ke tanaman. Cara ini serupa dengan konsep pupuk organik cair yang nutrisinya cepat terserap tanaman.

3. Cara Membuat Pupuk Cangkang Telur untuk Campuran Kompos

Cara membuat pupuk dari cangkang telur juga bisa digabungkan dengan bahan organik lain melalui proses pengomposan. Cangkang akan memperkaya kompos dengan kalsium sekaligus memperbaiki teksturnya.

  1. Hancurkan cangkang: Remukkan cangkang menjadi potongan kecil supaya lebih cepat terurai di dalam tumpukan kompos.

  2. Campurkan ke tumpukan kompos: Masukkan cangkang bersama sisa sayur, kulit buah, dan daun kering ke dalam wadah kompos.

  3. Seimbangkan bahan hijau dan cokelat: Jaga keseimbangan antara bahan hijau yang kaya nitrogen dengan bahan cokelat yang kaya karbon.

  4. Aduk dan jaga kelembapan: Aduk secara berkala dan pastikan kelembapan terjaga agar penguraian berjalan lancar.

  5. Panen kompos matang: Setelah beberapa minggu hingga bulan, kompos gembur siap dipakai untuk menyuburkan tanaman.

Merujuk WebMD, bagian dalam telur seperti kuning dan putihnya sebaiknya tidak ikut dikomposkan karena dapat mengundang hewan pengerat serta lalat dan menimbulkan bau busuk, sementara cangkangnya justru menjadi bahan kompos yang baik. Langkah ini bisa kamu padukan dengan panduan membuat pupuk kompos dari sampah rumah tangga atau membuat kompos dari sampah dapur agar hasilnya lebih maksimal.

Baca juga: Budidaya cacing untuk menghasilkan kompos premium

4. Hal Penting agar Pupuk Cangkang Telur Bekerja Maksimal

Meski mudah dibuat, pupuk cangkang telur tidak bekerja instan dan tidak cocok untuk semua jenis tanaman. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal dan tidak salah sasaran.

Berdasarkan berbagai penelitian dan pengalaman pekebun, efektivitas pupuk cangkang telur sangat bergantung pada cara pengolahan dan jenis tanaman yang diberi. Berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan.

  • Haluskan sehalus mungkin: Potongan cangkang yang kasar butuh waktu sangat lama untuk terurai sehingga kalsiumnya belum tersedia dalam waktu dekat. Para ahli menyebut akar tanaman menyerap mineral dalam bentuk ion terlarut, sedangkan serpihan cangkang kering belum berbentuk ion sehingga perlu dihaluskan lebih dulu.

  • Kenali tanaman yang cocok: Kalsium sangat bermanfaat bagi tomat, cabai, terung, dan mentimun yang rakus kalsium untuk membentuk dinding sel dan mencegah busuk ujung buah. Steele, ahli berkebun yang dikutip dari Tasting Table, mengingatkan, "Ada beberapa tanaman yang tidak tumbuh subur di tanah dengan kalsium berlebih. Blueberry dan kentang lebih menyukai tanah asam, dan terlalu banyak kalsium akan menaikkan pH sehingga menyebabkan penyerapan nutrisi yang buruk serta hasil panen lebih rendah."

  • Hindari tanaman penyuka asam: Blueberry, azalea, dan tanaman lain yang menyukai tanah asam sebaiknya tidak diberi cangkang telur karena sifatnya menaikkan pH tanah.

  • Kompos adalah pemanfaatan terbaiknya: Jennifer Petritz, seorang hortikulturis, dikutip dari AOL menuturkan, "Menurut pengalaman saya, kegunaan cangkang telur nomor satu di kebun adalah pada kompos. Cangkang telur sangat baik untuk menambah tekstur berpasir pada tanah dan membantu memberi aerasi serta kegemburan pada kompos."

  • Jangan berlebihan: Cukup berikan beberapa kali dalam setahun karena cangkang terurai lambat. McDonough, dikutip dari Reader's Digest, menegaskan bahwa mencampurkan cangkang telur yang dihaluskan ke dalam kompos "tidak ada ruginya."

  • Jangan andalkan sebagai pengusir siput: Seperti yang diberitakan GrowVeg, anggapan bahwa taburan cangkang telur mampu mengusir siput hanyalah mitos, sebab dalam uji coba siput justru tetap melintasi taburan cangkang tersebut.

  • Uji kondisi tanah lebih dulu: Sebaiknya pastikan tanah memang kekurangan kalsium sebelum menambahkan cangkang, agar pemberian pupuk tepat sasaran.

  • Perhatikan penyebab busuk ujung buah: Busuk ujung buah pada tomat sering dipicu penyiraman yang tidak konsisten, bukan semata kekurangan kalsium, sehingga menjaga kelembapan tanah tetap penting.

Pengetahuan ini akan sangat berguna ketika kamu mempraktikkan cara menanam tomat, khususnya saat menanam tomat di polybag atau menanam cabai agar berbuah lebat. Sebaliknya, saat menanam kentang yang menyukai tanah agak asam, sebaiknya cangkang telur tidak digunakan.

Untuk tanaman hias, kalsium dari cangkang bisa menjadi tambahan nutrisi, tetapi tetap imbangi dengan pupuk NPK atau pupuk lengkap lain. Menguasai cara merawat tanaman hias agar tidak layu serta rutin komposting rumahan akan membuat kebunmu, mulai dari budidaya lidah buaya hingga menata taman rumah, jadi lebih subur.

Baca juga: Cara menghidupkan lagi tanaman hias yang hampir mati

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pupuk Cangkang Telur

Apakah cangkang telur bisa langsung dijadikan pupuk tanpa dihaluskan?

Bisa ditaburkan langsung, tetapi hasilnya kurang efektif. Cangkang yang masih kasar butuh waktu lama untuk terurai sehingga kalsiumnya belum langsung tersedia bagi tanaman. Menghaluskannya menjadi bubuk membuat nutrisi jauh lebih cepat diserap akar.

Berapa lama cangkang telur terurai di dalam tanah?

Cangkang telur tergolong lambat terurai dan bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun jika dibiarkan utuh. Karena itu, sebaiknya cangkang dihaluskan lebih dulu dan diberikan beberapa kali dalam setahun agar prosesnya lebih cepat.

Tanaman apa saja yang cocok diberi pupuk dari cangkang telur?

Tanaman yang membutuhkan banyak kalsium paling diuntungkan, seperti tomat, cabai, terung, dan mentimun. Sebaliknya, tanaman penyuka tanah asam seperti blueberry dan azalea sebaiknya dihindari karena cangkang telur menaikkan pH tanah.

Daftar Referensi

  1. Illinois Extension. Using Eggshells in the Garden and Compost. Diakses pada 7 Agustus 2026, dari https://extension.illinois.edu/blogs/good-growing/2018-03-28-using-eggshells-garden-and-compost
  2. Gardener's Path. How to Use Eggshells in the Garden. Diakses pada 7 Agustus 2026, dari https://gardenerspath.com/how-to/organic/using-eggshells-garden/
  3. Tasting Table. How Whole Eggs Make Easy Plant Fertilizer. Diakses pada 7 Agustus 2026, dari https://www.tastingtable.com/2183937/how-whole-eggs-make-easy-plant-fertilizer/
  4. Reader's Digest. How to Use Eggshells for Plants. Diakses pada 7 Agustus 2026, dari https://www.rd.com/article/eggshells-for-plants/
  5. WebMD. How to Use Eggshells in Green Gardening. Diakses pada 7 Agustus 2026, dari https://www.webmd.com/a-to-z-guides/cm/how-to-use-eggshells-in-green-gardening

(kpl/ums)

Rekomendasi

Trending