Cara Mengatasi Buah Mangga Busuk di Pohon, Ini 7 Langkah Mudahnya
Cara Mengatasi Buah Mangga Busuk di Pohon, Ini 7 Langkah Mudahnya. (AI Generated)
Kapanlagi.com - Buah mangga yang mulai busuk saat masih berada di pohon bisa membuat pemiliknya kehilangan hasil panen. Masalah ini tidak selalu muncul setelah buah matang. Bercak pada kulit, bagian yang menghitam, atau buah yang jatuh sebelum waktunya dapat menjadi tanda adanya gangguan pada tanaman.
Pohon mangga yang tumbuh di halaman rumah juga bisa mengalami masalah tersebut. Perubahan cuaca, air yang menggenang, kondisi buah, hingga keberadaan serangga dapat memengaruhi pertumbuhannya. Jika dibiarkan, kerusakan pada satu buah bisa menyebar atau membuat buah lain ikut terdampak.
Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi buah mangga busuk di pohon yang telah dirangkum KapanLagi.com dari berbagai sumber, Senin (19/10/2026). Dengan mengetahui kondisi buah sejak awal, pemilik pohon dapat menentukan langkah penanganan, mengurangi risiko kerusakan pada buah lain, dan merawat tanaman agar masalah serupa tidak terus berulang.
Advertisement
1. Petik Buah Mangga yang Sudah Menunjukkan Tanda Busuk
Periksa buah mangga yang masih menggantung di pohon. Jika kulitnya memiliki bercak hitam yang meluas, bagian pangkal mulai membusuk, atau buah mengeluarkan cairan, segera pisahkan dari buah yang masih sehat. Pemeriksaan ini membantu mengetahui seberapa luas masalah yang sedang terjadi pada pohon.
Gunakan alat pemetik atau gunting pangkas yang bersih untuk mengambil buah dari tangkainya. Hindari menarik buah dengan tangan hingga tangkainya patah karena luka pada kulit dapat menjadi jalan masuk bagi penyebab pembusukan. Letakkan buah yang terinfeksi dalam wadah terpisah agar tidak bercampur dengan hasil panen.
Buah yang sudah membusuk tidak dapat dipulihkan hanya dengan menyemprotkan air atau memberikan pupuk. Buang buah tersebut dari area pohon dan jangan meninggalkannya di tanah. Sisa buah yang terinfeksi dapat menjadi tempat berkembangnya hama dan sumber penyebaran gangguan pada tanaman.
2. Kenali Penyebab Busuk dari Bentuk Bercak pada Kulit
Bercak hitam pada mangga bisa menjadi tanda serangan lalat buah. Serangga ini meletakkan telur pada buah, kemudian larvanya berkembang di dalam daging buah. Mangga yang terserang dapat mengalami pembusukan dan jatuh sebelum mencapai waktu panen.
Jika bercak muncul dalam jumlah banyak dan meluas setelah hujan, penyakit yang disebabkan oleh jamur juga perlu diperhatikan. Antraknosa merupakan salah satu penyakit yang menyerang mangga. Gejalanya dapat berupa bercak pada buah, sedangkan serangan pada bunga bisa mengganggu pembentukan buah.
Perhatikan juga bagian pangkal buah, terutama jika pembusukan bermula dari area tangkai. Penyakit busuk pangkal buah dapat berkembang ketika kondisi mendukung pertumbuhan jamur dan terdapat luka pada buah. Gejala yang terlihat tidak selalu cukup untuk memastikan penyebabnya, sehingga pemeriksaan petugas pertanian dapat membantu menentukan penanganan.
3. Bersihkan Buah yang Jatuh di Sekitar Pohon
Buah mangga yang jatuh sebelum matang perlu diperiksa dan segera dikumpulkan. Jangan membiarkannya menumpuk di bawah pohon, terutama jika sebagian buah memiliki bercak atau lubang. Sisa buah yang terinfeksi dapat menjadi tempat perkembangan larva lalat buah dan meningkatkan risiko serangan berikutnya.
Kumpulkan buah yang busuk, buah yang berlubang, serta bagian tanaman yang menunjukkan tanda penyakit. Pisahkan sampah tanaman tersebut dari buah yang akan dikonsumsi. Buang sesuai aturan pengelolaan sampah setempat atau ikuti petunjuk petugas pertanian mengenai pemusnahan bahan tanaman yang terinfeksi.
Lakukan pemeriksaan secara berkala selama pohon berbuah. Perhatikan pula daun, ranting, dan bunga yang mengalami perubahan kondisi. Kebiasaan membersihkan area tanaman membantu pemilik pohon mengetahui kemunculan masalah sejak awal, sekaligus mengurangi bahan yang dapat menjadi tempat bertahan bagi hama dan penyebab penyakit.
4. Bungkus Buah untuk Mengurangi Serangan Lalat Buah
Pembungkusan dapat membantu melindungi mangga dari lalat buah. Cara ini dilakukan ketika buah masih berkembang dan belum menunjukkan tanda serangan. Gunakan kantong pembungkus yang sesuai untuk buah, lalu pastikan seluruh bagian mangga terlindungi tanpa menekan kulit atau merusak tangkainya.
Sebelum membungkus buah, periksa kulitnya untuk memastikan tidak ada lubang atau bercak yang mengarah pada serangan hama. Buah yang sudah terinfeksi sebaiknya tidak langsung dibungkus dengan harapan pembusukan akan berhenti. Pembungkus berfungsi sebagai perlindungan dari serangan berikutnya, bukan sebagai cara mengobati buah yang telah rusak.
Periksa pembungkus secara berkala untuk melihat apakah ada bagian yang robek, terbuka, atau menampung air. Ganti jika kondisinya tidak lagi melindungi buah. Hindari menggunakan bahan yang menghambat pertukaran udara atau membuat air terperangkap di sekitar kulit mangga karena kondisi tersebut dapat memicu masalah lain.
5. Pangkas Ranting untuk Mengurangi Kelembapan
Perhatikan susunan ranting dan daun pada pohon mangga. Jika tumbuh terlalu rapat, bagian dalam tajuk dapat menerima aliran udara yang terbatas. Kondisi ini dapat membuat kelembapan bertahan lebih lama, terutama setelah hujan. Pemangkasan membantu mengurangi keadaan tersebut dan memudahkan pemeriksaan buah.
Gunakan gunting pangkas untuk membuang ranting yang mati, patah, atau menunjukkan tanda penyakit. Hindari memangkas terlalu banyak bagian pohon sekaligus tanpa mengetahui kebutuhan tanaman. Jika terdapat ranting yang terinfeksi, bersihkan alat setelah digunakan agar tidak memindahkan penyebab penyakit ke bagian tanaman lain.
Atur waktu pemangkasan dengan mempertimbangkan kondisi pohon dan cuaca. Hindari melukai cabang yang masih sehat tanpa alasan. Pemangkasan juga perlu dilakukan dengan memperhatikan bentuk tajuk agar sinar matahari dan udara dapat mencapai bagian dalam pohon. Langkah ini membantu mengelola kelembapan, tetapi tidak menggantikan penanganan hama atau penyakit yang sudah menyerang buah.
6. Perhatikan Saluran Air di Sekitar Pohon Mangga
Air yang menggenang di sekitar akar perlu diperhatikan, terutama ketika hujan turun selama beberapa hari. Periksa kondisi tanah dan saluran pembuangan air di sekitar pohon. Tanah yang terus basah dapat memengaruhi kondisi tanaman dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sejumlah penyakit.
Jika air sulit mengalir, bersihkan saluran yang tersumbat oleh daun, tanah, atau sampah. Pastikan air hujan dapat keluar dari area perakaran tanpa merusak tanah di sekitarnya. Jangan langsung menambahkan banyak air saat tanah masih basah karena kebutuhan penyiraman bergantung pada kondisi tanah dan cuaca.
Perbaikan drainase tidak langsung menyembuhkan buah yang sudah membusuk. Namun, pengelolaan air menjadi bagian dari perawatan pohon mangga, khususnya saat musim hujan. Pantau kondisi tanah setelah hujan dan sesuaikan penyiraman ketika cuaca kembali kering. Dengan begitu, tanaman tidak terus menerima air tanpa mempertimbangkan kebutuhannya.
7. Gunakan Pestisida Sesuai Penyebab Serangan
Jika buah terus membusuk meskipun area pohon sudah dibersihkan, pertimbangkan untuk meminta bantuan petugas pertanian. Penanganan perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Serangan lalat buah dan penyakit akibat jamur memerlukan pendekatan yang berbeda sehingga penggunaan satu jenis pestisida belum tentu menjawab masalah yang terjadi.
Untuk mengendalikan lalat buah, pembungkusan, pengumpulan buah yang terserang, dan pemasangan perangkap dapat menjadi bagian dari pengelolaan hama. Jenis perangkap dan cara penggunaannya perlu disesuaikan dengan sasaran. Jangan menempatkan bahan penarik serangga secara sembarangan karena penggunaannya harus mengikuti petunjuk yang berlaku.
Jika diperlukan pestisida, pilih produk yang terdaftar untuk sasaran dan tanaman tersebut. Ikuti dosis, waktu aplikasi, serta masa tunggu sebelum buah dipanen yang tercantum pada label. Hindari mencampur produk tanpa petunjuk. Penggunaan bahan pengendali yang tidak sesuai dapat menimbulkan risiko bagi pemakai, tanaman, dan orang yang mengonsumsi hasil panen.
8. Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Buah Mangga Busuk di Pohon
1. Apa penyebab buah mangga busuk sebelum matang?
Buah mangga dapat membusuk sebelum matang akibat serangan lalat buah, penyakit yang disebabkan oleh jamur, atau luka pada kulit buah. Kelembapan dan kondisi lingkungan juga dapat mendukung perkembangan penyakit. Pemeriksaan bercak, lubang, serta bagian pangkal buah membantu menentukan langkah penanganan.
2. Bagaimana cara mengatasi mangga yang menghitam di pohon?
Periksa apakah bercak hitam disertai lubang, bagian yang melunak, atau cairan. Petik dan pisahkan buah yang menunjukkan pembusukan, lalu bersihkan buah yang jatuh di sekitar pohon. Jika bercak terus muncul pada buah lain, mintalah bantuan petugas pertanian untuk memastikan penyebabnya.
3. Apakah buah mangga yang busuk bisa diselamatkan?
Buah yang sudah membusuk tidak dapat kembali ke kondisi semula. Buah tersebut sebaiknya dipisahkan dari hasil panen. Jika kerusakan hanya berupa bercak yang belum jelas penyebabnya, periksa kondisinya terlebih dahulu. Jangan mengonsumsi buah yang menunjukkan pembusukan atau diduga terkontaminasi.
4. Bagaimana cara mencegah lalat buah menyerang mangga?
Pencegahan dapat dilakukan dengan membungkus buah saat masih berkembang, mengumpulkan buah yang jatuh, dan membersihkan area di sekitar pohon. Periksa kondisi pembungkus secara berkala. Perangkap lalat buah juga dapat digunakan sesuai petunjuk untuk membantu mengurangi populasi serangga tersebut.
5. Apakah buah mangga busuk di pohon disebabkan oleh terlalu banyak air?
Air bukan satu-satunya penyebab buah mangga membusuk. Hujan dan kelembapan dapat mendukung perkembangan penyakit tertentu, tetapi serangan serangga dan luka pada buah juga perlu diperiksa. Pastikan saluran air berfungsi, hindari penyiraman berlebihan, dan tangani buah yang menunjukkan tanda kerusakan sejak awal.
(kpl/bim)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Live Streaming Dangdut Academy 8 Indosiar Top 12 Malam Ketiga
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
