Cara Menyimpan Bawang Merah agar Awet dan Tidak Cepat Busuk

Cara Menyimpan Bawang Merah agar Awet dan Tidak Cepat Busuk
Ilustrasi Bawang Merah/Photo by engin akyurt on Unsplash

Kapanlagi.com - Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur esensial yang tak pernah absen dalam masakan Indonesia. Namun, seringkali bawang merah rentan busuk jika tidak disimpan dengan benar.

Pembusukan pada bawang merah umumnya disebabkan oleh kandungan air yang tinggi, kelembapan berlebih, suhu yang tidak sesuai, dan sirkulasi udara yang buruk. Selain itu, penyimpanan bawang merah berdekatan dengan jenis buah atau sayuran tertentu juga dapat mempercepat proses kerusakan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai cara menyimpan bawang merah agar tidak cepat busuk, memastikan kualitas dan kesegarannya tetap terjaga lebih lama. Memahami metode penyimpanan yang tepat tidak hanya membantu menghemat pengeluaran, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah makanan di dapur Anda.

1. Menjaga Kesegaran Bawang Merah Utuh di Suhu Ruangan

Cara Menyimpan Bawang Merah agar Awet dan Tidak Cepat Busuk/AI Generated

Penyimpanan bawang merah utuh di suhu ruangan adalah metode yang paling umum dan efektif, asalkan dilakukan dengan tepat. Kuncinya terletak pada sirkulasi udara yang baik dan lingkungan yang mendukung.

  • Simpan bawang merah dalam wadah berventilasi

Untuk menjaga sirkulasi udara optimal, simpan bawang merah dalam wadah berventilasi baik seperti keranjang jaring, kukusan bambu, keranjang terbuka, atau bahkan pantyhose. Hal ini mencegah penumpukan kelembapan yang dapat mempercepat pembusukan. Hindari penggunaan kantong plastik karena dapat menyebabkan bawang cepat rusak akibat kurangnya ventilasi.

  • Perhatikan lingkungan penyimpanan

Lingkungan penyimpanan juga krusial. Bawang merah harus ditempatkan di lokasi yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki ventilasi yang memadai. Suhu ideal untuk menjaga bawang merah tetap awet berada di kisaran 4-10°C. Pastikan area tersebut bebas dari paparan sinar matahari langsung, seperti dapur atau area penyimpanan khusus.

  • Jauhkan dari kentang dan bawang putih

Penting untuk menjauhkan bawang merah dari kentang dan bawang putih. Kentang melepaskan gas etilen yang dapat mempercepat proses pembusukan pada bawang merah. Sementara itu, bawang merah dan bawang putih mengeluarkan gas yang berbeda, yang jika disimpan berdekatan dapat saling memengaruhi dan mempercepat pembusukan keduanya.

  • Hindari mencuci bawang merah sebelum disimpan

Selain itu, hindari mencuci bawang merah sebelum disimpan. Kelembapan dari air dapat memicu pembusukan, oleh karena itu, cuci bawang hanya saat akan digunakan. Sesekali, bawang merah juga perlu dijemur atau diangin-anginkan untuk mengurangi kadar kelembapan yang mungkin terperangkap di permukaan dalam kulitnya. Dengan metode ini, bawang merah utuh bisa bertahan hingga satu atau bahkan dua bulan jika kualitasnya sangat baik.

2. Penyimpanan Optimal Bawang Merah Kupas dan Potong di Kulkas

Cara Menyimpan Bawang Merah agar Awet dan Tidak Cepat Busuk/AI Generated

Berbeda dengan bawang merah utuh, bawang merah yang sudah dikupas atau dipotong sebaiknya disimpan di dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya. Menyimpan bawang utuh di kulkas justru tidak disarankan karena suhu dingin dan kelembapan dapat membuatnya lebih cepat menyerap air dan mudah rusak.

Setelah dikupas, bawang merah harus disimpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Bawang merah kupas dapat bertahan hingga dua minggu. Jika bawang dipotong dadu atau diiris, masa simpannya sedikit lebih singkat, yakni sekitar 7-10 hari dalam wadah tertutup di kulkas.

Manfaatkan laci sayuran yang ada di kulkas Anda. Laci ini dirancang dengan suhu dan kelembapan yang ideal untuk menjaga kesegaran sayuran, termasuk bawang merah. Pastikan juga untuk memisahkan bawang merah dari bahan makanan berbau kuat seperti ikan asin atau durian, karena bawang merah cenderung menyerap bau dari sekitarnya, yang dapat mengubah rasanya.

3. Memperpanjang Umur Bawang Merah Melalui Olahan

Mengolah bawang merah menjadi berbagai bentuk juga merupakan cara menyimpan bawang merah agar tidak cepat busuk dan dapat bertahan lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan.

Bawang merah yang sudah dicincang atau dihaluskan dapat disimpan dalam wadah tertutup di kulkas dan umumnya bertahan hingga sekitar satu bulan. Untuk hasil yang lebih awet, bawang merah cincang dapat dibekukan. Kupas kulitnya, pisahkan siung, lalu masukkan ke dalam kantong atau wadah kedap udara dan simpan di freezer. Metode ini bisa memperpanjang masa simpan hingga tiga sampai enam bulan. Namun, perlu diingat bahwa teksturnya mungkin akan menyerupai bawang yang ditumis ringan setelah dicairkan.

Bawang merah goreng juga merupakan pilihan penyimpanan yang populer. Menggoreng bawang merah hingga kering dan menyimpannya dalam stoples kedap udara dapat membuatnya bertahan hingga 1-5 bulan. Pastikan bawang goreng benar-benar dingin dan tiris sebelum disimpan untuk mencegah kelembapan.

Selain itu, mengolah bawang merah menjadi acar dengan cuka, garam, gula, dan rempah-rempah dapat memperpanjang masa simpannya hingga 1-6 bulan di kulkas.

4. Kiat Tambahan untuk Bawang Merah Lebih Tahan Lama

Ilustrasi Bawang Merah/Photo by Eric Prouzet on Unsplash

Untuk mengoptimalkan berbagai cara menyimpan bawang merah agar tidak cepat busuk, perhatikan beberapa kiat tambahan berikut yang dapat membantu menjaga kualitasnya sejak awal.

Pilihlah bawang merah dengan kualitas terbaik saat berbelanja. Pilih bawang yang segar, dengan bonggol kompak dan utuh, beraroma wangi khas, kulitnya kering, tidak ada noda busuk, dan tidak bertunas. Hindari bawang yang lembek, kering, kopong, atau sudah bertunas karena menandakan kualitas yang menurun.

Periksa bawang merah secara berkala di tempat penyimpanan. Segera buang bawang yang sudah mulai membusuk untuk mencegah penyebaran ke bawang lainnya. Terakhir, belilah bawang merah dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hal ini akan membantu menghindari penumpukan dan potensi pembusukan yang tidak perlu, serta mengurangi limbah makanan di dapur.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

Mengapa bawang merah cepat busuk?
Bawang merah cepat busuk karena kandungan air yang tinggi, kelembapan berlebihan, suhu yang tidak tepat, dan kurangnya sirkulasi udara.

Bagaimana cara terbaik menyimpan bawang merah utuh?
Cara terbaik adalah menyimpan bawang merah utuh di tempat yang sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, seperti dalam keranjang jaring atau kantong kertas, serta jauh dari kentang dan bawang putih.

Bolehkah menyimpan bawang merah di kulkas?
Bawang merah utuh tidak disarankan disimpan di kulkas karena dapat menyerap kelembapan dan mudah rusak. Namun, bawang merah yang sudah dikupas atau dipotong dapat disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas.

Berapa lama bawang merah cincang dapat bertahan di freezer?
Bawang merah cincang dapat bertahan di freezer hingga tiga sampai enam bulan jika disimpan dalam wadah kedap udara.

Mengapa bawang merah tidak boleh disimpan dekat kentang atau bawang putih?
Bawang merah tidak boleh disimpan dekat kentang karena kentang melepaskan gas etilen yang mempercepat pembusukan. Bawang merah juga harus dipisahkan dari bawang putih karena keduanya mengeluarkan gas berbeda yang dapat mempercepat proses pembusukan satu sama lain.

(kpl/nti)

Rekomendasi

Trending