Cara Merawat Aglonema agar Rimbun dan Subur, Panduan Lengkap untuk Pemula
cara merawat aglonema (h)
Kapanlagi.com - Aglonema atau sri rejeki adalah tanaman hias daun yang paling banyak diburu berkat coraknya yang berwarna-warni. Cara merawat aglonema sebenarnya tergolong mudah sehingga cocok untuk pemula yang baru menekuni hobi berkebun.
Kuncinya terletak pada media tanam yang gembur, penyiraman secukupnya, serta pencahayaan yang tidak langsung. Dengan menerapkan cara merawat aglonema secara konsisten, tanamanmu bisa tumbuh rimbun, sehat, dan bebas dari daun menguning.
Dilansir dari Clemson Cooperative Extension, aglonema termasuk salah satu tanaman hias paling tahan banting karena mampu bertahan pada cahaya minim, udara kering, ruangan ber-AC, hingga kondisi kekeringan. Prinsip dasar inilah yang membuatnya ideal sebagai langkah awal untuk membuat tanaman hias tumbuh subur di rumah.
Advertisement
1. Cara Merawat Aglonema dari Media Tanam dan Pemilihan Pot
Media tanam yang tepat menjadi fondasi utama dalam cara merawat aglonema. Media yang gembur dan berdrainase baik membuat akar leluasa bernapas sekaligus mencegah air menggenang yang memicu pembusukan.
Racikan media untuk aglonema umumnya berupa campuran bahan organik yang ringan dan porous. Kamu bisa mempelajari cara membuat media tanam sendiri agar komposisinya benar-benar sesuai kebutuhan tanaman.
Racik media tanam yang gembur: Campurkan tanah, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan sekitar 2:1:1, atau tambahkan cocopeat agar media tetap ringan dan mampu menyimpan kelembapan secukupnya.
Pastikan pot memiliki lubang drainase: Pilih pot dengan lubang di bagian bawah supaya kelebihan air bisa keluar dan akar tidak terus terendam.
Utamakan pot yang lebar, bukan tinggi: Aglonema tumbuh bertunas dari pangkal batang, sehingga pot yang melebar memberi ruang bagi anakan untuk berkembang lebih rimbun.
Isi media secukupnya: Isi pot sekitar setengah hingga dua pertiga bagian agar tunas baru mudah muncul dan tanaman tidak tertanam terlalu dalam.
Gemburkan dan ganti media berkala: Gemburkan media minimal sebulan sekali dan ganti dengan media baru tiap satu hingga dua tahun agar sirkulasi udara serta pasokan nutrisi tetap terjaga.
Baca juga: cara menanam aglonema di pot, polybag, hingga botol bekas
2. Cara Merawat Aglonema Lewat Penyiraman dan Pencahayaan yang Tepat
Penyiraman dan pencahayaan adalah dua faktor yang paling menentukan dalam cara merawat aglonema. Terlalu banyak air membuat akar membusuk, sementara cahaya yang keliru membuat daun pucat, gosong, atau layu perlahan.
Hilton Carter, pakar tanaman hias, dikutip dari NPR, menuturkan, "Saya sangat menyukai tes jari, yaitu menancapkan jari telunjuk sedalam 5 cm ke dalam tanah untuk mengecek tingkat kelembapannya."
Cek kelembapan sebelum menyiram: Masukkan jari sedalam beberapa sentimeter ke media dan siram hanya bila lapisan atasnya sudah terasa kering.
Siram hingga merata: Siram perlahan sampai air keluar dari lubang drainase, lalu buang air yang menggenang di tatakan pot.
Gunakan air bersih bersuhu ruangan: Hindari air yang terlalu dingin; sesekali air cucian beras juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tambahan.
Sesuaikan frekuensi dengan musim: Siram dua hingga tiga kali seminggu saat kemarau dan kurangi menjadi satu hingga dua kali pada musim hujan.
Tempatkan pada cahaya terang tidak langsung: Letakkan aglonema dekat jendela yang ternaungi dan jauhkan dari sinar matahari langsung yang dapat menghanguskan daun; jika daun terlanjur layu setelah kepanasan, segera pindahkan ke tempat teduh.
Cocokkan cahaya dengan warna daun: Varietas berdaun hijau tua tahan cahaya rendah, sedangkan yang berwarna merah muda atau merah membutuhkan cahaya lebih terang agar warnanya tetap pekat.
Jonny Balchandani, pakar tanaman hias, dikutip dari The Independent, menjelaskan, "Semakin banyak cahaya yang diterima tanaman, semakin banyak air yang akan mereka serap."
Baca juga: cara menghidupkan lagi tanaman hias yang hampir mati
3. Cara Merawat Aglonema agar Rimbun, Subur, dan Bebas Hama
Agar tanaman tampil maksimal, cara merawat aglonema perlu dilengkapi pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama secara konsisten. Perawatan rutin inilah yang membuat aglonema tumbuh rimbun, cepat beranak, dan daunnya tetap lebat.
Justin Hancock, hortikulturis di Costa Farms, dikutip dari Good Housekeeping, menyarankan, "Jika tanaman Anda membutuhkan kalium, jauh lebih baik memakai pupuk yang memang dirancang untuk pertumbuhan tanaman."
Beri pupuk dosis ringan secara rutin: Gunakan pupuk seimbang yang dilarutkan setengah dosis sebulan sekali selama musim tumbuh, misalnya lewat pupuk cair atau alternatif seperti pupuk hantu, lalu hentikan saat pertumbuhan melambat.
Pangkas daun layu dan menguning: Potong daun tua, kering, atau rusak dengan gunting bersih agar energi tanaman terfokus pada pertumbuhan tunas baru.
Lakukan repotting dan pisahkan anakan: Ganti pot tiap dua hingga tiga tahun sekaligus memisahkan anakan untuk memperbanyak tanaman; aglonema justru menyukai kondisi sedikit sempit sehingga tak perlu buru-buru dipindahkan.
Jaga suhu hangat dan kelembapan: Pertahankan suhu sekitar 18-26 derajat Celsius, hindari suhu di bawah 16 derajat serta embusan angin dingin yang membuat tanaman stres.
Lap daun agar tetap mengkilap: Bersihkan daun dengan kain lembut dan air bersih secara berkala untuk mengangkat debu sekaligus mencegah datangnya hama.
Kendalikan hama sejak dini: Periksa daun secara rutin dari kutu putih, tungau laba-laba, dan kutu sisik; atasi dengan larutan sabun insektisida atau minyak nimba.
Kiersten Rankel, pakar tanaman dari Greg, dikutip dari Homes & Gardens, mengatakan, "Waktu terbaik untuk memangkas akar adalah awal musim semi, di awal musim tanam, ketika tanaman dapat pulih paling cepat."
Sarah Gerrard-Jones, pakar tanaman hias, dikutip dari Gardens Illustrated, menyatakan, "Tingkat kelembapan di rumah saya bukanlah sesuatu yang membuat saya khawatir."
Baca juga: cara merawat tanaman hias setelah berbunga agar kembali subur
4. Jenis Aglonema Populer dan Kaitannya dengan Kebutuhan Cahaya
Selain menguasai cara merawat aglonema, mengenali ragam jenis aglonema akan memudahkanmu menyesuaikan perawatan, terutama soal cahaya. Ada patokan sederhana yang sering terlewat, yakni warna daun bisa memprediksi kebutuhan cahayanya, di mana daun hijau tua lebih tahan tempat teduh, sedangkan daun merah dan merah muda perlu cahaya lebih terang.
Sebagaimana disampaikan Costa Farms, aglonema telah menjadi tanaman hias andalan sejak tahun 1960-an karena tampilannya menarik dan sifatnya yang tidak rewel, bahkan tetap bertahan saat sesekali lupa disiram.
Mengacu pada riset NASA tentang tanaman untuk menekan polusi udara dalam ruangan, sejumlah tanaman hias populer diketahui membantu menyerap senyawa berbahaya seperti benzena dan formaldehida sehingga udara di rumah terasa lebih segar.
Aglonema Red Gold: Daun hijau yang dibingkai warna merah cerah; sebagai varietas berwarna, jenis ini butuh cahaya terang tidak langsung agar coraknya tetap menyala.
Aglonema Silver Queen: Varietas klasik dengan daun keperakan berbercak hijau yang sangat populer dan toleran terhadap cahaya rendah.
Aglonema Silver King: Mirip Silver Queen namun bercak hijaunya lebih sedikit; sebaiknya pangkas bunganya sebelum mekar agar serbuk sari tidak berhamburan.
Aglonema Suzy: Berdaun hijau segar dengan bercak merah muda dan cenderung lebih menyukai cahaya yang cukup dibanding varietas lain.
Aglonema Harlequin: Warnanya berubah mengikuti intensitas cahaya, dari kuning pucat bersemburat merah muda hingga hijau dengan corak merah.
Aglonema Emerald Bay: Salah satu varietas paling toleran terhadap cahaya rendah dengan daun hijau tua bernuansa keabu-abuan yang elegan.
Aglonema Widuri atau Red Peacock: Berdaun hijau dengan urat merah; makin dominan warna merahnya, makin tinggi pula nilai jualnya.
Aglonema Modestum: Berdaun hijau dengan garis putih memanjang, tahan cahaya minim, dan tidak membutuhkan banyak air.
Baca juga: 8 tanaman hias bunga kecil yang mudah dirawat dan cara merawat tanaman monstera
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Aglonema
Berapa kali aglonema perlu disiram dalam seminggu?
Secara umum, aglonema cukup disiram dua hingga tiga kali seminggu pada musim kemarau dan dikurangi menjadi satu hingga dua kali saat musim hujan. Patokan terbaiknya adalah menyiram hanya ketika lapisan atas media tanam sudah mulai terasa kering agar akar tidak membusuk.
Mengapa daun aglonema menguning dan bagaimana mengatasinya?
Daun menguning paling sering disebabkan oleh penyiraman berlebih, drainase yang buruk, atau proses penuaan daun tua yang wajar. Kurangi frekuensi penyiraman, pastikan pot memiliki lubang drainase, dan tempatkan tanaman pada cahaya terang tidak langsung untuk memulihkannya.
Bagaimana cara agar aglonema cepat beranak dan rimbun?
Aglonema akan lebih cepat beranak bila mendapat media tanam yang gembur, pemupukan rutin dengan dosis ringan, serta cahaya yang cukup. Memisahkan anakan saat penggantian pot juga membantu memperbanyak tanaman sekaligus menjaga tampilannya tetap lebat dan rimbun.
Pada akhirnya, cara merawat aglonema hanya soal konsistensi menjaga keseimbangan air, cahaya, dan nutrisi. Dengan media tanam gembur, penyiraman secukupnya, serta kepekaan membaca tanda pada daun, aglonema kesayangan akan tumbuh rimbun dan mempercantik rumah dalam waktu lama. Terapkan pola serupa saat kamu ingin membuat tanaman cepat tumbuh besar maupun merawat tanaman agar tumbuh subur dan tidak mudah layu.
Daftar Referensi
- NASA Technical Reports Server. A Study of Interior Landscape Plants for Indoor Air Pollution Abatement. Diakses pada 17 September 2026, dari https://ntrs.nasa.gov/citations/19930072988
- Clemson Cooperative Extension (Home & Garden Information Center). Chinese Evergreen (Aglaonema) Care, Cultivation & Growing Guide. Diakses pada 17 September 2026, dari https://hgic.clemson.edu/factsheet/chinese-evergreen-aglaonema-care-cultivation-growing-guide/
- Costa Farms. Red Aglaonema: New Twist on an Old Favorite. Diakses pada 17 September 2026, dari https://costafarms.com/blogs/get-growing/red-aglaonema-new-twist-on-an-old-favorite
- Gardens Illustrated. Everyone Says to Mist Your Houseplants. Turns Out They Might Be Wrong. Diakses pada 17 September 2026, dari https://www.gardensillustrated.com/plants/house-plants/misting-house-plants-necessary
- The Independent. Stop Watering Your Plants Once a Week, Expert Warns. Diakses pada 17 September 2026, dari https://www.aol.com/articles/stop-watering-plants-once-week-091814998.html
(kpl/rsp)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ungkap Pernah Dibully Usai Pingsan di Panggung
-
Aktivitas Seleb Potret Ega Noviantika & Rafly Nostalgia di Dangdut Academy 8
-
Fashion Selebriti Indonesia Potret Tasya, Valen, April DA Kompak Bertiga, Penampilannya Curi Perhatian
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
